{"id":7191,"date":"2018-05-17T07:49:54","date_gmt":"2018-05-17T00:49:54","guid":{"rendered":"https:\/\/indonesiatripnews.com\/?p=7191"},"modified":"2018-05-17T12:11:55","modified_gmt":"2018-05-17T05:11:55","slug":"pengemudi-blue-bird-menjadi-duta-wisata-melalui-wisa","status":"publish","type":"post","link":"https:\/\/indonesiatripnews.com\/akomodasi\/pengemudi-blue-bird-menjadi-duta-wisata-melalui-wisa\/","title":{"rendered":"Pengemudi Blue Bird Menjadi Duta Wisata melalui WISA"},"content":{"rendered":"<p><strong>JAKARTA, ITN-<\/strong>\u00a0 KEMENTERIAN Pariwisata bersama PT Blue Bird mengadakan ToT (Training of Trainer) bagi para pengemudi Blue Bird, dalam rangka memberikan pelayanan prima sebagai Wonderful Indonesia Service Ambassador (WISA).<\/p>\n<p>\u201cProgram WISA sangat penting dalam meningkatkan pelayanan pengemudi Blue Bird, khususnya layanan taksi di bandara ataupun tempat wisata,\u201d ujar Menteri Pariwisata, Arief Yahya saat menjadi mentor ToT program Wonderful Indonesia Service Ambassador (WISA) kepada 100 pengemudi Blue Bird di Kantor Pusat Blue Bird, Jakarta, Rabu (16\/5\/18)<\/p>\n<p><img decoding=\"async\" class=\"aligncenter wp-image-7193 size-full\" src=\"https:\/\/indonesiatripnews.com\/files\/2018\/05\/IMG-20180517-WA0005-e1526533450861.jpg\" alt=\"\" width=\"600\" height=\"400\">Menurut Menpar, pengemudi berhubungan langsung dengan turis saat akan meninggalkan bandara, untuk itu diperlukan <em>first impression<\/em> yang mendalam <em>(moment of truth<\/em>), khususnya tentang Wonderful Indonesia sehingga menjadi kenangan yang membuat mereka akan berkunjung kembali ke Indonesia atau <em>repeat guest<\/em>.<\/p>\n<p>\u201cMoment of truth_ sangat penting yang dalam marketing sebagai \u2018Place\u2019 (4P; Promotion Product, Price, and Place). Artinya, Place yang dimaksud yaitu kesan pertama yang mendalam dan ini harus dilakukan melalui pelatihan kepada para driver Blue Bird sebagai ujung tombak pelayanan kepada wisman,\u201d kata Arief Yahya.<\/p>\n<p>Lebih lanjut Arief Yahya mengatakan, \u201cUntuk menjadi seorang Duta Wisata Wonderful Indonesia hanya membutuhkan keterampilan (skill). Sebetulnya, <em>how to be a service ambassador<\/em>? Hanya ada tiga aspek yakni; <em>service key success factor, customer contact point, <\/em>dan<em> service level agreements.<\/em> Ketiga aspek ini menjadi materi dalam pelatihan ToT WISA\u201d.<\/p>\n<p>Dalam pelatihan tersebut juga diberikan pembekalan mengenai <em>hospitality<\/em> dan pengetahuan dasar kepariwisataan seperti Konsep Sapta Pesona, serta bagaimana teknik dalam mempromosikan pariwisata <em>(storytelling)<\/em>.<\/p>\n<p>Dalam menjelaskan WISA, Arief Yahya memberikan <em>benchmark<\/em> taksi Black Cab di Kota London, Inggris. Ia menyebut, Belum ke London kalo belum naik Black Cab. Walaupun tarifnya tiga kali lebih mahal dari tarif taksi biasa, tapi taksi berbentuk unik itu masih menjadi idola para wisatawan.<\/p>\n<p>\u201cSebagai <em>benchmark<\/em> saja, jika ingin lulus jadi driver taksi Black Cab di London, perlu waktu kurang lebih tiga tahun untuk <em>test knowledge<\/em>. Tidak hanya itu, para driver juga harus hafal 15 ribu jalan serta 20 ribu spot destinasi. Para driver Black Cab juga memberikan <em>storytelling<\/em> kepada para penumpangnya. Contoh bila penumpangnya muslim, mereka akan bercerita dimana tempat kuliner halal, dimana masjid, dan lainnya,\u201d ujarnya.<\/p>\n<p>Namun, Blue Bird tidak perlu seperti itu. Sebab, Kemenpar dan Blue Bird akan membuat aplikasi yang sangat memudahkan bagi para driver. Aplikasi ini nantinya akan dipasang di <em>dashboard<\/em> dan berfungsi memudahkan para pengemudi Blue Bird dalam memberikan informasi atau menjelaskan kepada penumpangnya tentang atraksi, amenitas, maupun aksesibilitas (unsur 3A) di masing-masing destinasi.<\/p>\n<p><img decoding=\"async\" class=\"aligncenter wp-image-7194 size-full\" src=\"https:\/\/indonesiatripnews.com\/files\/2018\/05\/IMG-20180517-WA0003-e1526533566186.jpg\" alt=\"\" width=\"600\" height=\"400\">Contohnya menerangkan tentang atraksi yang menarik pada hari atau minggu ini, hotel (amenitas) apa yang memberi diskon atau kuliner apa yang menjadi top-10, maupun akses yang paling cepat dan nyaman bagi wisatawan. Semua informasi akan mudah ditampilkan dalam smartphone pengemudi.<\/p>\n<p>Namun, saat ini, aplikasi tersebut dalam proses pengerjaan.\u201cAplikasi itu pihak Blue Bird yang men-develop, nanti sama-sama kita kembangkan. Saya maunya namanya WISA,\u201d ujar Menpar Arief Yahya.<\/p>\n<p>Pada kesempatan tersebut 100 driver Blue Bird yang mengikuti ToT, disiapkan sebagai calon pelatih <em>(trainer)<\/em>. Mereka nantinya bertindak sebagai satgas pelatihan bagi rekan-rekan driver lain dalam kelas-kelas selanjutnya.<\/p>\n<p>Arief Yahya berharap dengan adanya pelatihan ini, para pengemudi Blue Bird dapat menjadi konsultan destinasi wisata. \u201cLayaknya seorang konsultan, para pengemudi ini akan lihai memberikan rekomendasi mengenai hotel, restoran, mall serta destinasi wisata yang menarik dikunjungi wisatawan\u201d, ungkapnya.<\/p>\n<p>\u201cKami berterima kasih kepada Bapak Arief Yahya beserta Tim atas pelatihan yang diberikan.<br \/>\nSelain sebagai bentuk dukungan kepada industri pariwisata, pelatihan ini juga dapat meningkatkan standar pelayanan pengemudi kami\u201d, ujar Direktur PT Blue Bird Adrianto Djokosoetono menambahkan.<\/p>\n<p>Program pelatihan ToT WISA ini bagian dari Perjanjian Kerjasama (PKS) program Co-Branding Wonderful Indonesia Kemenpar dengan Blue Bird Group. Kemitraan ini dibangun karena Blue Bird sebagai perusahaan transportasi terbesar; memiliki 23.000 taksi tersebar di 18 kota di seluruh Indonesia dan telah dipercaya melayani sejak tahun 1972, memiliki performa pelayanan yang optimal, baik dalam ketepatan waktu menjawab setiap pesanan, kondisi taksi yang nyaman dan bersih, serta kemudahan dalam\u00a0 aplikasi digital \u201cmy bluebird\u201d. (*\/aldi)<\/p>\n","protected":false},"excerpt":{"rendered":"<p>JAKARTA, ITN-\u00a0 KEMENTERIAN Pariwisata bersama PT Blue Bird mengadakan ToT (Training of Trainer) bagi para pengemudi Blue Bird, dalam rangka memberikan pelayanan prima sebagai Wonderful Indonesia Service Ambassador (WISA). \u201cProgram WISA sangat penting dalam meningkatkan pelayanan pengemudi Blue Bird, khususnya layanan taksi di bandara ataupun tempat wisata,\u201d ujar Menteri Pariwisata, Arief Yahya saat menjadi mentor [&hellip;]<\/p>\n","protected":false},"author":1,"featured_media":7192,"comment_status":"closed","ping_status":"closed","sticky":false,"template":"","format":"standard","meta":{"footnotes":""},"categories":[70,72],"tags":[],"class_list":{"0":"post-7191","1":"post","2":"type-post","3":"status-publish","4":"format-standard","5":"has-post-thumbnail","7":"category-akomodasi","8":"category-transportasi"},"_links":{"self":[{"href":"https:\/\/indonesiatripnews.com\/jason\/wp\/v2\/posts\/7191","targetHints":{"allow":["GET"]}}],"collection":[{"href":"https:\/\/indonesiatripnews.com\/jason\/wp\/v2\/posts"}],"about":[{"href":"https:\/\/indonesiatripnews.com\/jason\/wp\/v2\/types\/post"}],"author":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/indonesiatripnews.com\/jason\/wp\/v2\/users\/1"}],"replies":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/indonesiatripnews.com\/jason\/wp\/v2\/comments?post=7191"}],"version-history":[{"count":0,"href":"https:\/\/indonesiatripnews.com\/jason\/wp\/v2\/posts\/7191\/revisions"}],"wp:featuredmedia":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/indonesiatripnews.com\/jason\/wp\/v2\/media\/7192"}],"wp:attachment":[{"href":"https:\/\/indonesiatripnews.com\/jason\/wp\/v2\/media?parent=7191"}],"wp:term":[{"taxonomy":"category","embeddable":true,"href":"https:\/\/indonesiatripnews.com\/jason\/wp\/v2\/categories?post=7191"},{"taxonomy":"post_tag","embeddable":true,"href":"https:\/\/indonesiatripnews.com\/jason\/wp\/v2\/tags?post=7191"}],"curies":[{"name":"wp","href":"https:\/\/api.w.org\/{rel}","templated":true}]}}