{"id":5493,"date":"2017-09-07T12:08:25","date_gmt":"2017-09-07T05:08:25","guid":{"rendered":"https:\/\/indonesiatripnews.com\/?p=5493"},"modified":"2017-09-12T12:25:54","modified_gmt":"2017-09-12T05:25:54","slug":"sehat-dengan-minuman-no-whey-to-go","status":"publish","type":"post","link":"https:\/\/indonesiatripnews.com\/gaya-hidup\/sehat-dengan-minuman-no-whey-to-go\/","title":{"rendered":"Sehat dengan Minuman &#8220;No-Whey To Go&#8221;"},"content":{"rendered":"<p><strong>JAKARTA, ITN-<\/strong> YOURGANIC, brand lokal minuman sehat organik, meresmikan sebuah kolaborasi unik, yakni minuman protein nabati yang diberi nama No-Whey To Go.<\/p>\n<p>Kolaborasi bersama Ade Rai, binaragawan dan figur publik Indonesia didedikasikan sebuah minuman itu untuk memenuhi kebutuhan akan protein nabati bagi para penikmat olahraga aktif. Minuman lezat ini mengandung bubuk protein nabati organik, almond mylk, spirulina, dan sari buah lemon.<\/p>\n<p>No-Whey To Go merupakan minuman yang aman dikonsumsi sebelum dan sesudah berolahraga, memberikan energi lebih untuk beraktifitas, memulihkan rasa capek, menurunkan berat badan, serta membantu pembentukan otot.<\/p>\n<p>&#8220;Berbeda dengan minuman susu protein yang mengandung whey protein (lemak protein dari susu), No-Whey To Go merupakan minuman yang berasal dari protein nabati organik (plant-based protein) yang jarang ditemukan di Indonesia. Sebuah minuman sehat berkhasiat tinggi untuk meningkatkan kinerja bagi para penggemar olahraga,&#8221; katanya dalam konferensi pers di Rai Fitness, Selasa (5\/9\/17)<\/p>\n<figure id=\"attachment_5495\" aria-describedby=\"caption-attachment-5495\" style=\"width: 500px\" class=\"wp-caption alignleft\"><img decoding=\"async\" class=\"wp-image-5495 size-full\" src=\"https:\/\/indonesiatripnews.com\/files\/2017\/09\/YOURGANIC4-e1505193815891.jpg\" alt=\"\" width=\"500\" height=\"750\"><figcaption id=\"caption-attachment-5495\" class=\"wp-caption-text\">Ade Rai dan Yourganic saat peluncuran Minuman No Whey To Go.<\/figcaption><\/figure>\n<p>Sumber protein nabati yang terkandung di dalam minuman No-Whey To Go mengandung asam amino yang secara optimal mendorong proses pertumbuhan otot <em>(muscle growth)<\/em>.<\/p>\n<p>Kandungan enzim pencernaan berguna meningkatkan ketersediaan dan asimilasi bio secara menyeluruh dan terpadu. Sumber protein alami dan bersih ini tidak mengandung kandungan gula, pemanis buatan, GMO (genetically modified organism) atau transgenik, serta kandungan aditif dalam bahan konsumsi, sehingga minuman ini menciptakan rasio terbaik untuk perbaikan dan pembangunan otot optimal dari asam amino.<\/p>\n<p>&#8220;Kolaborasi dengan Yourganic untuk meluncurkan minuman protein nabati merupakan sebuah kehormatan. Sebagai binaragawan dan motivational speaker bidang olahraga, saya mendorong masyarakat untuk mulai minum protein nabati karena nutrisi lebih lengkap dan lebih baik untuk tubuh kita secara menyeluruh,&#8221; jelasnya.<\/p>\n<p>&#8220;Protein nabati dari kacang-kacangan justru lebih sehat. Terasa sekali sepertinya badan saya lebih ringan ketimbang makan daging-dagingan. Nabati banyak diperoleh dari kacang-kacangan dan tumbuhan,&#8221; ungkap Ade.<\/p>\n<p><img decoding=\"async\" class=\"aligncenter wp-image-5494 size-full\" src=\"https:\/\/indonesiatripnews.com\/files\/2017\/09\/YOURGANIC2-e1505193579863.jpg\" alt=\"\" width=\"700\" height=\"467\">Sebagai minuman untuk menambah kemampuan kinerja fisik untuk beraktivitas atau berolahraga, dan No-Whey To Go dapat diminum beberapa kali sehari sebelum atau sesudah olahraga tergantung berat badan peminum. Minuman ini dapat diperuntukkan sebagai pengganti makanan utama untuk menjaga pola makan.<\/p>\n<p>Ganti salah satu jadwal makanan utama (makan siang atau makan malam) dengan kombinasi minuman protein dan kacang almond untuk memberikan rasa kenyang tanpa asupan karbohidrat tinggi.<\/p>\n<p>&#8220;Karena mengandung bahan protein nabati alami, kita masih dapat minum minuman lain sebelum atau sesudah konsumsi No-Whey To Go,&#8221; tambah Perwakilan Yourganic Indonesia, Yenna Samantha.<\/p>\n<p><u>TABEL PERBANDINGAN PROTEIN NABATI &amp; <em>WHEY PROTEIN:<\/em><\/u><\/p>\n<table>\n<tbody>\n<tr>\n<td width=\"300\"><strong>PROTEIN NABATI<\/strong><\/td>\n<td width=\"300\"><strong>WHEY PROTEIN<\/strong><\/td>\n<\/tr>\n<tr>\n<td width=\"300\">\u00b7\u00a0\u00a0\u00a0\u00a0 Berasal dari tumbuhan contohnya kacang polong, nasi, rami, bunga matahari, dan tumbuhan lainnya.<\/p>\n<p>\u00b7\u00a0\u00a0\u00a0\u00a0 Kandungan nutrisi dari tiap tumbuhan memiliki manfaat berbeda-beda, sehingga memberikan fungsi berbeda-beda ketika dikonsumsi.<\/p>\n<p>\u00b7\u00a0\u00a0\u00a0\u00a0 Cocok dinikmati oleh konsumen dengan masalah pencernaan karena mengandung serat tinggi dan enzim pencernaan.<\/p>\n<p>\u00b7\u00a0\u00a0\u00a0\u00a0 Tidak ada protein nabati yang mengandung 9 asam amino dalam 1 tumbuhan atau sayuran.<\/p>\n<p>\u00b7\u00a0\u00a0\u00a0\u00a0 Mengandung nabati lebih kaya mineral dan vitamin A.<\/p>\n<p>\u00b7\u00a0\u00a0\u00a0\u00a0 Harga minuman dengan protein nabati lebih premium dibandingkan dengan <em>whey protein<\/em>.<\/p>\n<p>\u00b7\u00a0\u00a0\u00a0\u00a0 Protein nabati membantu memerangi keasaman <em>(acidity) <\/em>dalam makanan kita.<\/p>\n<p>\u00b7\u00a0\u00a0\u00a0\u00a0 Dapat dijadikan minuman untuk detox karena protein nabati tersebut.<\/p>\n<p>\u00b7\u00a0\u00a0\u00a0\u00a0 Memproduksi protein nabati sangat baik untuk lingkungan karena lebih bersih dan tidak perlu lahan, air, dan sumber alam lainnya.<\/td>\n<td width=\"300\">\u00b7\u00a0\u00a0\u00a0\u00a0 Berasal dari lemak hewani, seperti susu.<\/p>\n<p>\u00b7\u00a0\u00a0\u00a0\u00a0 Bermanfaat untuk meningkatkan daya tahan tubuh karena mengandung <em>immunoglobulins<\/em>.<\/p>\n<p>\u00b7\u00a0\u00a0\u00a0\u00a0 Sebelum menjadi bubuk atau minuman, protein hewani ini melewati banyak proses terlebih dahulu.<\/p>\n<p>\u00b7\u00a0\u00a0\u00a0\u00a0 Mengandung laktosa (gula dari susu), tetapi seiring bertambahnya umur, tubuh manusia semakin lamban dalam memproduksi enzim <em>lactase<\/em> sehingga menyebabkan ketidaknyamanan pada pencernaan, contohnya gas lambung.<\/p>\n<p>\u00b7\u00a0\u00a0\u00a0\u00a0 Selain itu, konsumsi susu erat dikaitkan sebagai pemicu jerawat dan sebagainya.<\/p>\n<p>\u00b7\u00a0\u00a0\u00a0\u00a0 <em>Whey protein <\/em>mengandung 9 asam amino lengkap.<\/p>\n<p>\u00b7\u00a0\u00a0\u00a0\u00a0 Tidak mengandung lebih banyak vitamin dan mineral.<\/p>\n<p>\u00b7\u00a0\u00a0\u00a0\u00a0 Harga produk <em>whey protein <\/em>berubah-ubah dan bervariasi tergantung <em>brand<\/em>.<\/td>\n<\/tr>\n<\/tbody>\n<\/table>\n<p>Yenna Samantha,\u00a0 menjelaskan, \u201cNama tersebut berasal dari gabungan beberapa bagian kata, yaitu <em>no-whey <\/em>yang ingin menitikberatkan bahwa minuman Yourganic \u00a0ini tidak mengandung <em>whey protein<\/em>, tetapi protein nabati. Minuman ini memiliki lebih banyak manfaat dan kebaikan jika dibandingkan dengan manfaat dari <em>whey protein<\/em>. Sedangkan <em>to go <\/em>diartikan sebagai minuman yang mudah dibawa kemana-mana\u201d.<\/p>\n<p>Menurut Yenna, kadar konsumsi minuman No-Whey To Go \u00a0untuk pria dan wanita itu berbeda-beda tergantung berat badan masing-masing. Cara hitungnya adalah 0,8 gram dikalikan dengan berat badan, maka hasilnya jumlah asupan protein ideal untuk tubuh per hari. 1 botol No-Whey To Go mengandung 20 gram protein.<\/p>\n<p>\u201cTetapi alangkah baiknya jika konsumsi minuman ini dibarengi dengan kegiatan olah raga untuk memaksimalkan manfaat protein nabati yang masuk ke dalam tubuh,\u201d ungkapnya. (Sishi)<\/p>\n","protected":false},"excerpt":{"rendered":"<p>JAKARTA, ITN- YOURGANIC, brand lokal minuman sehat organik, meresmikan sebuah kolaborasi unik, yakni minuman protein nabati yang diberi nama No-Whey To Go. Kolaborasi bersama Ade Rai, binaragawan dan figur publik Indonesia didedikasikan sebuah minuman itu untuk memenuhi kebutuhan akan protein nabati bagi para penikmat olahraga aktif. Minuman lezat ini mengandung bubuk protein nabati organik, almond [&hellip;]<\/p>\n","protected":false},"author":1,"featured_media":5494,"comment_status":"closed","ping_status":"open","sticky":false,"template":"","format":"standard","meta":{"footnotes":""},"categories":[73,74],"tags":[],"class_list":{"0":"post-5493","1":"post","2":"type-post","3":"status-publish","4":"format-standard","5":"has-post-thumbnail","7":"category-gaya-hidup","8":"category-kesehatan"},"_links":{"self":[{"href":"https:\/\/indonesiatripnews.com\/jason\/wp\/v2\/posts\/5493","targetHints":{"allow":["GET"]}}],"collection":[{"href":"https:\/\/indonesiatripnews.com\/jason\/wp\/v2\/posts"}],"about":[{"href":"https:\/\/indonesiatripnews.com\/jason\/wp\/v2\/types\/post"}],"author":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/indonesiatripnews.com\/jason\/wp\/v2\/users\/1"}],"replies":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/indonesiatripnews.com\/jason\/wp\/v2\/comments?post=5493"}],"version-history":[{"count":0,"href":"https:\/\/indonesiatripnews.com\/jason\/wp\/v2\/posts\/5493\/revisions"}],"wp:featuredmedia":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/indonesiatripnews.com\/jason\/wp\/v2\/media\/5494"}],"wp:attachment":[{"href":"https:\/\/indonesiatripnews.com\/jason\/wp\/v2\/media?parent=5493"}],"wp:term":[{"taxonomy":"category","embeddable":true,"href":"https:\/\/indonesiatripnews.com\/jason\/wp\/v2\/categories?post=5493"},{"taxonomy":"post_tag","embeddable":true,"href":"https:\/\/indonesiatripnews.com\/jason\/wp\/v2\/tags?post=5493"}],"curies":[{"name":"wp","href":"https:\/\/api.w.org\/{rel}","templated":true}]}}