{"id":6186,"date":"2017-12-16T11:26:32","date_gmt":"2017-12-16T04:26:32","guid":{"rendered":"https:\/\/indonesiatripnews.com\/?p=6186"},"modified":"2017-12-18T09:56:06","modified_gmt":"2017-12-18T02:56:06","slug":"tiga-pemenang-blue-band-master-oleh-oleh-2017-terbaik","status":"publish","type":"post","link":"https:\/\/indonesiatripnews.com\/perjalanan-wisata\/tiga-pemenang-blue-band-master-oleh-oleh-2017-terbaik\/","title":{"rendered":"Tiga Pemenang Blue Band Master Oleh-oleh 2017 Terbaik"},"content":{"rendered":"<p><strong>JAKARTA, ITN- <\/strong>SETELAH melewati proses seleksi dan penjurian Blue Band Master Oleh-oleh 2017 persembahan Unilever Food Solutions (UFS) di tahun kedua ini, mengumumkan tiga kreasi oleh-oleh terbaik se-Indonesia.<\/p>\n<p>IndonesiaTripNews.Com berkesempatan menyaksikan pemilihan pemenangnya, mereka adalah Pia Karawo Cafesera (Gorontalo) milik Ellyanti Phandeirot sebagai Juara I, Roti Ontbijtkoek Gula Jawa Toko Roti Djakarta (Yogyakarta) milik Andreas Purwanto Juara II, dan \u00a0Sorghum Cookies kreasi Yant Healthy milik Nurrahmi Yanti (Nusa Tenggara Barat) Juara III.<\/p>\n<figure id=\"attachment_6188\" aria-describedby=\"caption-attachment-6188\" style=\"width: 600px\" class=\"wp-caption aligncenter\"><img decoding=\"async\" class=\"wp-image-6188 size-full\" src=\"https:\/\/indonesiatripnews.com\/files\/2017\/12\/20171214_142004-e1513397316390.jpg\" alt=\"\" width=\"600\" height=\"450\"><figcaption id=\"caption-attachment-6188\" class=\"wp-caption-text\">Kiri ke kanan, Chef Rahmat Kusnaedi, Thomas Agus Pamudji, dan Vita Datau serta MC Amy Zein saat konferensi pers Blue Band Master Oleh-oleh 2017 di Jakarta, Kamis (14\/12\/17).<\/figcaption><\/figure>\n<p>Ada tiga unsur dari kesuksesan Pia Karawo Casafera, yakni sandang (penggunaan sulaman kain khas Gorontalo yang dituangkan di atas permukaan pia), pangan (bahan kelapa yang menjadi ciri khas kuliner Kota Gorontalo), dan papan (kulit daun kelapa yang biasa di buang sekarang berfungsi sebagai pemanis kemasan).<\/p>\n<p>Roti Ontbijtkoek Gula Jawa Toko Roti Djakarta (Yogyakarta) Juara II, merupakan toko roti \u00a0legendaris yang sudah ada sejak 1924. oleh-oleh Roti Ontbijtkoek Gula Jawa memadupadankan resep tradisional dengan gula jawa yang sangat khas Indonesia pada kue yang awalnya dikenal sebagai \u2018kue sarapan pagi\u2019 orang Belanda.<\/p>\n<figure id=\"attachment_6189\" aria-describedby=\"caption-attachment-6189\" style=\"width: 600px\" class=\"wp-caption aligncenter\"><img decoding=\"async\" class=\"wp-image-6189 size-full\" src=\"https:\/\/indonesiatripnews.com\/files\/2017\/12\/20171214_152340-e1513397577632.jpg\" alt=\"\" width=\"600\" height=\"450\"><figcaption id=\"caption-attachment-6189\" class=\"wp-caption-text\">Pia Karawo Cafesera (Gorontalo)<\/figcaption><\/figure>\n<p>Sementara Yanti Sorghum (Yant Healthy Cookies dari Nusa Tenggara Barat, mengatakan \u201cDi awal pembuatan banyak orang beranggappan kalau apa yang saya kerjakan tidak akan berhasil, tetapi semuanya terjawab dengan keberhasilan\u201d.<\/p>\n<p>Kreasi oleh-oleh Sorghum Cookies mampu memanfaatkan tepung sorghum sebagai bahan lokal, yang tidak hanya mampu mengangkat identitas daerah namun juga memiliki banyak manfaat dari sisi kesehatan.<\/p>\n<figure id=\"attachment_6192\" aria-describedby=\"caption-attachment-6192\" style=\"width: 600px\" class=\"wp-caption aligncenter\"><img decoding=\"async\" class=\"wp-image-6192 size-full\" src=\"https:\/\/indonesiatripnews.com\/files\/2017\/12\/Photo-22-e1513398063686.jpg\" alt=\"\" width=\"600\" height=\"400\"><figcaption id=\"caption-attachment-6192\" class=\"wp-caption-text\">Sorghum Cookies kreasi Yant Healthy (Nusa Tenggara Barat).<\/figcaption><\/figure>\n<p>Menurutnya sorghum hanya tumbuh di tiga tempat di Indonesia, yakni di Nusa Tenggara Timur, Nusa Tenggara Barat, dan Jawa Tengah. \u201cShorgum cookies ini termasuk camilan sehat karena tidak mengandung gluten. Produk kami glueten free dan low glikemik indesk,\u201d ungkapnya.<\/p>\n<p>Ketiganya berhasil menyisihkan lebih dari 5.000-an peserta lainnya. Para pemenang dipilih berdasarkan beberapa aspek diantaranya teknik pembuatan, keunikan, rasa dan rupa, kemasan dan ketahanan produk, nilai-nilai budaya lokal, juga legalitas.<\/p>\n<p>\u201cKompetisi ini berlangsung dari bulan September hingga November 2017 dengan diikuti 5.145 peserta dari 30 provinsi. Tahun lalu diikuti 3.600 peserta, antusiasme masyarakat meningkat 40 persen,\u201d ujar Managing Director Unilever Food Solution PT Unilever Indonesai Tbk, Thomas Agus Pamudji di Jakarta, Kamis (14\/12\/17).<\/p>\n<p>Thomas mengatakan, \u201cPartisipasi masyarakat juga tinggi hal itu terlihat dari 100.625 dukungan yang diberikan kepada oleh-oleh favorit mereka\u201d.<\/p>\n<p>Adapun sebagai Dewan Juri yang terlibat dalam penjurian, yakni Pastry Chef dan Presiden of Indonesai Pastry Alliance Chef Rahmat Kusnedi, Deputi Akses Permodalan Badan Ekonomi Kreatif (BEKRAF) Fadjar Hutomo, Ketua Akademi Gastronomi Indonesia (AGI) Vita Datau, dan perwakilan dari Tim Chef UFS.<\/p>\n<p>Proses penjurian diadakan selama tiga hari, yaitu pada 29 dan 30 November untuk penjurian tingkat propinsi dan 8 Desember untuk penjurian tingkat nasional. Selain mendapatkan trophy, koin emas, para pemenang mendapatkan pelatihan mengenai pemasaran dan pengolahan kue yang baik.<\/p>\n<figure id=\"attachment_6190\" aria-describedby=\"caption-attachment-6190\" style=\"width: 450px\" class=\"wp-caption alignleft\"><img decoding=\"async\" class=\"wp-image-6190 size-full\" src=\"https:\/\/indonesiatripnews.com\/files\/2017\/12\/20171214_152354-e1513397752494.jpg\" alt=\"\" width=\"450\" height=\"600\" srcset=\"https:\/\/indonesiatripnews.com\/files\/2017\/12\/20171214_152354-e1513397752494.jpg 450w, https:\/\/indonesiatripnews.com\/files\/2017\/12\/20171214_152354-e1513397752494-225x300.jpg 225w, https:\/\/indonesiatripnews.com\/files\/2017\/12\/20171214_152354-e1513397752494-315x420.jpg 315w\" sizes=\"(max-width: 450px) 100vw, 450px\" \/><figcaption id=\"caption-attachment-6190\" class=\"wp-caption-text\">Roti Onbijtkoek Gula Jawa Toko Roti Djakarta (Yogyakarta).<\/figcaption><\/figure>\n<p>Sebagai salah satu anggota dewan juri, Vita Datau mengatakan, \u201cSaya sangat mengapresiasi kreativitas dan inovasi dari para peserta Blue Band Master Oleh-Oleh dalam mengangkat unsur lokal dan budaya setempat. Hal ini ditunjukkan dengan banyaknya peserta yang mengaplikasikan unsur budaya asal propinsi mereka dengan kreasi oleh-oleh.<\/p>\n<p>\u201cSetiap kreasi oleh-oleh harus memiliki sebuah cerita yang menarik dan khas sebagai nilai jual. Kombinasi antara budaya dan kuliner inilah yang mampu dipadupadankan dengan baik oleh para peserta Blue Band Master Oleh-Oleh 2017, yang membuat kompetisi ini menjadi semakin menarik dan kompetitif,\u201d ujarnya.<\/p>\n<p>\u201cDengan banyaknya penggunaan bahan lokal yang masuk tahun ini, terdapat beberapa poin yang dapat diberikan sebagai masukan bagi para peserta untuk mengembangkan bisnis oleh-oleh mereka. Salah satu contoh, cara pengolahan bahan pada salah satu kreasi oleh-oleh yang sebetulnya bisa tahan lebih lama apabila diproses dengan teknik <em>slow baking<\/em>,\u201d jelas Chef Rahmat.<\/p>\n<figure id=\"attachment_6191\" aria-describedby=\"caption-attachment-6191\" style=\"width: 600px\" class=\"wp-caption aligncenter\"><img decoding=\"async\" class=\"wp-image-6191 size-full\" src=\"https:\/\/indonesiatripnews.com\/files\/2017\/12\/Photo-10-e1513397974837.jpg\" alt=\"\" width=\"600\" height=\"400\"><figcaption id=\"caption-attachment-6191\" class=\"wp-caption-text\">Para pemenag Blue Band Master Oleh-oleh 2017.<\/figcaption><\/figure>\n<p>Selain teknik pengolahan, pemilihan kemasan yang unik dan menarik juga merupakan salah satu yang krusial, karena dapat memberikan nilai tambah, kemasan yang berkualitas pun akan membuat daya tahan oleh-oleh menjadi semakin lama,\u201d ujarnya.<\/p>\n<p>\u201cIni adalah awal permulaan kesempatan jangan disia-siakan, harus mau jadi mentor buat banyak orang, terus berinovasi dan belajar untuk produk dengan melihat tren dunia, serta belajar dengan pakarnya,\u201d pesan Vita. (evi)<\/p>\n","protected":false},"excerpt":{"rendered":"<p>JAKARTA, ITN- SETELAH melewati proses seleksi dan penjurian Blue Band Master Oleh-oleh 2017 persembahan Unilever Food Solutions (UFS) di tahun kedua ini, mengumumkan tiga kreasi oleh-oleh terbaik se-Indonesia. IndonesiaTripNews.Com berkesempatan menyaksikan pemilihan pemenangnya, mereka adalah Pia Karawo Cafesera (Gorontalo) milik Ellyanti Phandeirot sebagai Juara I, Roti Ontbijtkoek Gula Jawa Toko Roti Djakarta (Yogyakarta) milik Andreas [&hellip;]<\/p>\n","protected":false},"author":1,"featured_media":6187,"comment_status":"closed","ping_status":"open","sticky":false,"template":"","format":"standard","meta":{"footnotes":""},"categories":[65,1],"tags":[],"class_list":{"0":"post-6186","1":"post","2":"type-post","3":"status-publish","4":"format-standard","5":"has-post-thumbnail","7":"category-kuliner","8":"category-perjalanan-wisata"},"_links":{"self":[{"href":"https:\/\/indonesiatripnews.com\/jason\/wp\/v2\/posts\/6186","targetHints":{"allow":["GET"]}}],"collection":[{"href":"https:\/\/indonesiatripnews.com\/jason\/wp\/v2\/posts"}],"about":[{"href":"https:\/\/indonesiatripnews.com\/jason\/wp\/v2\/types\/post"}],"author":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/indonesiatripnews.com\/jason\/wp\/v2\/users\/1"}],"replies":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/indonesiatripnews.com\/jason\/wp\/v2\/comments?post=6186"}],"version-history":[{"count":0,"href":"https:\/\/indonesiatripnews.com\/jason\/wp\/v2\/posts\/6186\/revisions"}],"wp:featuredmedia":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/indonesiatripnews.com\/jason\/wp\/v2\/media\/6187"}],"wp:attachment":[{"href":"https:\/\/indonesiatripnews.com\/jason\/wp\/v2\/media?parent=6186"}],"wp:term":[{"taxonomy":"category","embeddable":true,"href":"https:\/\/indonesiatripnews.com\/jason\/wp\/v2\/categories?post=6186"},{"taxonomy":"post_tag","embeddable":true,"href":"https:\/\/indonesiatripnews.com\/jason\/wp\/v2\/tags?post=6186"}],"curies":[{"name":"wp","href":"https:\/\/api.w.org\/{rel}","templated":true}]}}