{"id":43086,"date":"2026-04-15T07:51:28","date_gmt":"2026-04-15T00:51:28","guid":{"rendered":"https:\/\/indonesiatripnews.com\/?p=43086"},"modified":"2026-04-15T07:52:15","modified_gmt":"2026-04-15T00:52:15","slug":"lima-tips-berkendara-hemat-bbm-ala-pembalap-rifat-sungkar","status":"publish","type":"post","link":"https:\/\/indonesiatripnews.com\/ulasan-menarik\/lima-tips-berkendara-hemat-bbm-ala-pembalap-rifat-sungkar\/","title":{"rendered":"Lima Tips Berkendara Hemat BBM ala Pembalap Rifat Sungkar"},"content":{"rendered":"<p><strong>JAKARTA, ITN<\/strong> \u2013 Harga energi yang fluktuatif membuat efisiensi bahan bakar menjadi semakin penting bagi para pengguna kendaraan. Namun, hemat BBM bukan hanya soal jenis kendaraan saja, melainkan juga bagaimana cara merawat mesin dan gaya berkendaraan.<\/p>\n<p>Saat diwawancarai media, Rabu (1\/4\/2026) di Jakarta, pembalap rali Indonesia, Rifat Sungkar, membagikan sejumlah tips sederhana agar hemat konsumsi bahan bakar saat berkendaraan. Menurut dia, kunci utama efisiensi ada pada dua hal, yakni kondisi kendaraan dan perilaku berkendara.<\/p>\n<figure id=\"attachment_43087\" aria-describedby=\"caption-attachment-43087\" style=\"width: 700px\" class=\"wp-caption alignnone\"><img decoding=\"async\" class=\"wp-image-43087 size-full\" src=\"https:\/\/indonesiatripnews.com\/files\/2026\/04\/Foto-2-Rifat-Sungkar-1-e1776214165392.jpg\" alt=\"\" width=\"700\" height=\"467\"><figcaption id=\"caption-attachment-43087\" class=\"wp-caption-text\">Rifat Sungkar &#8211; pembalap rali Indonesia<\/figcaption><\/figure>\n<p>Bagaimana cara agar bisa lebih bijak mengonsumsi energi saat berkendara? Berikut sejumlah tips penting dari Rifat Sungkar.<\/p>\n<p>1. Pastikan Mesin dalam Kondisi Optimal<br \/>\nRifat mengatakan performa mesin itu sangat menentukan bagaimana konsumsi BBM, apakah boros atau tidak. Menurut dia, mesin yang sehat akan bekerja lebih efisien dibandingkan mesin yang sudah tidak optimal.<\/p>\n<p>\u201cPaling menentukan adalah putaran mesin. Kalau mesin dalam kondisi capek, konsumsi bensin pasti berbeda,\u201d kata Rifat.<\/p>\n<p>Untuk menjaga performa mobil, peraih 8 kali juara Rally Nasional itu menyarankan pengendara agar menggunakan pelumas yang tepat, melakukan servis injektor secara berkala, memastikan fuel filter dalam kondisi bersih dan menjaga sistem pengapian, termasuk busi. \u201cMobil modern itu walau sudah canggih tetap membutuhkan perawatan agar tetap berada di titik optimal,\u201d ujarnya.<\/p>\n<p>2. Hindari Gaya Berkendara Agresif<br \/>\nSelain kondisi mesin, faktor terbesar kedua adalah perilaku pengemudi. Rifat menilai gaya<br \/>\nberkendara agresif menjadi penyebab utama konsumsi BBM menjadi boros.<\/p>\n<p>\u201cKalau nyetirnya nempel mobil depan, rem-gas terus, itu pasti boros,\u201d jelas Rifat.<\/p>\n<p>Ia sangat menganjurkan agar konsumsi BBM bisa lebih efisien dan hemat maka gaya berkendara secara halus dan mengalir (flowing) saat menginjak pedal gas menjadi sangat diperlukan. \u201cLalu tetap menjaga jarak aman dan hindari gaya berkendara stop-and-go yang terlalu sering. Itu semua dapat membantu kita menghemat BBM secara signifikan.\u201d<\/p>\n<p>3. Jaga RPM Tetap Rendah<br \/>\nRifat juga membagikan tips prinsip sederhana lainnya untuk menghemat konsumsi BBM adalah menjaga putaran mesin (RPM) tetap rendah namun dengan kecepatan secara optimal. Ia mengatakan semakin tinggi tenaga, maka semakin besar energi yang digunakan.<\/p>\n<p>\u201cPrinsipnya bukan gaspol. Tapi bagaimana kecepatan itu setinggi mungkin di RPM serendah<br \/>\nmungkin,\u201d ujarnya.<\/p>\n<p>Untuk jenis mobil otomatis, Rifat mengatakan sistem gearbox umumnya sudah dirancang untuk mencari titik efisiensi terbaik. Sehingga konsumsi BBM sudah dirancang lebih stabil. Rifat juga mengingatkan jika mobil memiliki mode berkendara \u2018eco\u2019 bisa dicoba untuk digunakan.<\/p>\n<p>4. Gunakan Gigi Secara Tepat (Mobil Manual)<br \/>\nUntuk kendaraan manual, Rifat masih memegang prinsip yang sama yaitu gunakan gigi setinggi mungkin dengan RPM serendah mungkin. Menurut suami dari aktris Sissy Priscillia itu, kebiasaan menahan gigi di posisi rendah dengan RPM tinggi justru membuat konsumsi BBM lebih boros.<\/p>\n<p>\u201cKalau mau efisien, jangan pertahankan gigi rendah di RPM tinggi. Harus ada penyesuaian,\u201d kata Rifat.<\/p>\n<p>5. Ubah Mindset Berkendara<br \/>\nLebih dari sekadar teknik, Rifat menekankan pentingnya perubahan pola pikir saat berkendara. Efisiensi energi dimaknai Rifat adalah mengorbankan sedikit tenaga demi konsumsi bahan bakar yang lebih hemat.<\/p>\n<p>Dengan kombinasi perawatan kendaraan yang tepat dan gaya berkendara yang lebih bijak, efisiensi bahan bakar bukan hal yang sulit dicapai. Di tengah kondisi energi saat ini, langkah sederhana ini tidak hanya menghemat biaya, tetapi juga berkontribusi pada penggunaan energi yang lebih berkelanjutan.<\/p>\n<p>Rifat menambahkan kapasitas tangki BBM kendaraan pada dasarnya sudah dirancang sesuai kebutuhan mobilitas harian masyarakat. Untuk sepeda motor umumnya memiliki tangki berkapasitas 3\u20137 liter, sedangkan mobil berkisar 35\u201360 liter tergantung jenisnya. Dengan konsumsi rata-rata, motor hanya membutuhkan sekitar 0,5\u20131 liter per hari untuk jarak 20\u201330 km, sementara mobil pribadi sekitar 3\u20135 liter per hari untuk jarak 30\u201350 km. Artinya, dalam penggunaan normal, satu kali pengisian penuh sebenarnya sudah cukup untuk beberapa hari, sehingga tidak perlu melakukan pengisian berlebihan atau terlalu<br \/>\nsering.<\/p>\n<p>\u201cIni semua bisa kita lakukan,\u201d ujar Rifat.<\/p>\n","protected":false},"excerpt":{"rendered":"<p>JAKARTA, ITN \u2013 Harga energi yang fluktuatif membuat efisiensi bahan bakar menjadi semakin penting bagi para pengguna kendaraan. Namun, hemat BBM bukan hanya soal jenis kendaraan saja, melainkan juga bagaimana cara merawat mesin dan gaya berkendaraan. Saat diwawancarai media, Rabu (1\/4\/2026) di Jakarta, pembalap rali Indonesia, Rifat Sungkar, membagikan sejumlah tips sederhana agar hemat konsumsi [&hellip;]<\/p>\n","protected":false},"author":1,"featured_media":43088,"comment_status":"closed","ping_status":"closed","sticky":false,"template":"","format":"standard","meta":{"footnotes":""},"categories":[2],"tags":[],"class_list":{"0":"post-43086","1":"post","2":"type-post","3":"status-publish","4":"format-standard","5":"has-post-thumbnail","7":"category-ulasan-menarik"},"_links":{"self":[{"href":"https:\/\/indonesiatripnews.com\/jason\/wp\/v2\/posts\/43086","targetHints":{"allow":["GET"]}}],"collection":[{"href":"https:\/\/indonesiatripnews.com\/jason\/wp\/v2\/posts"}],"about":[{"href":"https:\/\/indonesiatripnews.com\/jason\/wp\/v2\/types\/post"}],"author":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/indonesiatripnews.com\/jason\/wp\/v2\/users\/1"}],"replies":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/indonesiatripnews.com\/jason\/wp\/v2\/comments?post=43086"}],"version-history":[{"count":1,"href":"https:\/\/indonesiatripnews.com\/jason\/wp\/v2\/posts\/43086\/revisions"}],"predecessor-version":[{"id":43089,"href":"https:\/\/indonesiatripnews.com\/jason\/wp\/v2\/posts\/43086\/revisions\/43089"}],"wp:featuredmedia":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/indonesiatripnews.com\/jason\/wp\/v2\/media\/43088"}],"wp:attachment":[{"href":"https:\/\/indonesiatripnews.com\/jason\/wp\/v2\/media?parent=43086"}],"wp:term":[{"taxonomy":"category","embeddable":true,"href":"https:\/\/indonesiatripnews.com\/jason\/wp\/v2\/categories?post=43086"},{"taxonomy":"post_tag","embeddable":true,"href":"https:\/\/indonesiatripnews.com\/jason\/wp\/v2\/tags?post=43086"}],"curies":[{"name":"wp","href":"https:\/\/api.w.org\/{rel}","templated":true}]}}