{"id":40497,"date":"2025-10-20T17:51:31","date_gmt":"2025-10-20T10:51:31","guid":{"rendered":"https:\/\/indonesiatripnews.com\/?p=40497"},"modified":"2025-10-20T22:42:45","modified_gmt":"2025-10-20T15:42:45","slug":"who-apresiasi-bintang-toedjoe-dalam-memajukan-produk-herbal-berkelas-global","status":"publish","type":"post","link":"https:\/\/indonesiatripnews.com\/gaya-hidup\/who-apresiasi-bintang-toedjoe-dalam-memajukan-produk-herbal-berkelas-global\/","title":{"rendered":"WHO Apresiasi Bintang Toedjoe dalam Memajukan Produk Herbal Berkelas Global"},"content":{"rendered":"<p><strong>JAKARTA, ITN<\/strong> \u2013 PT Kalbe Farma Tbk (Kalbe) melalui anak perusahaannya, PT<br \/>\nBintang Toedjoe menerima kunjungan dari International Regulatory Cooperation for Herbal<br \/>\nMedicines (WHO\u2013IRCH) dalam rangka The Sixteenth Annual Meeting of the World Health<br \/>\nOrganization di Jakarta.<\/p>\n<p>Pada kesempatan ini, WHO mengapresiasi Bintang Toedjoe yang telah menunjukkan komitmennya dalam pengembangan obat herbal modern. Kunjungan WHO yang juga didampingi Badan Pengawas Obat dan Makanan Republik Indonesia (BPOM RI) menjadi bukti dari komitmen Bintang Toedjoe untuk meningkatkan kontribusi dalam pengembangan obat berbahan alam di Indonesia.<\/p>\n<figure id=\"attachment_40499\" aria-describedby=\"caption-attachment-40499\" style=\"width: 700px\" class=\"wp-caption alignnone\"><img decoding=\"async\" class=\"wp-image-40499 size-full\" src=\"https:\/\/indonesiatripnews.com\/files\/2025\/10\/Foto-1-LR-e1760957454602.jpg\" alt=\"\" width=\"700\" height=\"467\"><figcaption id=\"caption-attachment-40499\" class=\"wp-caption-text\">(depan ki-ka) Deputi Bidang Pengawasan Obat Tradisional, Suplemen Kesehatan dan Kosmetik BPOM, Apt. Mohamad Kashuri, S.Si., M.Farm, Presiden Direktur PT Bintang Toedjoe, Fanny Kurniati, Presiden Direktur PT Kalbe Farma Tbk, Irawati Setiady, dan Kepala WHO\u2013IRCH, Dr. Kim Sungchol berfoto bersama seluruh delegasi WHO yang berkunjung ke pabrik Bintang Toedjoe yang asri di bilangan Cikarang Jawa Barat<\/figcaption><\/figure>\n<p>Melalui semangat \u201cFrom Nature to Science\u201d, Bintang Toedjoe menghadirkan inovasi produk,<br \/>\nseperti Bejo Jahe Merah dan Komix Herbal &#8211; wujud kearifan lokal yang kini diakui dunia.<\/p>\n<p>\u201cKunjungan ini menjadi bagian penting dari komitmen kita bersama untuk memperkuat<br \/>\nkolaborasi internasional dalam pengembangan dan standarisasi obat bahan alam yang<br \/>\nberbasis riset ilmiah. Sebagai bagian dari Kalbe Group, PT Bintang Toedjoe senantiasa<br \/>\nberkomitmen untuk menjalankan praktik produksi yang memenuhi standar nasional dan<br \/>\ninternasional. Seluruh fasilitas kami telah tersertifikasi CPOBAB (Cara Pembuatan Obat<br \/>\nBahan Alam yang Baik), ISO 9001, ISO 14001, dan ISO 45001,\u201d ujar Presiden Direktur PT<br \/>\nKalbe Farma Tbk, Irawati Setiady.<\/p>\n<p>Lebih lanjut, Irawati menyatakan bahwa pihaknya percaya bahwa sinergi antara pemerintah, industri, lembaga penelitian, akademisi dan organisasi internasional seperti WHO adalah kunci untuk membangun masa depan kesehatan yang lebih baik.<\/p>\n<p>Dengan dukungan dari WHO serta BPOM, pihaknya berharap dapat terus memperkuat sistem jaminan mutu, memperdalam riset ilmiah, dan memperluas kontribusi kami terhadap pengembangan produk herbal yang aman, efektif, dan berkelanjutan.<\/p>\n<p>Irawati juga menekankan bahwa Kalbe dan Bintang Toedjoe sangat menghargai perhatian<br \/>\ndan dukungan WHO serta BPOM. Dalam hal ini, terhadap penerapan Good Manufacturing<br \/>\nPractice for Herbal Medicine (GMP) atau CPOBAB atau CPOTB (Cara Pembuatan Obat<br \/>\nTradisional yang Baik) yang menjadi fondasi utama dalam setiap proses produksi.<\/p>\n<p>\u201cWHO\u2013IRCH berperan sebagai platform global untuk memperkuat kolaborasi dan<br \/>\nkonvergensi regulasi di bidang obat herbal. Kami sangat mengapresiasi kepemimpinan<br \/>\nIndonesia dan komitmen industrinya, khususnya PT Bintang Toedjoe, dalam memajukan<br \/>\nproduk obat herbal yang berkualitas tinggi,\u201d tutur Kepala WHO\u2013IRCH, Dr. Kim Sungchol.<\/p>\n<p>Apa yang dilakukan Bintang Toedjoe, juga mendapat dukungan penuh dari Badan Pengawas Obat dan Makanan (BPOM) Republik Indonesia. Deputi Bidang Pengawasan Obat<br \/>\nTradisional, Suplemen Kesehatan dan Kosmetik BPOM, Apt. Mohamad Kashuri, S.Si.,<br \/>\nM.Farm. Ia menyampaikan apresiasinya kepada Bintang Toedjoe atas terobosan dalam<br \/>\nmembangun ekosistem jahe merah yang komprehensif.<\/p>\n<p>\u201cKami menyampaikan apresiasi yang tulus kepada PT Bintang Toedjoe atas terobosan dalam membangun ekosistem jahe merah yang komprehensif, menampilkan komoditas herbal asli Indonesia. Inisiatif ini melibatkan kolaborasi aktif antara petani, sektor swasta, lembaga pendidikan, dan instansi pemerintah. Perusahaan telah berhasil melakukan pengembangan inovatif produk berbasis jahe merah yang kini telah dipasarkan secara global,\u201d kata Apt. Mohamad Kashuri, S.Si., M.Farm.<\/p>\n<p>Ia juga menjelaskan pentingnya peran WHO\u2013IRCH sebagai wadah kerja sama internasional<br \/>\nuntuk memperkuat kapasitas otoritas regulatori nasional di bidang obat herbal, serta mendukung WHO dalam memberikan rekomendasi kepada negara-negara anggotanya.<br \/>\n\u201cUpaya ini tidak hanya memastikan mutu, keamanan, dan khasiat obat herbal, tetapi juga<br \/>\nmendorong integrasi berbasis bukti ilmiah ke dalam sistem kesehatan nasional,\u201d tambahnya.<\/p>\n<p>Bintang Toedjoe pun telah bertransformasi menjadi salah satu industri herbal terdepan di<br \/>\nIndonesia yang berfokus pada pengembangan produk berbasis bahan alam yang teruji ilmiah dan aman dikonsumsi. \u201cKami juga mengembangkan ekosistem herbal jahe merah yang terintegrasi dari hulu ke hilir, mulai dari perbenihan, budidaya bersama petani binaan, proses pasca panen, ekstraksi dan destilasi, hingga riset dan komersialisasi produk. Langkah ini tidak hanya memastikan pasokan bahan baku berkualitas tinggi, tetapi juga mendukung keberlanjutan ekonomi masyarakat lokal,\u201d jelas Irawati.<\/p>\n<p>\u201cKehormatan bagi kami dapat menerima kunjungan WHO\u2013IRCH dan BPOM. Pengakuan ini<br \/>\nmenjadi bukti nyata atas komitmen PT Bintang Toedjoe untuk tetap konsisten dalam menjaga standar tertinggi dalam regulasi, mutu, dan inovasi berkelanjutan demi kemajuan industri obat herbal nasional. Kunjungan ini memperkuat semangat kami untuk terus berinovasi dan memenuhi standar global dalam pengembangan produk herbal yang aman, berkhasiat, dan halal bagi masyarakat dunia, seperti Bejo Jahe Merah dan Komix Herbal,\u201d tutur Presiden Direktur PT Bintang Toedjoe, Fanny Kurniati.<\/p>\n<p>Sementara itu, sebagai negara dengan keanekaragaman hayati terbesar di dunia, Indonesia memiliki potensi besar dalam pengembangan bahan alam seperti jahe merah yang menjadi fokus riset unggulan Bintang Toedjoe. WHO menilai potensi ini strategis dalam mendukung konsep \u201cLocal Wisdom for Global Health\u201d yang memanfaatkan bahan baku lokal menjadi produk herbal berstandar keamanan, khasiat, dan mutu global.<\/p>\n<p>Kunjungan site visit WHO\u2013IRCH ini diharapkan menjadi momentum penting dalam memperkuat peran Indonesia sebagai salah satu pusat pengembangan dan produksi obat<br \/>\nherbal berstandar internasional. Selain itu, juga menjadi forum pertukaran pengetahuan untuk memperkuat inovasi, keberlanjutan, dan daya saing global industri herbal nasional. (*)<\/p>\n","protected":false},"excerpt":{"rendered":"<p>JAKARTA, ITN \u2013 PT Kalbe Farma Tbk (Kalbe) melalui anak perusahaannya, PT Bintang Toedjoe menerima kunjungan dari International Regulatory Cooperation for Herbal Medicines (WHO\u2013IRCH) dalam rangka The Sixteenth Annual Meeting of the World Health Organization di Jakarta. Pada kesempatan ini, WHO mengapresiasi Bintang Toedjoe yang telah menunjukkan komitmennya dalam pengembangan obat herbal modern. Kunjungan WHO [&hellip;]<\/p>\n","protected":false},"author":1,"featured_media":40498,"comment_status":"closed","ping_status":"closed","sticky":false,"template":"","format":"standard","meta":{"footnotes":""},"categories":[73,74],"tags":[],"class_list":{"0":"post-40497","1":"post","2":"type-post","3":"status-publish","4":"format-standard","5":"has-post-thumbnail","7":"category-gaya-hidup","8":"category-kesehatan"},"_links":{"self":[{"href":"https:\/\/indonesiatripnews.com\/jason\/wp\/v2\/posts\/40497","targetHints":{"allow":["GET"]}}],"collection":[{"href":"https:\/\/indonesiatripnews.com\/jason\/wp\/v2\/posts"}],"about":[{"href":"https:\/\/indonesiatripnews.com\/jason\/wp\/v2\/types\/post"}],"author":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/indonesiatripnews.com\/jason\/wp\/v2\/users\/1"}],"replies":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/indonesiatripnews.com\/jason\/wp\/v2\/comments?post=40497"}],"version-history":[{"count":2,"href":"https:\/\/indonesiatripnews.com\/jason\/wp\/v2\/posts\/40497\/revisions"}],"predecessor-version":[{"id":40514,"href":"https:\/\/indonesiatripnews.com\/jason\/wp\/v2\/posts\/40497\/revisions\/40514"}],"wp:featuredmedia":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/indonesiatripnews.com\/jason\/wp\/v2\/media\/40498"}],"wp:attachment":[{"href":"https:\/\/indonesiatripnews.com\/jason\/wp\/v2\/media?parent=40497"}],"wp:term":[{"taxonomy":"category","embeddable":true,"href":"https:\/\/indonesiatripnews.com\/jason\/wp\/v2\/categories?post=40497"},{"taxonomy":"post_tag","embeddable":true,"href":"https:\/\/indonesiatripnews.com\/jason\/wp\/v2\/tags?post=40497"}],"curies":[{"name":"wp","href":"https:\/\/api.w.org\/{rel}","templated":true}]}}