{"id":40189,"date":"2025-09-30T23:53:17","date_gmt":"2025-09-30T16:53:17","guid":{"rendered":"https:\/\/indonesiatripnews.com\/?p=40189"},"modified":"2025-10-02T06:51:08","modified_gmt":"2025-10-01T23:51:08","slug":"kuweh-sisir-jadoel-karya-legendaris-desainer-kebaya-anne-avantie-hadir-di-pameran-inacraft","status":"publish","type":"post","link":"https:\/\/indonesiatripnews.com\/perjalanan-wisata\/kuliner\/kuweh-sisir-jadoel-karya-legendaris-desainer-kebaya-anne-avantie-hadir-di-pameran-inacraft\/","title":{"rendered":"Kuweh Sisir Jadoel Karya Legendaris Desainer Kebaya Anne Avantie Hadir di Pameran INACRAFT"},"content":{"rendered":"<p><strong>JAKARTA, ITN-<\/strong>\u00a0 Roti Sisir biasanya dikenal sebagai camilan nostalgia yang harganya ramah di kantong sekitar Rp10.000 \u2013 Rp 15.000 per bungkus.<\/p>\n<p>Namun tidak dengan yang satu ini, \u201cKuweh Sisir Jadoel by Bunda Anne Avantie\u201d yang di klaim sebagai Kue Sisir premium ini jadi pembicaraan hangat warganet setelah dicicipi suami Bunda Maia, Irwan Mussry dan juga setelah di review Food Vlogger &amp; Content Creator Nanakoot yang membuat roti ini disebut \u201cSultan\u201d.<\/p>\n<p>Buat penikmat &#8220;Kuweh Sisir Jadoel Bunda Anne Avantie&#8221;, tak perlu jauh-jauh beli ke Semarang karena bisa didapatkan di pameran INACRAFT yang berlangsung lima hari pada 1-5 Oktober di JICC (Jakarta International Convention Center).<\/p>\n<figure id=\"attachment_40191\" aria-describedby=\"caption-attachment-40191\" style=\"width: 700px\" class=\"wp-caption aligncenter\"><img decoding=\"async\" class=\"size-full wp-image-40191\" src=\"https:\/\/indonesiatripnews.com\/files\/2025\/09\/WhatsApp-Image-2025-09-30-at-11.32.18-PM-e1759250360525.jpeg\" alt=\"\" width=\"700\" height=\"415\"><figcaption id=\"caption-attachment-40191\" class=\"wp-caption-text\">Anne Avantie dengan Kuweh Sisir Jadoel di Toko Kue Jadoel yang berada di Paviliun D&#8217;Kambodja yang kini menjadi salah satu destinasi wisata kuliner di Indonesia. (Foto. dok. instagram @anneavantieheart).<\/figcaption><\/figure>\n<p>\u201cKetika bicara tentang Anna Avantie, orang bicara tentang batik, tapi hidup itu ada saatnya, masanya, waktunya.\u00a0<em>Nah<\/em>\u2019 sekarang waktunya saya dalam mengembangkan industri di bidang kuliner Kue Sisir yang sedang viral,\u201d ujar Anne Avantie kepada <em><a href=\"http:\/\/indonesiatripnews.com\/\" data-saferedirecturl=\"https:\/\/www.google.com\/url?q=http:\/\/indonesiatripnews.com&amp;source=gmail&amp;ust=1759333375371000&amp;usg=AOvVaw32AQgxAr-fgBe3VQMcTn9r\">indonesiatripnews.com<\/a>\u00a0<\/em>saat ditemui setelah acara Press Conference pameran INACRAFT di\u00a0 JICC, Selasa (30\/9\/2025).<\/p>\n<p>Baca juga:<a href=\"https:\/\/indonesiatripnews.com\/berita\/metropolitan\/inacraft-october-2025-volume-4-youthpreneurs-mengusung-tema-craft-culture-and-future\/\">https:\/\/indonesiatripnews.com\/berita\/metropolitan\/inacraft-october-2025-volume-4-youthpreneurs-mengusung-tema-craft-culture-and-future\/<\/a><\/p>\n<p>Setelah belasan tahun tidak muncul di INACRAFT menurutnya ia hadir untuk ikut mengambil bagian sebagai seorang perempuan yang berani mengambil risiko, berani berjuang sehingga memulai industri \u00a0baru, \u2018mengembangkan sayap\u2019 dalam hal ini \u2018bukan banting stir\u2019 namun mengembangkan sayap untuk menjadi berkat bagi ratusan karyawan dan juga memberikan sebuah wacana dan sebuah inspirasi bagi banyak orang.<\/p>\n<p>Anne Avantie berani merambah ke dunia lain. ketika dunia fashion saat pasca pandemi membuatnya benar-benar runtuh dan jatuh (terpuruk), sehingga ia harus berani membangun dengan perjuangan baru di bidang yang lain, dan ternyata Kue Sisir menjadi berkat baginya.<\/p>\n<p>\u201cJadi saya hadir disini dengan mengusung brand Kuweh Sisir Jadoel Anne Avantie dan yang terpenting adalah bukan bagaimana kami berjualan hari ini, tapi yang terpenting adalah bagaimana saya sebagai pelaku UMKM yang terus berkembang, berani untuk bertahan dan mengembangkan sehingga industri ini akhirnya menjadi saluran berkat,\u201d ungkapnya.<\/p>\n<p>Menurutnya kalau berjualan tentu semua orang bisa, tetapi di INACRAFT ini ia ingin berbagi buat semuanya bahwa segala kemungkinan itu bisa terjadi dan ketika kita inovasi, percaya ada industri yang bisa dikembangkan dan ternyata melalui Kue Sisirnya kembali bisa mendapatkan suatu berkat.<\/p>\n<p>\u201cSupaya berkat ini bisa bersemi. bisa memberkati yang lain untuk mereka-mereka yang terpuruk di satu bidang mereka bisa mengembangkan bidang yang lain tetapi tetap menjadi seorang desainer bukan berarti tidak menjadi desainer,\u201d ujarnya.<\/p>\n<p>Mengapa Kue Sisir yang dipilih, Anne mengatakan itu anugrah Tuhan. \u201cPerjalanan caranya Gusti Allah menolong saya, karena saya juga hanya lulus SMP, jadi pintarnya hanya bisa jahit, masak, bikin kue, dan melalui itu orang-orang yang tidak mempunyai kemampuan seperti saya yang sekolahnya tidak panjang, tidak tinggi, tidak punya gelar kesarjanaan juga bisa mencontoh bahwa Anne Avantie bisa berhasil bukan karena ia pintar tetapi ia pejuang tangguh, sama dengan yang lain, sama dengan kamu juga,\u201d ungkapnya.<\/p>\n<figure id=\"attachment_40187\" aria-describedby=\"caption-attachment-40187\" style=\"width: 700px\" class=\"wp-caption aligncenter\"><img decoding=\"async\" class=\"size-full wp-image-40187\" src=\"https:\/\/indonesiatripnews.com\/files\/2025\/09\/WhatsApp-Image-2025-09-30-at-10.51.26-PM-e1759247709867.jpeg\" alt=\"\" width=\"700\" height=\"525\"><figcaption id=\"caption-attachment-40187\" class=\"wp-caption-text\">Anne Avantie (tengah) foto bersama selesai press conference pameran INACRAFT di JICC, Selasa (30\/9\/2025). Foto. Dok. Indonesiatripnews.com<\/figcaption><\/figure>\n<p>Kembali Anne menegaskan bahwa Kue Sisir itu sebuah perjalanan waktu dimana perjalanan itu akhirnya Kue Sisir\u00a0<em>booming<\/em>. Kue Sisir itu adalah bagaimana menjadi produk yang hidup dan menghidupi. \u201cKuweh Sisir Jadoel ini hanya ada di Paviliun D&#8217;Kambodja yang kini menjadi salah satu destinasi wisata kuliner di Indonesia yang di dalamnya ada Toko Kue Jadoel, Kuweh Sisir. Ada yang bertanya ini kuenya selebriti, saya mengatakan bukan, tetapi ini Kuweh Sisir yang sudah berjalan lima tahun tidak <em>booming-booming<\/em> dan baru sekarang <em>booming<\/em>,\u201d tegas Anne.<\/p>\n<p>Anne mengatakan, \u201cYang membedakan Kuweh Sisir Anne Avantie dengan Kue Sisir lainnya, yakni Kuweh Sisir Anne Avantie jadul, menggunakan resep kuno, dan yang pasti ada yang membawa, dan yang membawa itu adalah saya yang semata-mata bukan hanya public figure tetapi ada brandnya, dan yang penting buat pengusaha jangan takut mencari popularitas, karena itu penting selama itu benar\u201d.<\/p>\n<p>Di pameran INACRAFT Kuweh Sisir Jadoel Anne Avantie menempati booth Mezanin Plenary\u00a0 13-14. Anne Avantie juga akan \u00a0berbagi inspirasi di sesi talkshow \u201cWanita Mandiri, Mandiri Bersama Mandiri\u201d.<\/p>\n<p>Menurut Anne, harga Kuweh Sisir Jadoel premiun Anne Avantie dengan lima varian rasa; ori, cokelat, keju, moka, dan pandan ini dijual dengan harga Rp125 ribu &#8211; Rp135ribu per box isi 5-6 pcs. <strong>(evi)<\/strong><\/p>\n<table>\n<tbody>\n<tr>\n<td><\/td>\n<td><\/td>\n<\/tr>\n<\/tbody>\n<\/table>\n","protected":false},"excerpt":{"rendered":"<p>JAKARTA, ITN-\u00a0 Roti Sisir biasanya dikenal sebagai camilan nostalgia yang harganya ramah di kantong sekitar Rp10.000 \u2013 Rp 15.000 per bungkus. Namun tidak dengan yang satu ini, \u201cKuweh Sisir Jadoel by Bunda Anne Avantie\u201d yang di klaim sebagai Kue Sisir premium ini jadi pembicaraan hangat warganet setelah dicicipi suami Bunda Maia, Irwan Mussry dan juga [&hellip;]<\/p>\n","protected":false},"author":1,"featured_media":40190,"comment_status":"closed","ping_status":"closed","sticky":false,"template":"","format":"standard","meta":{"footnotes":""},"categories":[65,1],"tags":[],"class_list":{"0":"post-40189","1":"post","2":"type-post","3":"status-publish","4":"format-standard","5":"has-post-thumbnail","7":"category-kuliner","8":"category-perjalanan-wisata"},"_links":{"self":[{"href":"https:\/\/indonesiatripnews.com\/jason\/wp\/v2\/posts\/40189","targetHints":{"allow":["GET"]}}],"collection":[{"href":"https:\/\/indonesiatripnews.com\/jason\/wp\/v2\/posts"}],"about":[{"href":"https:\/\/indonesiatripnews.com\/jason\/wp\/v2\/types\/post"}],"author":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/indonesiatripnews.com\/jason\/wp\/v2\/users\/1"}],"replies":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/indonesiatripnews.com\/jason\/wp\/v2\/comments?post=40189"}],"version-history":[{"count":5,"href":"https:\/\/indonesiatripnews.com\/jason\/wp\/v2\/posts\/40189\/revisions"}],"predecessor-version":[{"id":40198,"href":"https:\/\/indonesiatripnews.com\/jason\/wp\/v2\/posts\/40189\/revisions\/40198"}],"wp:featuredmedia":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/indonesiatripnews.com\/jason\/wp\/v2\/media\/40190"}],"wp:attachment":[{"href":"https:\/\/indonesiatripnews.com\/jason\/wp\/v2\/media?parent=40189"}],"wp:term":[{"taxonomy":"category","embeddable":true,"href":"https:\/\/indonesiatripnews.com\/jason\/wp\/v2\/categories?post=40189"},{"taxonomy":"post_tag","embeddable":true,"href":"https:\/\/indonesiatripnews.com\/jason\/wp\/v2\/tags?post=40189"}],"curies":[{"name":"wp","href":"https:\/\/api.w.org\/{rel}","templated":true}]}}