{"id":35036,"date":"2024-09-24T07:32:28","date_gmt":"2024-09-24T00:32:28","guid":{"rendered":"https:\/\/indonesiatripnews.com\/?p=35036"},"modified":"2024-09-24T07:36:03","modified_gmt":"2024-09-24T00:36:03","slug":"kemenparekraf-dorong-desa-wisata-di-ntb-promosi-digital-melalui-beti-dewi","status":"publish","type":"post","link":"https:\/\/indonesiatripnews.com\/berita\/wisata\/kemenparekraf-dorong-desa-wisata-di-ntb-promosi-digital-melalui-beti-dewi\/","title":{"rendered":"Kemenparekraf Dorong Desa Wisata di NTB Promosi Digital Melalui Beti Dewi"},"content":{"rendered":"<p><strong>LOMBOK, ITN<\/strong> &#8211; Kementerian Pariwisata dan Ekonomi Kreatif\/Badan Pariwisata dan Ekonomi Kreatif (Kemenparekraf\/Baparekraf) mendorong promosi secara digital bagi desa wisata di Nusa Tenggara Barat (NTB) melalui kegiatan \u201cBeli Kreatif Desa Wisata (Beti Dewi).<\/p>\n<p>Kegiatan yang diselenggarakan di Desa Wisata Sasak Ende, Kabupaten Lombok Tengah, pada 22-23 September 2024 ini memberikan pelatihan dan pendampingan bagi pengelola desa wisata di NTB dalam pembuatan paket wisata, produk ekonomi kreatif, serta onboarding ke online travel agent (OTA) mitra Kemenparekraf.<\/p>\n<figure id=\"attachment_35039\" aria-describedby=\"caption-attachment-35039\" style=\"width: 700px\" class=\"wp-caption alignnone\"><img decoding=\"async\" class=\"wp-image-35039 size-full\" src=\"https:\/\/indonesiatripnews.com\/files\/2024\/09\/DE2-e1727137899281.jpeg\" alt=\"\" width=\"700\" height=\"466\"><figcaption id=\"caption-attachment-35039\" class=\"wp-caption-text\">Deputi Bidang Pemasaran, Ni Made Ayu Marthini dalam kegiatan \u201cBeli Kreatif Desa Wisata (Beti Dewi) yang diadakan di Desa Wisata Sasak Ende, Kabupaten Lombok Tengah, (23\/9\/2024).<\/figcaption><\/figure>\n<p>Menteri Pariwisata dan Ekonomi Kreatif\/Badan Pariwisata dan Ekonomi Kreatif (Menparekraf\/Kabaparekraf) Sandiaga Salahuddin Uno dalam keterangannya, Senin (23\/09\/2024), mengatakan bahwa kegiatan ini merupakan komitmen dari Kemenparekraf mendorong pelaku industri pariwisata dan ekonomi kreatif untuk terus melakukan adaptasi, inovasi, dan kolaborasi dalam rangka mengembangkan produk pariwisata dan ekonomi kreatif yang berkualitas.<\/p>\n<p>\u201cJadi desa wisata dapat memaksimalkan potensi pariwisatanya, sekaligus memasarkan produk ekonomi kreatif. Wisatawan tidak hanya sekadar berkunjung ke desa wisata, tapi juga belanja produk ekrafnya,\u201d kata Menparekraf Sandiaga.<\/p>\n<p>Deputi Bidang Pemasaran, Ni Made Ayu Marthini, mengatakan dengan adanya kegiatan ini diharapkan para pengelola desa wisata di NTB dapat meningkatkan kemampuan untuk membuat paket wisata yang menarik dan beragam, serta melakukan promosi paket wisata desa secara digital.<\/p>\n<p>\u201cHarapannya, pengelola desa wisata mampu memperluas jangkauan promosi paket dan produk wisata, sehingga meningkatkan kunjungan wisatawan ke desa wisata,\u201d kata Made.<\/p>\n<p>Kegiatan ini diikuti oleh 10 desa wisata dari NTB, yaitu Desa Wisata Loang Baloq, Desa Wisata Sesaot, Desa Wisata Bonjeruk, Desa Wisata Sukarara, Desa Wisata Rembitan, Desa Wisata sasak Ende, Desa Wisata Penujak, Desa Wisata Loyok serta Desa Wisata Setanggor.<\/p>\n<p>Untuk pelatihan, Kemenparekraf berkolaborasi dengan mitra OTA, yaitu Atourin, Mister Aladin, tiketcom, Djalanincom, Traveloka, dan Surakarta Walking Tour untuk memberikan pendampingan dalam pembuatan paket wisata yang menarik serta promosi paket wisata desa secara digital.<\/p>\n","protected":false},"excerpt":{"rendered":"<p>LOMBOK, ITN &#8211; Kementerian Pariwisata dan Ekonomi Kreatif\/Badan Pariwisata dan Ekonomi Kreatif (Kemenparekraf\/Baparekraf) mendorong promosi secara digital bagi desa wisata di Nusa Tenggara Barat (NTB) melalui kegiatan \u201cBeli Kreatif Desa Wisata (Beti Dewi). Kegiatan yang diselenggarakan di Desa Wisata Sasak Ende, Kabupaten Lombok Tengah, pada 22-23 September 2024 ini memberikan pelatihan dan pendampingan bagi pengelola [&hellip;]<\/p>\n","protected":false},"author":1,"featured_media":35038,"comment_status":"closed","ping_status":"closed","sticky":false,"template":"","format":"standard","meta":{"footnotes":""},"categories":[124],"tags":[],"class_list":{"0":"post-35036","1":"post","2":"type-post","3":"status-publish","4":"format-standard","5":"has-post-thumbnail","7":"category-wisata"},"_links":{"self":[{"href":"https:\/\/indonesiatripnews.com\/jason\/wp\/v2\/posts\/35036","targetHints":{"allow":["GET"]}}],"collection":[{"href":"https:\/\/indonesiatripnews.com\/jason\/wp\/v2\/posts"}],"about":[{"href":"https:\/\/indonesiatripnews.com\/jason\/wp\/v2\/types\/post"}],"author":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/indonesiatripnews.com\/jason\/wp\/v2\/users\/1"}],"replies":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/indonesiatripnews.com\/jason\/wp\/v2\/comments?post=35036"}],"version-history":[{"count":2,"href":"https:\/\/indonesiatripnews.com\/jason\/wp\/v2\/posts\/35036\/revisions"}],"predecessor-version":[{"id":35040,"href":"https:\/\/indonesiatripnews.com\/jason\/wp\/v2\/posts\/35036\/revisions\/35040"}],"wp:featuredmedia":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/indonesiatripnews.com\/jason\/wp\/v2\/media\/35038"}],"wp:attachment":[{"href":"https:\/\/indonesiatripnews.com\/jason\/wp\/v2\/media?parent=35036"}],"wp:term":[{"taxonomy":"category","embeddable":true,"href":"https:\/\/indonesiatripnews.com\/jason\/wp\/v2\/categories?post=35036"},{"taxonomy":"post_tag","embeddable":true,"href":"https:\/\/indonesiatripnews.com\/jason\/wp\/v2\/tags?post=35036"}],"curies":[{"name":"wp","href":"https:\/\/api.w.org\/{rel}","templated":true}]}}