{"id":7168,"date":"2018-05-12T10:17:45","date_gmt":"2018-05-12T03:17:45","guid":{"rendered":"https:\/\/indonesiatripnews.com\/?p=7168"},"modified":"2018-05-14T10:43:41","modified_gmt":"2018-05-14T03:43:41","slug":"kemenpar-jadikan-hub-regional-berkontribusi-gaet-700-ribu-wisman-india","status":"publish","type":"post","link":"https:\/\/indonesiatripnews.com\/berita\/kemenpar-jadikan-hub-regional-berkontribusi-gaet-700-ribu-wisman-india\/","title":{"rendered":"Kemenpar Jadikan Hub Regional Berkontribusi Gaet 700 Ribu Wisman India"},"content":{"rendered":"<p><strong>JAKARTA, ITN- <\/strong>KEMENTERIAN Pariwisata (Kemenpar) akan memanfaatkan hub regional pergerakkan wisatawan, yakni Singapura dan Malaysia untuk berkontribusi meningkatkan kunjungan wisatawan mancanegara (wisman). Terlebih Garuda Indonesia pada\u00a0 April 2018 lalu membuka penerbangan langsung (direct flight) rute Mumbai (India) &#8211; Denpasar Bali (Indonesia).<\/p>\n<p>\u201cIndia menjadi pasar yang seksi. Pada Maret tahun ini sudah menyusul posisi Jepang, yakni berada di urutan kelima. Kemenpar menargetkan wisman India sebanyak 700 ribu, sedangkan capaian tahun lalu sekitar 485 ribu,\u201d ujar Deputi Bidang Pengembangan Pemasaran II Kemenpar, Nia Niscaya pada acara coffee morning dengan wartawan yang tergabung dalam Forum Wartawan Pariwisata (Forwapar) di Raffles Hotel Jakarta, Jumat pagi (11\/5\/18).<\/p>\n<figure id=\"attachment_7170\" aria-describedby=\"caption-attachment-7170\" style=\"width: 600px\" class=\"wp-caption aligncenter\"><img decoding=\"async\" class=\"wp-image-7170 size-full\" src=\"https:\/\/indonesiatripnews.com\/files\/2018\/05\/IMG-20180512-WA0041-e1526268885910.jpg\" alt=\"\" width=\"600\" height=\"400\"><figcaption id=\"caption-attachment-7170\" class=\"wp-caption-text\">Nia Niscaya<\/figcaption><\/figure>\n<p>Pada temu dialog, Nia Niscaya didampingi Asdep Pemasaran II\u00a0 Regional III Sigit Witjaksono,\u00a0 Sekretaris Deputi Bidang Pengembangan Pemasaran II, Ni Wayan Giri Adnyani dan sejumlah pejabat lainnya. Kesempatan tersebut untuk menjelaskan struktur baru dan program kerja\u00a0 Deputi Bidang Pengembangan Pemasaran II Kemenpar dalam upaya pencapaian target kunjungan 17 juta wisman tahun ini.<\/p>\n<p>Menurut Nia Niscaya, bahwa pasar India tahun ini masuk dalam Top-5 penghasil wisman ke Indonesia. Adapun urutannya, yakni China, Eropa, Australia, Singapura, dan India. China menempati urutan teratas karena size nya terbanyak yaitu 2,2 juta\u00a0 wisman dengan pertumbuhan (<em>sustainability<\/em>) atau tertinggi mencapai 42% dan perolehan devisanya (<em>spread<\/em>) terbesar.<\/p>\n<p>\u201cWisman India tahun lalu sebanyak 485.000 wisman, mengalahkan wisman dari Korea ke Indonesia sebanyak 379.000, dan pada tahun ini mengalahkan Jepang yang pertumbuhannya relatif stagnan,\u201d kata Nia Niscaya.<\/p>\n<p>Asdep Pemasaran II Regional III Sigit Witjaksono yang membawahi pasar India, Asia Selatan, Asia Tengah, Saudi Arabia, Timur Tengah, dan Afrika menjelaskan, untuk meningkatkan kunjungan wisman India mencapai 200 ribu lebih, sementara tahun lalu sebanyak 485 ribu, agar mencapai target 700 ribu, tidak bisa hanya mengandalkan dari <em>direct<\/em> <em>flight<\/em> Garuda Indonesia Mumbai-Denpasar.<\/p>\n<p>\u201cKita akan tetap memanfaatkan Singapura dan Malaysia sebagai hub regional. Wisman India yang berkunjung ke Singapura dan Malaysia kita gaet untuk meneruskan berlibur ke Batam, Bintan, dan Jakarta,\u201d kata Sigit Witjaksono.<\/p>\n<p>Kunjungan kerja Menpar Arief Yahya dua hari lalu ke India, telah menghadiri <em>working<\/em> <em>lunch<\/em> di New Delhi dan bertemu dengan <em>tour<\/em> <em>operator<\/em> dan <em>wholeseller<\/em> dalam upaya meningkatkan penjualan paket wisata ke Indonesia, khususnya destinasi <em>Bali<\/em> <em>and<\/em> <em>Beyond<\/em>, yaitu Batam, Bintan, dan Jakarta.<\/p>\n<figure id=\"attachment_7171\" aria-describedby=\"caption-attachment-7171\" style=\"width: 600px\" class=\"wp-caption aligncenter\"><img decoding=\"async\" class=\"wp-image-7171 size-full\" src=\"https:\/\/indonesiatripnews.com\/files\/2018\/05\/IMG-20180512-WA0037-e1526268946181.jpg\" alt=\"\" width=\"600\" height=\"400\"><figcaption id=\"caption-attachment-7171\" class=\"wp-caption-text\">Sigit Witjaksono<\/figcaption><\/figure>\n<p>\u201cUntuk paket wisata ke Bali tidak ada masalah permintaannya tinggi, tetapi destinasi lain seperti Bintan dan Batam perlu promosi yang gencar,\u201d ungkapnya.<\/p>\n<p>Oleh karena itu, Kemenpar gencar melakukan promosi baik online dan offline. Promosi di media online antara lain youtube, facebook, tripadvisor, sedangkan\u00a0 offline antara lain dengan mengadakan <em>sales<\/em> <em>mission<\/em>, mengikuti pameran pariwisata internasional India, seperti ITTF dan SATTE, serta mengadakan famtrip. \u201cSebagian besar wisman India yang berkunjung ke Indonesia usia muda sekitar 25 tahun sehingga promosi melalui online sangat efektif,\u201d kata Sigit.<\/p>\n<p>Wisman India yang berkunjung ke Indonesia didominasi anak muda usia sekitar 25 tahun dengan pengeluaran rata-rata sebesar US$ 900 hingga 1.200 per kunjungan dan lama tinggal mereka rata-rata 7-10 hari. Sementara destinasi favorit yang dikunjungi adalah Bali, Jakarta, Batam, Tanjung Uban, dan Surabaya. (*)<\/p>\n","protected":false},"excerpt":{"rendered":"<p>JAKARTA, ITN- KEMENTERIAN Pariwisata (Kemenpar) akan memanfaatkan hub regional pergerakkan wisatawan, yakni Singapura dan Malaysia untuk berkontribusi meningkatkan kunjungan wisatawan mancanegara (wisman). Terlebih Garuda Indonesia pada\u00a0 April 2018 lalu membuka penerbangan langsung (direct flight) rute Mumbai (India) &#8211; Denpasar Bali (Indonesia). \u201cIndia menjadi pasar yang seksi. Pada Maret tahun ini sudah menyusul posisi Jepang, yakni [&hellip;]<\/p>\n","protected":false},"author":1,"featured_media":7169,"comment_status":"closed","ping_status":"closed","sticky":false,"template":"","format":"standard","meta":{"footnotes":""},"categories":[84,124],"tags":[],"class_list":{"0":"post-7168","1":"post","2":"type-post","3":"status-publish","4":"format-standard","5":"has-post-thumbnail","7":"category-berita","8":"category-wisata"},"_links":{"self":[{"href":"https:\/\/indonesiatripnews.com\/jason\/wp\/v2\/posts\/7168","targetHints":{"allow":["GET"]}}],"collection":[{"href":"https:\/\/indonesiatripnews.com\/jason\/wp\/v2\/posts"}],"about":[{"href":"https:\/\/indonesiatripnews.com\/jason\/wp\/v2\/types\/post"}],"author":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/indonesiatripnews.com\/jason\/wp\/v2\/users\/1"}],"replies":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/indonesiatripnews.com\/jason\/wp\/v2\/comments?post=7168"}],"version-history":[{"count":0,"href":"https:\/\/indonesiatripnews.com\/jason\/wp\/v2\/posts\/7168\/revisions"}],"wp:featuredmedia":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/indonesiatripnews.com\/jason\/wp\/v2\/media\/7169"}],"wp:attachment":[{"href":"https:\/\/indonesiatripnews.com\/jason\/wp\/v2\/media?parent=7168"}],"wp:term":[{"taxonomy":"category","embeddable":true,"href":"https:\/\/indonesiatripnews.com\/jason\/wp\/v2\/categories?post=7168"},{"taxonomy":"post_tag","embeddable":true,"href":"https:\/\/indonesiatripnews.com\/jason\/wp\/v2\/tags?post=7168"}],"curies":[{"name":"wp","href":"https:\/\/api.w.org\/{rel}","templated":true}]}}