{"id":43548,"date":"2026-05-13T23:00:35","date_gmt":"2026-05-13T16:00:35","guid":{"rendered":"https:\/\/indonesiatripnews.com\/?p=43548"},"modified":"2026-05-13T23:01:17","modified_gmt":"2026-05-13T16:01:17","slug":"riset-klook-travel-pulse-2026-ungkap-ai-dan-media-sosial-ubah-gaya-traveling-dari-destinasi-ke-pengalaman","status":"publish","type":"post","link":"https:\/\/indonesiatripnews.com\/gaya-hidup\/teknologi\/riset-klook-travel-pulse-2026-ungkap-ai-dan-media-sosial-ubah-gaya-traveling-dari-destinasi-ke-pengalaman\/","title":{"rendered":"Riset Klook Travel Pulse 2026 Ungkap AI dan Media Sosial Ubah Gaya Traveling dari Destinasi ke Pengalaman"},"content":{"rendered":"<p><strong>JAKARTA, ITN\u2014<\/strong> Sebagai <em>platform<\/em> pengalaman dan perjalanan terdepan di Asia Pasifik, Klook kembali merilis Klook Travel Pulse 2026 melalui acara Klook Explore: \u201cWhere Travel is Heading Next\u201d, sebagai laporan tahunan yang mengungkap dinamika terbaru perilaku <em>traveler<\/em> global.<\/p>\n<p>Mengangkat fokus pada generasi Millennial dan Gen Z sebagai penggerak utama industri pariwisata, riset ini menunjukkan bagaimana <em>traveler<\/em> kini semakin mengutamakan pengalaman, personalisasi, serta pemanfaatan teknologi dalam perjalanan mereka.<\/p>\n<p>Berdasarkan riset terhadap lebih dari 11.000 responden di Asia Pasifik, Eropa, dan Amerika Serikat, Klook menemukan bahwa minat masyarakat untuk <em>traveling<\/em> tetap tinggi di tengah berbagai tantangan ekonomi, termasuk di Indonesia.<\/p>\n<figure id=\"attachment_43540\" aria-describedby=\"caption-attachment-43540\" style=\"width: 700px\" class=\"wp-caption alignnone\"><img decoding=\"async\" class=\"size-full wp-image-43540\" src=\"https:\/\/indonesiatripnews.com\/files\/2026\/05\/WhatsApp-Image-2026-05-13-at-9.37.50-PM-e1778683226428.jpeg\" alt=\"\" width=\"700\" height=\"525\"><figcaption id=\"caption-attachment-43540\" class=\"wp-caption-text\">Klook General Manager, Singapore, Indonesia, Malaysia dan Thailand &#8211; Sarah Wan. (foto. Dok. Indomesiatripnews.com)<\/figcaption><\/figure>\n<p>Mayoritas <em>traveler<\/em> Indonesia bahkan tetap memprioritaskan perjalanan wisata dan berencana meningkatkan anggaran <em>traveling<\/em> mereka di tahun 2026, ini menegaskan bahwa <em>traveling<\/em> kini telah menjadi bagian penting dari gaya hidup modern.<\/p>\n<p>Dalam laporan ini, Klook juga melihat adanya pergeseran signifikan menuju <em>experience-based travel,<\/em> di mana <em>traveler<\/em> tidak lagi hanya fokus pada destinasi populer, tetapi lebih mengutamakan pengalaman yang autentik dan bermakna. Mulai dari eksplorasi budaya lokal, atraksi wisata, <em>local tours<\/em>, hingga aktivitas unik yang memberikan pengalaman personal menjadi faktor utama dalam menentukan perjalanan.<\/p>\n<p>\u201cKlook Travel Pulse merupakan laporan tahunan dari Klook yang kami hadirkan untuk memahami bagaimana perilaku<em> traveler<\/em> global terus berkembang dari waktu ke waktu,&#8221; ujar Klook General Manager, Singapore, Indonesia, Malaysia dan Thailand &#8211; Sarah Wan.<\/p>\n<p>Saat ini menurut Sarah, <em>traveler<\/em> tidak lagi hanya berfokus pada destinasi yang ingin dikunjungi, tetapi juga semakin mempertimbangkan pengalaman apa yang bisa mereka rasakan selama perjalanan tersebut.<\/p>\n<p>&#8220;Mereka mencari perjalanan yang lebih personal, relevan dengan minat mereka, serta mampu memberikan <em>emotional connection<\/em> dan cerita yang bermakna. Dari laporan ini, kami melihat bagaimana preferensi <em>traveler<\/em> berubah, termasuk dari sisi destinasi, pengalaman perjalanan, hingga pengaruh teknologi terhadap cara orang <em>traveling<\/em> saat ini,\u201d ujar Sarah Wan.<\/p>\n<figure id=\"attachment_43551\" aria-describedby=\"caption-attachment-43551\" style=\"width: 700px\" class=\"wp-caption alignnone\"><img decoding=\"async\" class=\"size-full wp-image-43551\" src=\"https:\/\/indonesiatripnews.com\/files\/2026\/05\/WhatsApp-Image-2026-05-13-at-10.49.47-PM-e1778687826373.jpeg\" alt=\"\" width=\"700\" height=\"525\"><figcaption id=\"caption-attachment-43551\" class=\"wp-caption-text\">Head of Marketing Klook Indonesia, Christy Olivia. (Foto. Dok. indonesiatripnews.com)<\/figcaption><\/figure>\n<p>Klook melihat bahwa <em>artificial intelligence<\/em> (AI) dan media sosial kini menjadi bagian penting dalam setiap tahap perjalanan, mulai dari mencari inspirasi destinasi, menyusun <em>itinerary<\/em>, hingga melakukan transaksi perjalanan.<\/p>\n<p>Kombinasi media sosial dan AI inilah yang membuat pengalaman merencanakan perjalanan menjadi lebih cepat, praktis,<em> seamless,<\/em> dan <em>personalized. \u00a0<\/em>Hampir seluruh <em>traveler<\/em> Indonesia saat ini terinspirasi dari konten digital saat menentukan destinasi maupun aktivitas wisata yang ingin mereka lakukan.<\/p>\n<p>Media sosial kini tidak lagi hanya menjadi tempat berbagi pengalaman, tetapi telah berkembang menjadi <em>travel discovery platform<\/em>, di mana <em>traveler<\/em> mencari referensi melalui video, rekomendasi dari <em>content creator<\/em>, review pengalaman, hingga <em>hidden gems<\/em> yang sedang viral.<\/p>\n<p>Head of Marketing Klook Indonesia, Christy Olivia mengatakan, \u201cMeningkatnya minat terhadap destinasi dan pengalaman yang lebih personal ini tidak lepas dari besarnya pengaruh konten digital dan media sosial dalam proses <em>travel discovery&#8221;.<\/em><\/p>\n<p>&#8220;Hal inilah yang melatarbelakangi hadirnya Klook Kreator, yakni komunitas <em>content<\/em> <em>creator<\/em> <em>lifestyle<\/em> dan <em>travel<\/em> berbasis affiliate yang saat ini telah berkolaborasi dengan lebih dari 30.000 kreator dari 88 negara, mulai dari nano, mikro, makro, hingga mega kreator,&#8221; ungkapnya.<\/p>\n<p>Menurutnya dalam lebih dari dua tahun terakhir, Klook Kreator turut menjadi bagian penting dalam menghubungkan <em>traveler <\/em>dengan berbagai pengalaman wisata di seluruh dunia melalui konten perjalanan yang autentik, <em>relatable,<\/em> dan inspiratif.<\/p>\n<p>Kehadiran para kreator ini membantu <em>traveler <\/em>menemukan cara baru menikmati perjalanan, mulai dari eksplorasi <em>hidden gems<\/em>, pengalaman budaya lokal, hingga rekomendasi aktivitas unik yang memberikan pengalaman lebih personal dan <em>meaningful.<\/em><\/p>\n<figure id=\"attachment_43550\" aria-describedby=\"caption-attachment-43550\" style=\"width: 700px\" class=\"wp-caption aligncenter\"><img decoding=\"async\" class=\"wp-image-43550 size-full\" src=\"https:\/\/indonesiatripnews.com\/files\/2026\/05\/Klook-Kreator-Indonesia-scaled-e1778687421866.jpg\" alt=\"\" width=\"700\" height=\"445\"><figcaption id=\"caption-attachment-43550\" class=\"wp-caption-text\">Klook Kreator. (foto. ist)<\/figcaption><\/figure>\n<p>Kehadiran Klook Kreator juga membantu <em>traveler<\/em> menemukan pengalaman perjalanan yang unik di berbagai destinasi populer, mulai dari menikmati lanskap alam di Jepang hingga eksplorasi budaya lokal di Vietnam.<\/p>\n<p>Dari laporan Klook Travel Pulse 2026 juga terlihat bahwa telah terjadi perubahan destinasi favorit para <em>traveler<\/em> Indonesia. Meskipun Jepang masih menjadi salah satu destinasi utama, Klook melihat adanya peningkatan minat terhadap <em>secondary cities <\/em>yang menawarkan pengalaman lebih autentik, immersive, dan tidak terlalu padat wisatawan seperti Hiroshima, Nagoya, Shizuoka, hingga Sapporo.<\/p>\n<p>Melalui acara Klook Explore: \u201cWhere Travel is Heading Next\u201d yang dihadiri puluhan Klook Konten Kreator, media nasional, dan para mitra, Klook berharap dapat memberikan perspektif baru mengenai arah industri travel di masa depan sekaligus mempertegas komitmennya dalam menghadirkan akses yang lebih <em>seamless<\/em> terhadap berbagai pengalaman perjalanan yang relevan dan personal bagi <em>traveler<\/em> masa kini.<\/p>\n","protected":false},"excerpt":{"rendered":"<p>JAKARTA, ITN\u2014 Sebagai platform pengalaman dan perjalanan terdepan di Asia Pasifik, Klook kembali merilis Klook Travel Pulse 2026 melalui acara Klook Explore: \u201cWhere Travel is Heading Next\u201d, sebagai laporan tahunan yang mengungkap dinamika terbaru perilaku traveler global. Mengangkat fokus pada generasi Millennial dan Gen Z sebagai penggerak utama industri pariwisata, riset ini menunjukkan bagaimana traveler [&hellip;]<\/p>\n","protected":false},"author":1,"featured_media":43549,"comment_status":"closed","ping_status":"closed","sticky":false,"template":"","format":"standard","meta":{"footnotes":""},"categories":[78,84,124],"tags":[],"class_list":{"0":"post-43548","1":"post","2":"type-post","3":"status-publish","4":"format-standard","5":"has-post-thumbnail","7":"category-teknologi","8":"category-berita","9":"category-wisata"},"_links":{"self":[{"href":"https:\/\/indonesiatripnews.com\/jason\/wp\/v2\/posts\/43548","targetHints":{"allow":["GET"]}}],"collection":[{"href":"https:\/\/indonesiatripnews.com\/jason\/wp\/v2\/posts"}],"about":[{"href":"https:\/\/indonesiatripnews.com\/jason\/wp\/v2\/types\/post"}],"author":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/indonesiatripnews.com\/jason\/wp\/v2\/users\/1"}],"replies":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/indonesiatripnews.com\/jason\/wp\/v2\/comments?post=43548"}],"version-history":[{"count":1,"href":"https:\/\/indonesiatripnews.com\/jason\/wp\/v2\/posts\/43548\/revisions"}],"predecessor-version":[{"id":43552,"href":"https:\/\/indonesiatripnews.com\/jason\/wp\/v2\/posts\/43548\/revisions\/43552"}],"wp:featuredmedia":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/indonesiatripnews.com\/jason\/wp\/v2\/media\/43549"}],"wp:attachment":[{"href":"https:\/\/indonesiatripnews.com\/jason\/wp\/v2\/media?parent=43548"}],"wp:term":[{"taxonomy":"category","embeddable":true,"href":"https:\/\/indonesiatripnews.com\/jason\/wp\/v2\/categories?post=43548"},{"taxonomy":"post_tag","embeddable":true,"href":"https:\/\/indonesiatripnews.com\/jason\/wp\/v2\/tags?post=43548"}],"curies":[{"name":"wp","href":"https:\/\/api.w.org\/{rel}","templated":true}]}}