{"id":3169,"date":"2016-11-23T06:37:22","date_gmt":"2016-11-22T23:37:22","guid":{"rendered":"https:\/\/indonesiatripnews.com\/?p=3169"},"modified":"2016-11-23T09:56:18","modified_gmt":"2016-11-23T02:56:18","slug":"3169","status":"publish","type":"post","link":"https:\/\/indonesiatripnews.com\/berita\/3169\/","title":{"rendered":"Kemenpar Lakukan MoU untuk Pengembangan Pariwisata Berkelanjutan"},"content":{"rendered":"<p style=\"text-align: justify;\"><strong>JAKARTA, ITN-<\/strong> DEPUTI Bidang\u00a0 Pengembangan Destinasi dan Industri Pariwisata Dadang Rizki Ratman bersama Walikota dan Bupati se-Provinsi Bali (PemkotDenpasar; Pemkab Gianyar; Pemkab Bangli; Pemkab Buleleng; Pemkab Tabanan; Pemkab Jembrana; Pemkab Badung; Pemkab Karangasem; dan Pemkab Klungkung) membuat komitmen bersama\u00a0 untuk menyatakan dan menghormati tanggungjawab dalam mewujudkan pembangunan destinasi pariwisata berkelanjutan di masing-masing wilayah administratif.<\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\">Kementerian Pariwisata (Kemenpar) melakukan kesepakatan bersama untuk mengembangkan pariwisata berkelanjutan di Kota Denpasar, Bali dan, Kabupten Samosir, Sumatara Utara (Sumut).<\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\"><img decoding=\"async\" class=\"alignnone size-medium wp-image-3177\" src=\"https:\/\/indonesiatripnews.com\/files\/2016\/11\/000000000a2-300x199.jpg\" alt=\"000000000a2\" width=\"300\" height=\"199\" \/>Penandatangan kesepatakan bersama di Kota Denpasar dilakukan oleh\u00a0 Deputi Bidang Pengembangan Destinasi dan Industri Pariwisata Kemenpar Dadang Rizki Ratman dengan Walikota\u00a0 Denpasar, I.B. Rai Dharmawijaya Mantra dan Rektor Universitas Udayana Ketut Suastika, sedangkan kesepakatan bersama untuk mengembangkan pariwisata berkelanjutan di Kabupten Samosir dilakukan DadangRizki Ratman dengan Bupati Samosir Rapidin Simbolon dan Rektor Universitas Sumatera Utara Runtung Sitepu.<\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\">Menpar Arief Yahya mengatakan, kesepakatan dan komitmen bersama dalam mengembangan pariwisata berkelanjutan yang ditandatangani hari ini mempunyai arti penting dalam kepariwisataan nasional ke depan, hal ini sebagaimana diamanatkan dalam Undang-Undang Nomor 10 tahun 2009 tentang Kepariwisataan dan Peraturan Presiden Nomor 64 tahun 2014 tentang koordinasi strategis lintas sektor penyelenggaraan kepariwisataan.<\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\">Dalam UU No.10\/2009 telah diamanatkan\u00a0 perlu upaya untuk meningkatkan kontribusi pariwisata terhadap pengembangan ekonomi, kesejahteraan masyarakat, penguatan nilai-nilai sosial dan budaya, serta pelestarian lingkungan,\u00a0 sedangkan dalam PP No.64\/2014 disebutkan\u00a0 perlu upaya nyata untuk mewujudkan dan memperkuat koordinasi dan sinergitas antara sektor pariwisata dengan pemerintah daerah dan akademisi dalam mendorong percepatan pengembangan pariwisata berkelanjutan.<\/p>\n<p>Pengembangan pariwisata berkelanjutan\u00a0 di Kota Denpasar\u00a0 mempunyai nilai\u00a0 penting dalam meningkatkan kualitas dan\u00a0 kunjungan wisatawan ke Bali. Great Bali merupakan mesin pencetak wisman karena kontribusinya mencapai\u00a0 40% secara nasional.\u00a0 Begitu pula Kabupaten Samosir, Toba yang ditetapkan sebagai 10 destinasi prioritas atau sebagai \u201c10 Bali Baru\u201d, ke depan akan memberikan kontribusi yang signifikan terhadap kunjungan wisman.<\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\">\u201cPengembangan pariwisata berkelanjutan mempunyai nilai strategis dalam memenangkan persaingan global dan menjadi isu internasional.\u00a0 Badan Pariwisata Dunia (UNWTO) menetapkan bahwa pembangunan kepariwisataan adalah pembangunan yang bertanggung jawab dan berkelanjutan (sustainable and responsible tourism),\u201d ujar Dadang Rizki Ratman disela acara peluncuran Denpasar Festival 2016 di Jakarta, Selasa malam (22\/11\/16).<\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\">Ia mengatakan, \u201cPariwisata semakin inklusif\u00a0 memberikan kebanggaan bagi rakyat Indonesia akan kekayaan alam dan budaya yang kita miliki yang dapat menumbuhkan semangat untuk melestarikannya.\u00a0 Artinya, pariwisata semakin dilestarikan, semakin mensejahterakan\u201d.<\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\"><img decoding=\"async\" class=\"alignnone size-medium wp-image-3179\" src=\"https:\/\/indonesiatripnews.com\/files\/2016\/11\/000000000a3-300x199.jpg\" alt=\"000000000a3\" width=\"300\" height=\"199\" \/>Menurut, Dadang sektor pariwisata telah menjadi leading sector\u00a0 dengan menyumbang 10% PDB nasional; kontribusi devisa pariwisata sebesar 9,3% dengan pertumbuhan sebesar 13% serta menciptakan 9,8 juta lapangan kerja atau 8,4% secara nasional dan menempati urutan ke-4 dari seluruh sektor industri, serta\u00a0 pencipta lapangan kerja termurah sebesar US$ 5.000\/satu pekerjaan, sedangkan industri lain\u00a0 rata-rata US$ 100.000 \/satu pekerjaan.<\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\">Dalam kesepakatan bersama tersebut ruang lingkupnya\u00a0 antara lain meliputi; peningkatan kualitas sumber daya manusia (SDM) bidang pariwisata;\u00a0 peningkatan kualitas penelitian dan pengembangan informasi pariwisata berkelanjutan; perencanaan dan pengembangan program pariwisata berkelanjutan; penerapan destinasi berkelanjutan; observasi pariwisata berkelanjutan; dan sertifikasi pariwisata berkelanjutan.<\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\">Sebagai komitmen bersama antara Kemenpar dengan Pemkot\/Pemkab se-Provinsi Bali dalam implementasi menyelenggarakan pembangunan destinasi pariwisata berkelanjutan yang meliputi aspek perencanaan; penyelenggaraan dan peningkatan kualitas destinasi pariwisata; serta mempersiapkan destinasi pariwisata sesuai dengan kriteria dan indikator pembangunan destinasi pariwisata berkelanjutan secara global.<strong> (*\/evi)<\/strong><\/p>\n","protected":false},"excerpt":{"rendered":"<p>JAKARTA, ITN- DEPUTI Bidang\u00a0 Pengembangan Destinasi dan Industri Pariwisata Dadang Rizki Ratman bersama Walikota dan Bupati se-Provinsi Bali (PemkotDenpasar; Pemkab Gianyar; Pemkab Bangli; Pemkab Buleleng; Pemkab Tabanan; Pemkab Jembrana; Pemkab Badung; Pemkab Karangasem; dan Pemkab Klungkung) membuat komitmen bersama\u00a0 untuk menyatakan dan menghormati tanggungjawab dalam mewujudkan pembangunan destinasi pariwisata berkelanjutan di masing-masing wilayah administratif. Kementerian [&hellip;]<\/p>\n","protected":false},"author":1,"featured_media":3176,"comment_status":"closed","ping_status":"open","sticky":false,"template":"","format":"standard","meta":{"footnotes":""},"categories":[84,124],"tags":[],"class_list":{"0":"post-3169","1":"post","2":"type-post","3":"status-publish","4":"format-standard","5":"has-post-thumbnail","7":"category-berita","8":"category-wisata"},"_links":{"self":[{"href":"https:\/\/indonesiatripnews.com\/jason\/wp\/v2\/posts\/3169","targetHints":{"allow":["GET"]}}],"collection":[{"href":"https:\/\/indonesiatripnews.com\/jason\/wp\/v2\/posts"}],"about":[{"href":"https:\/\/indonesiatripnews.com\/jason\/wp\/v2\/types\/post"}],"author":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/indonesiatripnews.com\/jason\/wp\/v2\/users\/1"}],"replies":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/indonesiatripnews.com\/jason\/wp\/v2\/comments?post=3169"}],"version-history":[{"count":0,"href":"https:\/\/indonesiatripnews.com\/jason\/wp\/v2\/posts\/3169\/revisions"}],"wp:featuredmedia":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/indonesiatripnews.com\/jason\/wp\/v2\/media\/3176"}],"wp:attachment":[{"href":"https:\/\/indonesiatripnews.com\/jason\/wp\/v2\/media?parent=3169"}],"wp:term":[{"taxonomy":"category","embeddable":true,"href":"https:\/\/indonesiatripnews.com\/jason\/wp\/v2\/categories?post=3169"},{"taxonomy":"post_tag","embeddable":true,"href":"https:\/\/indonesiatripnews.com\/jason\/wp\/v2\/tags?post=3169"}],"curies":[{"name":"wp","href":"https:\/\/api.w.org\/{rel}","templated":true}]}}