{"id":30349,"date":"2023-11-29T19:44:26","date_gmt":"2023-11-29T12:44:26","guid":{"rendered":"https:\/\/indonesiatripnews.com\/?p=30349"},"modified":"2023-11-29T22:21:52","modified_gmt":"2023-11-29T15:21:52","slug":"tren-investasi-pariwisata-hijau-2024-makin-diminati","status":"publish","type":"post","link":"https:\/\/indonesiatripnews.com\/berita\/tren-investasi-pariwisata-hijau-2024-makin-diminati\/","title":{"rendered":"Tren Investasi Pariwisata Hijau 2024 Makin Diminati"},"content":{"rendered":"<p><strong>JAKARTA, ITN-<\/strong> Menteri Pariwisata dan Ekonomi Kreatif\/Kepala Badan Pariwisata dan Ekonomi Kreatif (Menparekraf\/Kabaparekraf) Sandiaga Salahuddin Uno mengatakan tren investasi hijau pada 2024 di sektor pariwisata (<em><i>green tourism<\/i><\/em>) mengindikasikan semakin diminati para investor.<\/p>\n<p>Hal itu terlihat dalam empat tahun terakhir sektor energi terbarukan (dalam mewujudkan <em><i>green tourism<\/i><\/em>) \u00a0telah terbukti menarik total investasi modal tertinggi.<\/p>\n<p>Pada periode 2018 \u2013 2022 trennya menunjukkan bahwa hotel dan aktivitas pariwisata menyumbang hampir dua pertiga dari seluruh proyek Penanaman Modal Asing (PMA\/FDI) \u00a0klaster pariwisata, diikuti <em><i>software<\/i><\/em>\u00a0dan <em><i>IT services<\/i><\/em>\u00a0di peringkat kedua. Investasi di usaha <em><i>software<\/i><\/em>\u00a0dan <em><i>IT services<\/i><\/em>\u00a0tumbuh dari 10\u00a0persen\u00a0pada 2018 menjadi 28\u00a0persen\u00a0pada 2022. Itu\u00a0\u00a0menunjukkan penguatan peran teknologi digital di sektor pariwisata.<\/p>\n<p>Menparekraf Sandiaga Uno menyatakan\u00a0perhatian investor terhadap volatilitas makro ekonomi cenderung menurun, meskipun masih menjadi <em><i>concern<\/i><\/em>\u00a0utama. Sementara itu perubahan iklim justru semakin menjadi kekhawatiran di tahun mendatang, meningkat 10\u00a0persen\u00a0di 2023 dibandingkan dengan tahun sebelumnya.<\/p>\n<p><img decoding=\"async\" class=\"alignleft size-full wp-image-30353\" src=\"https:\/\/indonesiatripnews.com\/files\/2023\/11\/WhatsApp-Image-2023-11-29-at-7.10.36-PM-e1701261843201.jpeg\" alt=\"\" width=\"700\" height=\"466\" srcset=\"https:\/\/indonesiatripnews.com\/files\/2023\/11\/WhatsApp-Image-2023-11-29-at-7.10.36-PM-e1701261843201.jpeg 700w, https:\/\/indonesiatripnews.com\/files\/2023\/11\/WhatsApp-Image-2023-11-29-at-7.10.36-PM-e1701261843201-300x200.jpeg 300w, https:\/\/indonesiatripnews.com\/files\/2023\/11\/WhatsApp-Image-2023-11-29-at-7.10.36-PM-e1701261843201-696x463.jpeg 696w, https:\/\/indonesiatripnews.com\/files\/2023\/11\/WhatsApp-Image-2023-11-29-at-7.10.36-PM-e1701261843201-631x420.jpeg 631w\" sizes=\"(max-width: 700px) 100vw, 700px\" \/>\u201cDengan perhatian yang semakin besar terhadap isu perubahan iklim, sudah saatnya bagi kita untuk memperkuat komitmen terhadap pembangunan pariwisata yang berkualitas dan berkelanjutan,\u201d kata Menparekraf Sandiaga Uno dalam Indonesia Tourism Outlook 2024 bertajuk \u201cPeluang dan Tantangan Investasi untuk Pariwisata Berkelanjutan\u201d\u00a0yang digelar oleh Forum Wartawan Pariwisata dan Ekonomi Kreatif (Forwaparekraf) di Hotel AOne Jakarta, Selasa (28\/11\/2023).<\/p>\n<p>Menparekraf Sandiaga Uno menjelaskan, investasi sektor pariwisata ke depan akan diarahkan pada 3 aspek utama, sebagaimana menurut Badan Pariwisata Dunia (UNWTO), yaitu investasi pada sumber daya manusia (SDM) sebagai prioritas utama dalam proses pembangunan.<\/p>\n<p>Serta Investasi untuk keberlanjutan sebagai tujuan akhir pembangunan dan investasi melalui teknologi dan inovasi sebagai katalisator untuk mencapai kesejahteraan.<\/p>\n<p>\u201cSekitar 60\u00a0persen\u00a0investasi di bidang pariwisata masuk ke bidang infrastruktur, tetapi ke depan lebih banyak pada manusia (SDM). Hal itu\u00a0penting untuk menyiapkan sektor itu\u00a0dengan tenaga kerja yang tepat untuk r<em><i>isilient<\/i><\/em>\u00a0dan untuk menciptakan masa depan sektor pariwisat \u00a0yang lebih baik. Kita tidak bisa berkelanjutan jika kita tidak memiliki cukup banyak manusia yang kompeten,\u201d\u00a0kata Sandiaga Uno.<\/p>\n<p>Sementara itu menurut Andry Satrio Nugroho,\u00a0Kepala Pusat Industri, Perdagangan dan Investasi (INDEF), investasi wisata berkelanjutan\u00a0 menjadi tren ke depan terutama pada <em><i>energy-efficient transition.<\/i><\/em><\/p>\n<p>Tren ke depan sektor akomodasi didorong untuk menghadirkan penggunaan perangkat yang efisien dalam menghasilkan energi\u00a0ramah lingkungan. Juga meningkatkan efisiensi penggunaan air bersih. \u201c<em><i>Water management<\/i><\/em>\u00a0dalam mengefisiensikan penggunaan air bersih \u00a0oleh wisatawan serta pengelolaan limbah secara terpadu menjadi perhatian pelaku industri pariwisata dan perhotelan,\u201d kata Andri.<\/p>\n<p>Tren pariwisata 2024 akan mengalami <em><i>hyperlocal and slow travel<\/i><\/em>\u00a0 dimana para wisatawan ini tidak ingin cepat-cepat menghabiskan waktu. Waktu yang dihabiskan dalam berwisata jauh lebih lama dan memilih destinasi domestik yang menawarkan konsep alam dan wisata hijau.\u00a0\u201cJuga dalam penggunaan teknologi dan personalisasi\u00a0 \u00a0serta <em><i>bleisure or workations<\/i><\/em>,\u201d katanya.<\/p>\n<p><img decoding=\"async\" class=\"alignleft size-full wp-image-30351\" src=\"https:\/\/indonesiatripnews.com\/files\/2023\/11\/cfb4ae8d-e9a9-41f0-945a-3dd8b770b79e-e1701261705775.jpg\" alt=\"\" width=\"700\" height=\"466\" srcset=\"https:\/\/indonesiatripnews.com\/files\/2023\/11\/cfb4ae8d-e9a9-41f0-945a-3dd8b770b79e-e1701261705775.jpg 700w, https:\/\/indonesiatripnews.com\/files\/2023\/11\/cfb4ae8d-e9a9-41f0-945a-3dd8b770b79e-e1701261705775-300x200.jpg 300w, https:\/\/indonesiatripnews.com\/files\/2023\/11\/cfb4ae8d-e9a9-41f0-945a-3dd8b770b79e-e1701261705775-696x463.jpg 696w, https:\/\/indonesiatripnews.com\/files\/2023\/11\/cfb4ae8d-e9a9-41f0-945a-3dd8b770b79e-e1701261705775-631x420.jpg 631w\" sizes=\"(max-width: 700px) 100vw, 700px\" \/>Founder Tanakita \u00a0Eko Binarso mengatakan, \u00a0wisata petualangan menjadi tren pariwisata ke depan \u00a0seperti <em><i>adventure activities<\/i><\/em>\u00a0(<em><i>hiking, culture, kuliner,<\/i><\/em>\u00a0dll) \u00a0menjadi <em><i>hot trending<\/i><\/em>\u00a0tahun 2023.<\/p>\n<p>Eko Binarso \u00a0mengatakan, wisata petualangan yang belum digarap secara optimal adalah wisata alam. \u201cKita harus bangga punya \u00a0<em><i>world heritage<\/i><\/em>\u00a0seperti \u00a0Gunung Rijani, Komodo, Gunung Leuser yang aktivitas wisatanya sangat ramah lingkungan,\u201d \u00a0kata Eko.<\/p>\n<p>Tantangan pengembangan wisata alam, menurut Eko Binarso, \u00a0antara lain infrastruktur, aksesibilitas, bencana alam, keselamatan wisatawan, pengelolaan dampak, promosi dan <em><i>branding<\/i><\/em>, koordinasi kelembagaan, menciptakan destinasi baru, polusi.<\/p>\n<p>Tren pariwisata 2024 akan tertuju pada pariwisata berkelanjutan \u00a0(<em><i>sustainable tourism<\/i><\/em>). Pariwisata ramah lingkungan dan berkelanjutan \u00a0banyak diminati wisatawan. \u201cPada 2017 dunia mencanangkan hari <em><i>suistainable <\/i><\/em>\u00a0\u00a0atau berkelanjutan di mana 82 persen\u00a0\u00a0menghormati warisan budaya. Selain itu kualitas pekerja lokal pariwisata mempunyai komitmen tinggi untuk menjaga warisan budaya,\u201d kata Vitria Ariani, Pengamat Pariwisata sekaligus CEO &amp; Founder Berbangsa.<\/p>\n<p>Vitria Ariani mengatakan, contoh konkrit pariwisata berkelanjutan adalah desa wisata \u201cKalau mau belajar <em><i>suistanable<\/i><\/em>\u00a0bisa belajar dari desa wisata.\u00a0Desa Wisata, yang tadinya enggak dilihat, sekarang jadi destinasi yang dilihat banget. Ini terjadi saat pandemi COVID-19,\u201d kata Vitria Ariani.<\/p>\n<p>Sementara AB Sadewa, Corsec Panorama Group\u00a0menuturkan ekonomi hijau itu bisa masuk dalam pendapatan pajak terkait dengan jual beli karbon dengan memanfaatkan tata laksana penerapan nilai ekonomi karbon yang betul.<\/p>\n<p>\u201c<em><i>Sustainability<\/i><\/em>\u00a0memang gampang diomongin tapi ternyata sulit dikerjakan prakteknya, karena itu perlu komitmen bersama mewujudkan <em><i>green tourism<\/i><\/em>,\u201d tutur Sadewa.<\/p>\n<p>Menurutnya, ada empat hal yang membuat kita memiliki komitmen untuk mewujudkan <em><i>green tourism<\/i><\/em>, pertama perubahan iklim dan pelestarian alam, kedua demand dari sisi market, ketiga regulasi, dan keempat kebutuhan industri.<\/p>\n<p>Kegiatan ITO 2024 yang digelar Forwaparekraf bekerja sama dengan Kementerian Pariwisata dan Ekonomi Kreatif (Kemenparekraf) yang digelar Selasa (28\/11\/2023) itu juga sponsori oleh Bank Rakyat Indonesia (BRI) dan didukung oleh Jambuluwuk Hotels &amp; Resto, Sari Ayu Martha Tilaar, Intiwhiz Hospitality Management, Bookcabin By Lion Group, MEG Cheese, Amaryllis Boutique Resort, dan Wings Group.<\/p>\n","protected":false},"excerpt":{"rendered":"<p>JAKARTA, ITN- Menteri Pariwisata dan Ekonomi Kreatif\/Kepala Badan Pariwisata dan Ekonomi Kreatif (Menparekraf\/Kabaparekraf) Sandiaga Salahuddin Uno mengatakan tren investasi hijau pada 2024 di sektor pariwisata (green tourism) mengindikasikan semakin diminati para investor. Hal itu terlihat dalam empat tahun terakhir sektor energi terbarukan (dalam mewujudkan green tourism) \u00a0telah terbukti menarik total investasi modal tertinggi. Pada periode [&hellip;]<\/p>\n","protected":false},"author":1,"featured_media":30352,"comment_status":"closed","ping_status":"closed","sticky":false,"template":"","format":"standard","meta":{"footnotes":""},"categories":[84,124],"tags":[],"class_list":{"0":"post-30349","1":"post","2":"type-post","3":"status-publish","4":"format-standard","5":"has-post-thumbnail","7":"category-berita","8":"category-wisata"},"_links":{"self":[{"href":"https:\/\/indonesiatripnews.com\/jason\/wp\/v2\/posts\/30349","targetHints":{"allow":["GET"]}}],"collection":[{"href":"https:\/\/indonesiatripnews.com\/jason\/wp\/v2\/posts"}],"about":[{"href":"https:\/\/indonesiatripnews.com\/jason\/wp\/v2\/types\/post"}],"author":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/indonesiatripnews.com\/jason\/wp\/v2\/users\/1"}],"replies":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/indonesiatripnews.com\/jason\/wp\/v2\/comments?post=30349"}],"version-history":[{"count":0,"href":"https:\/\/indonesiatripnews.com\/jason\/wp\/v2\/posts\/30349\/revisions"}],"wp:featuredmedia":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/indonesiatripnews.com\/jason\/wp\/v2\/media\/30352"}],"wp:attachment":[{"href":"https:\/\/indonesiatripnews.com\/jason\/wp\/v2\/media?parent=30349"}],"wp:term":[{"taxonomy":"category","embeddable":true,"href":"https:\/\/indonesiatripnews.com\/jason\/wp\/v2\/categories?post=30349"},{"taxonomy":"post_tag","embeddable":true,"href":"https:\/\/indonesiatripnews.com\/jason\/wp\/v2\/tags?post=30349"}],"curies":[{"name":"wp","href":"https:\/\/api.w.org\/{rel}","templated":true}]}}