{"id":4362,"date":"2017-04-18T14:01:20","date_gmt":"2017-04-18T07:01:20","guid":{"rendered":"https:\/\/indonesiatripnews.com\/?p=4362"},"modified":"2017-04-18T14:01:20","modified_gmt":"2017-04-18T07:01:20","slug":"menpar-butuh-tambahan-empat-juta-seat-tahun-ini","status":"publish","type":"post","link":"https:\/\/indonesiatripnews.com\/berita\/menpar-butuh-tambahan-empat-juta-seat-tahun-ini\/","title":{"rendered":"Menpar: Butuh Tambahan Empat Juta Seat Tahun ini"},"content":{"rendered":"<p><strong>JAKARTA, ITN-<\/strong> MENTERI Pariwisata (Menpar) Arief Yahya bersama pejabat Eselon I Kementerian Pariwisata (Kemenpar) dan Tim Percepatan Pembangunan Pariwisata melakukan road show ke kantor pusat perusahaan maskapai penerbangan (airlines) Indonesia ( PT Garuda Indonesia\u00a0 Tbk., AirAsia Indonesia,\u00a0 dan Sriwijaya Air), serta PT Angkasa Pura (AP) II di Jakarta.<\/p>\n<p>Kegiatan road show\u00a0 tersebut\u00a0 dalam rangka membangun komunikasi dan koordinasi dengan stakeholder khususnya dari\u00a0 unsur 3 A (airlines, airports, dan authorities)\u00a0 dalam mendukung target pariwisata tahun 2017\u00a0 hingga 2019 mendatang.<\/p>\n<p><img decoding=\"async\" class=\"alignleft size-full wp-image-4363\" src=\"https:\/\/indonesiatripnews.com\/files\/2017\/04\/menpar1.jpg\" alt=\"\" width=\"690\" height=\"460\" srcset=\"https:\/\/indonesiatripnews.com\/files\/2017\/04\/menpar1.jpg 690w, https:\/\/indonesiatripnews.com\/files\/2017\/04\/menpar1-300x200.jpg 300w, https:\/\/indonesiatripnews.com\/files\/2017\/04\/menpar1-630x420.jpg 630w\" sizes=\"(max-width: 690px) 100vw, 690px\" \/>Kemenpar menetapkan top 3 program; digital tourism, homestay desa wisata, dan\u00a0 konektivitas udara yang harus dilaksanakan tahun ini\u00a0 dalam mewujudkan target pariwisata 2017, yakni mendatangkan 15 juta wisatawan mancanegara (wisman) dan 265 juta pergerakan wisatawan nusantara (wisnus) di Tanah Air\u00a0 kemudian akan meningkat menjadi 20 juta wisman dan 275 juta pergerakan wisnus pada 2019 mendatang.<\/p>\n<p>\u201cSekitar 80% kedatangan wisman ke Indonesia menggunakan moda\u00a0 transportasi udara sehingga tersedianya seat pesawat (seat capacity) yang cukup menjadi kunci untuk mencapai target 2017 hingga 2019 mendatang,\u201d ujar Menpar Arief Yahya di Jakarta, Senin (17\/3\/17).<\/p>\n<p>Dikatakannya komunikasi dan koordinasi dengan airlines dan otoritas bandara (PT AP I, PT AP II, dan AirNav Indonesia) dalam upaya meningkatkan air-connectivity baik internasional mapun domestik.<\/p>\n<p>\u201dImplementasi program konektivitas udara kita diskusikan secara khusus dengan unsur 3A untuk mengetahui apa\u00a0 kendala dan hambatan serta bagaimana solusinya. Hasil road show serta rekomentasi Rakornas pariwisata yang digelar belum lama ini akan\u00a0 diaudensikan dengan Kemenhub sebagai langkah untuk mempercepat penambahan seat capacity tahun ini \u201d kata Arief Yahya.<\/p>\n<p>Dalam mempercepat penambahan seat capacity\u00a0 ada tiga hal penting yang perlu dikoordinasikan dengan unsur 3 A yakni; Pertama, traffic right (ASA) dan ijin rute harus mengakomodir kebutuhan pasar\u00a0 DOT (destination, original, dan time)\u00a0 masa sekarang dan mendatang serta simplifikasi dan kecepatan ijin rute baru.<\/p>\n<p><img decoding=\"async\" class=\"alignleft size-full wp-image-4364\" src=\"https:\/\/indonesiatripnews.com\/files\/2017\/04\/menpar2-e1492498864287.jpg\" alt=\"\" width=\"650\" height=\"487\">Kedua,\u00a0 flight movements dan kapasitas slot bandara harus ditingkatkan melalui pengoptimalan slot manajemen, peningkatan jam operasional, memanfaatkan\u00a0 IT dan HR, serta ekspansi kapasitas fisik.<\/p>\n<p>Ketiga; kolaborasi win-win dengan airlines\/whole sellers untuk mengembangkan rute baru dalam meningkatkan kunjungan wisman. \u201cDengan airlines\/whole sellers kita mempunyai dua skema insentif; joint promotion untuk regulet flight yang menjanjikan growth dan cash incentive\/pax untuk charter flight dengan rute baru,\u201d kata Arief Yahya.<\/p>\n<p><strong>Butuh Tambahan Empat Juta Seat\u00a0 Tahun Ini<\/strong><\/p>\n<p>Menpar Arief Yahya\u00a0 menegaskan, tersediaannya kapasitas seat sebanyak 19,5 juta oleh\u00a0 perusahaan maskapai penerbangan (airlines) Indonesia dan asing saat ini hanya cukup untuk menenuhi target kunjungan 12 juta wisman pada 2016, sedangkan untuk target 15 juta wisman tahun 2017 masih membutuhkan tambahan 4 juta seat.<\/p>\n<p>Sementara itu untuk mencapai target pariwisata 2018 sebanyak 18 juta wisman membutuhkan tambahan 3,5 juta seat atau menjadi 7,5 juta seat, sedangkan untuk mendukung target 20 juta wisman pada 2019 perlu tambahan 3 juta seat\u00a0 atau totalnya menjadi 10,5 juta seat.<\/p>\n<p>\u201cDalam memenuhi kebutuhan seat kita lakukan peningkatan kapasitas airport\u00a0 dengan strategi; tanpa pembangunan\u00a0 fisik bandara; pengembangan bandara secara terbatas; dan pembangunan bandara baru,\u201d ungkap Arief Yahya.<\/p>\n<p>Peningkatkan kapasitas bandara tanpa pembangunan\u00a0 fisik bandara (tahun 2017)\u00a0 dilakukan dengan penataan slot time; perpanjangan jam operasional; melakukan deregulasi, dan pemanfaatan IT dan SDM, sedangkan pengembangan bandara secara terbatas selama satu tahun (tahun 2018) meliputi; rapid exit runway. (evi)<\/p>\n","protected":false},"excerpt":{"rendered":"<p>JAKARTA, ITN- MENTERI Pariwisata (Menpar) Arief Yahya bersama pejabat Eselon I Kementerian Pariwisata (Kemenpar) dan Tim Percepatan Pembangunan Pariwisata melakukan road show ke kantor pusat perusahaan maskapai penerbangan (airlines) Indonesia ( PT Garuda Indonesia\u00a0 Tbk., AirAsia Indonesia,\u00a0 dan Sriwijaya Air), serta PT Angkasa Pura (AP) II di Jakarta. Kegiatan road show\u00a0 tersebut\u00a0 dalam rangka membangun [&hellip;]<\/p>\n","protected":false},"author":1,"featured_media":4363,"comment_status":"closed","ping_status":"open","sticky":false,"template":"","format":"standard","meta":{"footnotes":""},"categories":[84,124],"tags":[],"class_list":{"0":"post-4362","1":"post","2":"type-post","3":"status-publish","4":"format-standard","5":"has-post-thumbnail","7":"category-berita","8":"category-wisata"},"_links":{"self":[{"href":"https:\/\/indonesiatripnews.com\/jason\/wp\/v2\/posts\/4362","targetHints":{"allow":["GET"]}}],"collection":[{"href":"https:\/\/indonesiatripnews.com\/jason\/wp\/v2\/posts"}],"about":[{"href":"https:\/\/indonesiatripnews.com\/jason\/wp\/v2\/types\/post"}],"author":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/indonesiatripnews.com\/jason\/wp\/v2\/users\/1"}],"replies":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/indonesiatripnews.com\/jason\/wp\/v2\/comments?post=4362"}],"version-history":[{"count":0,"href":"https:\/\/indonesiatripnews.com\/jason\/wp\/v2\/posts\/4362\/revisions"}],"wp:featuredmedia":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/indonesiatripnews.com\/jason\/wp\/v2\/media\/4363"}],"wp:attachment":[{"href":"https:\/\/indonesiatripnews.com\/jason\/wp\/v2\/media?parent=4362"}],"wp:term":[{"taxonomy":"category","embeddable":true,"href":"https:\/\/indonesiatripnews.com\/jason\/wp\/v2\/categories?post=4362"},{"taxonomy":"post_tag","embeddable":true,"href":"https:\/\/indonesiatripnews.com\/jason\/wp\/v2\/tags?post=4362"}],"curies":[{"name":"wp","href":"https:\/\/api.w.org\/{rel}","templated":true}]}}