{"id":35008,"date":"2024-09-22T16:51:47","date_gmt":"2024-09-22T09:51:47","guid":{"rendered":"https:\/\/indonesiatripnews.com\/?p=35008"},"modified":"2024-09-22T16:57:11","modified_gmt":"2024-09-22T09:57:11","slug":"berkenalan-dengan-citarasa-anggur-khas-australia-barat-kelezatan-yang-tiada-tara","status":"publish","type":"post","link":"https:\/\/indonesiatripnews.com\/berita\/wisata\/berkenalan-dengan-citarasa-anggur-khas-australia-barat-kelezatan-yang-tiada-tara\/","title":{"rendered":"Berkenalan dengan Citarasa Anggur Khas Australia Barat, Kelezatan yang Tiada Tara"},"content":{"rendered":"<p><strong>JAKARTA, ITN<\/strong>\u00a0&#8211; Margaret River, salah satu kawasan penghasil anggur termuda di dunia, telah menjadi penghasil <em>Cabernet Sauvignon<\/em> dan <em>Chardonnay<\/em> kelas dunia, menyaingi anggur merah dari wilayah Bordeaux, Prancis.<\/p>\n<p>Rumah bagi 200 kilang dan 100 pergudangan anggur, kota kecil yang berjarak hanya 3 jam dari Perth ini berhasil meraih <em>Top 50 Best in Show <\/em>di Decanter World Wine Awards 2023, kompetisi anggur terkemuka di dunia.<\/p>\n<p>Industri <em>wine<\/em> di Margaret River merupakan yang termuda di Australia, tapi kilang anggur di kota kecil ini telah memproduksi sampai 25% dari total produksi anggur kelas premium di Australia.<\/p>\n<p><em>Wine<\/em> jenis <em>Chardonnay<\/em> dan <em>Cabernet Sauvignon<\/em> dari Margaret River telah diakui kualitasnya oleh para <em>sommelier<\/em> dunia, menempatkannya setara dengan produksi dari kawasan penghasil anggur lainnya seperti Burgundy, Bordeaux, dan Napa Valley.<\/p>\n<p>Kebun anggur komersil modern di Margaret River pertama kali hadir pada tahun 1967 di Vasse Felix, awalnya memproduksi <em>Cabernet Sauvignon<\/em> dan <em>Malbec <\/em>sebelum diikuti dengan perkembangan <em>Chardonnay<\/em> di Leeuwin Estate, Cullen Wines, dan Moss Wood pada 1976.<\/p>\n<p>Pada dekade \u201980-an, Industri anggur di Margaret River mulai mendapat pengakuan dunia, terutama untuk jenis <em>wine Chardonnay<\/em> dan <em>Cabernet Sauvignon<\/em>.<\/p>\n<figure id=\"attachment_35010\" aria-describedby=\"caption-attachment-35010\" style=\"width: 700px\" class=\"wp-caption alignnone\"><img decoding=\"async\" class=\"wp-image-35010 size-full\" src=\"https:\/\/indonesiatripnews.com\/files\/2024\/09\/Fraser-Gallop-Winery-Margaret-River-scaled-e1726998663606.jpg\" alt=\"\" width=\"700\" height=\"467\"><figcaption id=\"caption-attachment-35010\" class=\"wp-caption-text\">Fraser Gallop Winery, Margaret River<\/figcaption><\/figure>\n<p>Unggulnya <em>wine<\/em> produksi Margaret River tak lepas dari pengaruh kondisi alam dan iklimnya. Berdiri di atas salah satu daratan tertua di Bumi, wilayah ini memiliki lahan dengan daya serap air yang rendah serta dipenuhi kandungan nutrisi yang memadai untuk menghasilkan tanaman anggur yang matang sempurna.<\/p>\n<p>Dipadukan dengan iklim unik yang disebabkan oleh lokasi geografisnya, para <em>winemaker <\/em>di Margaret River kemudian dapat menciptakan rasa anggur yang tiada duanya.<\/p>\n<p>Dengan lokasinya yang berdekatan dengan benua Asia dan Amerika, hasil anggur dari Margaret River telah banyak diekspor ke berbagai negara seperti Inggris, Amerika Serikat, Kanada, Singapura dan Hong Kong.<\/p>\n<p>Margaret River mengajak para pecinta anggur, wisatawan, dan para pebisnis untuk datang dan mencicipi anggur yang menakjubkan dari industri anggur Margaret River di Pair\u2019d Margaret River, perhelatan <em>wine and dine <\/em>yang berlangsung pada 14\u201417 November 2024. Festival ini memiliki berbagai program menarik yang memadukan makanan lezat, <em>wine<\/em> berkualitas, dan pertunjukan seni yang menghibur.<\/p>\n<p>Untuk informasi lebih lanjut mengenai program Pair&#8217;d Margaret River dan tiket festival ini, Anda dapat mengunjungi https:\/\/pairdmargaretriver.com\/.<\/p>\n<p>&nbsp;<\/p>\n<p>&nbsp;<\/p>\n","protected":false},"excerpt":{"rendered":"<p>JAKARTA, ITN\u00a0&#8211; Margaret River, salah satu kawasan penghasil anggur termuda di dunia, telah menjadi penghasil Cabernet Sauvignon dan Chardonnay kelas dunia, menyaingi anggur merah dari wilayah Bordeaux, Prancis. Rumah bagi 200 kilang dan 100 pergudangan anggur, kota kecil yang berjarak hanya 3 jam dari Perth ini berhasil meraih Top 50 Best in Show di Decanter [&hellip;]<\/p>\n","protected":false},"author":1,"featured_media":35009,"comment_status":"closed","ping_status":"closed","sticky":false,"template":"","format":"standard","meta":{"footnotes":""},"categories":[124,87],"tags":[],"class_list":{"0":"post-35008","1":"post","2":"type-post","3":"status-publish","4":"format-standard","5":"has-post-thumbnail","7":"category-wisata","8":"category-internasional"},"_links":{"self":[{"href":"https:\/\/indonesiatripnews.com\/jason\/wp\/v2\/posts\/35008","targetHints":{"allow":["GET"]}}],"collection":[{"href":"https:\/\/indonesiatripnews.com\/jason\/wp\/v2\/posts"}],"about":[{"href":"https:\/\/indonesiatripnews.com\/jason\/wp\/v2\/types\/post"}],"author":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/indonesiatripnews.com\/jason\/wp\/v2\/users\/1"}],"replies":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/indonesiatripnews.com\/jason\/wp\/v2\/comments?post=35008"}],"version-history":[{"count":1,"href":"https:\/\/indonesiatripnews.com\/jason\/wp\/v2\/posts\/35008\/revisions"}],"predecessor-version":[{"id":35011,"href":"https:\/\/indonesiatripnews.com\/jason\/wp\/v2\/posts\/35008\/revisions\/35011"}],"wp:featuredmedia":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/indonesiatripnews.com\/jason\/wp\/v2\/media\/35009"}],"wp:attachment":[{"href":"https:\/\/indonesiatripnews.com\/jason\/wp\/v2\/media?parent=35008"}],"wp:term":[{"taxonomy":"category","embeddable":true,"href":"https:\/\/indonesiatripnews.com\/jason\/wp\/v2\/categories?post=35008"},{"taxonomy":"post_tag","embeddable":true,"href":"https:\/\/indonesiatripnews.com\/jason\/wp\/v2\/tags?post=35008"}],"curies":[{"name":"wp","href":"https:\/\/api.w.org\/{rel}","templated":true}]}}