{"id":41347,"date":"2025-12-12T22:43:34","date_gmt":"2025-12-12T15:43:34","guid":{"rendered":"https:\/\/indonesiatripnews.com\/?p=41347"},"modified":"2025-12-13T12:57:54","modified_gmt":"2025-12-13T05:57:54","slug":"kementerian-pariwisata-gelar-sharing-session-pejuang-pariwisata-2025","status":"publish","type":"post","link":"https:\/\/indonesiatripnews.com\/berita\/kementerian-pariwisata-gelar-sharing-session-pejuang-pariwisata-2025\/","title":{"rendered":"Kementerian Pariwisata Gelar Sharing Session Pejuang Pariwisata 2025"},"content":{"rendered":"<p>Jakarta, 10 Desember 2025 &#8211; Kementerian Pariwisata melalui Deputi Bidang Sumber Daya dan Kelembagaan menyelenggarakan sharing session Pemenang Wonderful Indonesia Award kategori Pejuang Pariwisata (Local Hero in Tourism) 2025.<\/p>\n<p>Deputi Bidang Sumber Daya dan Kelembagaan Kementerian Pariwisata, Martini M. Paham, dalam sambutannya secara daring, di Jakarta, Selasa (9\/12\/2025) menyampaikan bahwa para pejuang pariwisata merupakan pilar penting dalam pembangunan pariwisata nasional yang inklusif dan berkelanjutan.<\/p>\n<p><img decoding=\"async\" class=\"alignleft size-full wp-image-41348\" src=\"https:\/\/indonesiatripnews.com\/files\/2025\/12\/kel2-e1765554003172.jpg\" alt=\"\" width=\"700\" height=\"466\"><\/p>\n<p>\u201cPembangunan pariwisata tidak hanya bertumpu pada infrastruktur berskala besar, tetapi pada kontribusi nyata individu dan komunitas dalam menjaga alam, melestarikan budaya, serta memberdayakan ekonomi lokal. Para pejuang pariwisata membuktikan bahwa perubahan signifikan dapat lahir dari dedikasi di tingkat akar rumput,\u201d tambahnya.<\/p>\n<p>Martini menjelaskan kegiatan ini diselenggarakan sebagai ruang pembelajaran dan kolaborasi lintas pemangku kepentingan. \u201cMelalui sharing session ini, kami berharap praktik baik yang dipaparkan para pemenang dapat menginspirasi daerah lain. Semangat gotong royong dan kreativitas harus terus diperkuat agar lebih banyak inovator pariwisata lahir dan memberikan dampak positif yang berkelanjutan bagi Indonesia.\u201d tambah Martini.<\/p>\n<p>Kegiatan yang dilaksanakan selama dua hari secara daring ini mengusung tema \u201cBergerak, Berdaya, Berdampak: Aksi Nyata Perubahan Pejuang Pariwisata\u201d. Dengan kehadiran kegiatan sharing session Kementerian Pariwisata menegaskan komitmennya untuk terus memperluas kapasitas, jaringan kolaborasi, dan replikasi model pengembangan pariwisata berbasis masyarakat.<\/p>\n<p>Kegiatan sharing session ini turut dihadiri oleh ratusan peserta dari berbagai pemangku kepentingan pariwisata nasional yang terdiri dari perangkat daerah, pengelola desa wisata, komunitas pariwisata, akademisi, pelaku industri, UMKM, dan masyarakat umum.<\/p>\n<p>Asisten Deputi Peningkatan Kapasitas Masyarakat Kementerian Pariwisata, Ika Kusuma Permana Sari, dalam laporannya menyampaikan bahwa kegiatan ini merupakan kelanjutan dari Wonderful Indonesia Award 2025 sekaligus upaya memperluas praktik baik (best practices) para local heroes.<\/p>\n<p>Kegiatan dirancang untuk meningkatkan pengetahuan peserta terkait strategi pengembangan destinasi, penguatan jejaring antar pemangku kepentingan, dan replikasi inovasi di berbagai daerah.<\/p>\n<p>\u201cSemangat dan praktik baik para Pejuang Pariwisata 2025 diharapkan mampu mendorong lahirnya penggerak-penggerak pariwisata baru yang berdampak luas bagi masyarakat, lingkungan, dan masa depan pariwisata Indonesia,\u201d tambah Ika.<\/p>\n<p>Kegiatan sharing session menghadirkan tiga penerima penghargaan Wonderful Indonesia Award 2025 kategori Pejuang Pariwisata yaitu Muhammad Ikhwan AM (Sulawesi Selatan) \u2013 Penggerak Pengembangan Ekowisata Karst Rammang Rammang dan pelestarian budaya lokal; Ritno Kurniawan (Sumatra Barat) \u2013 Penggagas transformasi kawasan pembalakan liar menjadi destinasi wisata Nyarai; Rudi Hartono (Kalimantan Barat) \u2013 Inisiator konservasi mangrove berbasis digital di Desa Wisata Sungai Kupah.<\/p>\n<p>Para pejuang pariwisata tersebut menyampaikan pesan inspiratif kepada masyarakat yang menjadi landasan perjuangan mereka. Muhammad Ikhwan AM menegaskan bahwa setiap perubahan membutuhkan tindakan nyata. \u201cJika ingin memetik, menanamlah dan jika ingin menuai, berbuatlah,\u201d ujarnya.<\/p>\n<p>Sementara itu, Ritno Kurniawan mengingatkan bahwa alam adalah identitas bangsa. \u201cHutan itu sumber kehidupan dan peradaban, maka bila kita menjaga hutan, kita sedang merawat peradaban,\u201d kata Ritno ketika membagikan pengalamannya mengubah kawasan pembalakan liar menjadi destinasi wisata Nyarai.<\/p>\n<p>Pada kesempatan yang sama, Rudi Hartono menekankan pentingnya pariwisata yang humanis, berkelanjutan dan bertanggung jawab. \u201cPariwisata sejati adalah saat kita pergi akan membuat orang tersenyum, bukan menangis karena kepergian kita,\u201d katanya.<\/p>\n<p>Kegiatan sharing session ini turut dihadiri oleh ratusan peserta dari berbagai pemangku kepentingan pariwisata nasional yang terdiri dari perangkat daerah, pengelola desa wisata, komunitas pariwisata, akademisi, pelaku industri, UMKM, dan masyarakat umum.<\/p>\n<p>Menteri Pariwisata Widiyanti Putri Wardhana pada malam penganugerahan WIA 2025 sebelumnya menegaskan Wonderful Indonesia Awards tidak hanya menjadi ajang penghargaan, tetapi juga instrumen perubahan yang memperkuat kolaborasi seluruh pemangku kepentingan dalam memastikan arah pembangunan pariwisata nasional tetap berada di jalur yang benar.<\/p>\n<p>\u201cWonderful Indonesia Awards adalah cermin perjalanan bersama. Kita ingin memastikan pariwisata Indonesia tumbuh dengan arah yang tepat, kuat, dan berkelanjutan,\u201d ujar Menteri Pariwisata Widiyanti.<\/p>\n","protected":false},"excerpt":{"rendered":"<p>Jakarta, 10 Desember 2025 &#8211; Kementerian Pariwisata melalui Deputi Bidang Sumber Daya dan Kelembagaan menyelenggarakan sharing session Pemenang Wonderful Indonesia Award kategori Pejuang Pariwisata (Local Hero in Tourism) 2025. Deputi Bidang Sumber Daya dan Kelembagaan Kementerian Pariwisata, Martini M. Paham, dalam sambutannya secara daring, di Jakarta, Selasa (9\/12\/2025) menyampaikan bahwa para pejuang pariwisata merupakan pilar [&hellip;]<\/p>\n","protected":false},"author":1,"featured_media":41349,"comment_status":"closed","ping_status":"closed","sticky":false,"template":"","format":"standard","meta":{"footnotes":""},"categories":[84,123],"tags":[],"class_list":{"0":"post-41347","1":"post","2":"type-post","3":"status-publish","4":"format-standard","5":"has-post-thumbnail","7":"category-berita","8":"category-nasional"},"_links":{"self":[{"href":"https:\/\/indonesiatripnews.com\/jason\/wp\/v2\/posts\/41347","targetHints":{"allow":["GET"]}}],"collection":[{"href":"https:\/\/indonesiatripnews.com\/jason\/wp\/v2\/posts"}],"about":[{"href":"https:\/\/indonesiatripnews.com\/jason\/wp\/v2\/types\/post"}],"author":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/indonesiatripnews.com\/jason\/wp\/v2\/users\/1"}],"replies":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/indonesiatripnews.com\/jason\/wp\/v2\/comments?post=41347"}],"version-history":[{"count":1,"href":"https:\/\/indonesiatripnews.com\/jason\/wp\/v2\/posts\/41347\/revisions"}],"predecessor-version":[{"id":41350,"href":"https:\/\/indonesiatripnews.com\/jason\/wp\/v2\/posts\/41347\/revisions\/41350"}],"wp:featuredmedia":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/indonesiatripnews.com\/jason\/wp\/v2\/media\/41349"}],"wp:attachment":[{"href":"https:\/\/indonesiatripnews.com\/jason\/wp\/v2\/media?parent=41347"}],"wp:term":[{"taxonomy":"category","embeddable":true,"href":"https:\/\/indonesiatripnews.com\/jason\/wp\/v2\/categories?post=41347"},{"taxonomy":"post_tag","embeddable":true,"href":"https:\/\/indonesiatripnews.com\/jason\/wp\/v2\/tags?post=41347"}],"curies":[{"name":"wp","href":"https:\/\/api.w.org\/{rel}","templated":true}]}}