{"id":2954,"date":"2016-10-26T11:20:28","date_gmt":"2016-10-26T04:20:28","guid":{"rendered":"https:\/\/indonesiatripnews.com\/?p=2954"},"modified":"2016-10-26T12:28:33","modified_gmt":"2016-10-26T05:28:33","slug":"2954","status":"publish","type":"post","link":"https:\/\/indonesiatripnews.com\/profil\/2954\/","title":{"rendered":"Maya Miranda Ambarsari Kenalkan Pesona Wisata Bengkulu Lewat Buku"},"content":{"rendered":"<p style=\"text-align: justify;\"><strong>JAKARTA, ITN-<\/strong> INDONESIA memiliki bunga Rafflesia Arnoldii yang tumbuh hanya setahun sekali, juga ada bunga Bangkai setinggi 4 meter, namun tahukah kalau kedua bunga tersebut berasal dari Bengkulu?.<\/p>\n<figure id=\"attachment_2955\" aria-describedby=\"caption-attachment-2955\" style=\"width: 300px\" class=\"wp-caption alignnone\"><img decoding=\"async\" class=\"size-medium wp-image-2955\" src=\"https:\/\/indonesiatripnews.com\/files\/2016\/10\/000000amaya1-300x225.jpg\" alt=\"Maya Miranda Ambarsari saat memberikan penjelasan mengenai bunga Rafflesia.\" width=\"300\" height=\"225\" srcset=\"https:\/\/indonesiatripnews.com\/files\/2016\/10\/000000amaya1-300x225.jpg 300w, https:\/\/indonesiatripnews.com\/files\/2016\/10\/000000amaya1-696x522.jpg 696w, https:\/\/indonesiatripnews.com\/files\/2016\/10\/000000amaya1-560x420.jpg 560w, https:\/\/indonesiatripnews.com\/files\/2016\/10\/000000amaya1-80x60.jpg 80w, https:\/\/indonesiatripnews.com\/files\/2016\/10\/000000amaya1-265x198.jpg 265w, https:\/\/indonesiatripnews.com\/files\/2016\/10\/000000amaya1.jpg 720w\" sizes=\"(max-width: 300px) 100vw, 300px\" \/><figcaption id=\"caption-attachment-2955\" class=\"wp-caption-text\">Maya Miranda Ambarsari saat memberikan penjelasan mengenai bunga Rafflesia.<\/figcaption><\/figure>\n<p style=\"text-align: justify;\">Provinsi Bengkulu terletak di bagian barat daya Pulau Sumatera dengan panjang pantai sekitar 525 Km. Kawasan kota ini membujur sejajar dengan pegunungan Bukit Barisan dan berhadapan langsung dengan Samudra Hindia. Bengkulu diapit oleh Provinsi Lampung, Palembang, dan Sumatera Barat.<\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\">\u201cTidak hanya bunga, provinsi yang baru berusia 51 tahun ini juga memiliki sejuta pesona wisata dan budaya yang selama ini belum banyak diketahui masyarakat,\u201d ujar sociopreneur, Maya Miranda Ambarsari, SH, MIB saat ditemui Indonesiatripnews.com pada acara pers conference mengenai Bengkulu di Elliottii Residance, Pondok Indah, Jakarta Selatan, Senin (24\/10\/16).<\/p>\n<figure id=\"attachment_2957\" aria-describedby=\"caption-attachment-2957\" style=\"width: 300px\" class=\"wp-caption alignnone\"><img decoding=\"async\" class=\"size-medium wp-image-2957\" src=\"https:\/\/indonesiatripnews.com\/files\/2016\/10\/000000amaya2b-300x169.jpg\" alt=\"Maya Miranda Ambarsari didampingi suami dan anak di atas kapal Ferry, perjalanan dari Merak ke Bakahuni. Foto. dok. fb miranda\" width=\"300\" height=\"169\" srcset=\"https:\/\/indonesiatripnews.com\/files\/2016\/10\/000000amaya2b-300x169.jpg 300w, https:\/\/indonesiatripnews.com\/files\/2016\/10\/000000amaya2b-696x392.jpg 696w, https:\/\/indonesiatripnews.com\/files\/2016\/10\/000000amaya2b.jpg 720w\" sizes=\"(max-width: 300px) 100vw, 300px\" \/><figcaption id=\"caption-attachment-2957\" class=\"wp-caption-text\">Maya Miranda Ambarsari didampingi suami dan anak di atas kapal Ferry, perjalanan dari Merak ke Bakahuni. Foto. dok. fb miranda<\/figcaption><\/figure>\n<p style=\"text-align: justify;\">Melihat kondisi tersebut pengusaha pertambangan dan properti yang lebih senang dipanggil Mba Maya ini tergerak dan berencana memperkenalkan potensi wisata serta budaya di Bengkulu lewat bukunya yang berjudul \u201cBengkulu, I Adore!\u201d.<\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\">\u201cSaya sangat bangga menjadi putri daerah Bengkulu, masih sedikit buku yang bercerita mengenai Bengkulu. Bengkulu itu sangat indah, karena itu saya ingin mempromosikan Bengkulu, salah satunya melalui buku sehingga masyarakat bisa semakin kenal dengan Bengkulu dan menjadikan Bengkulu sebagai salah satu destinasi wisata,\u201d ungkap Maya yang mengambil sekolah bisnisnya di Swinburne University of Technology, Melbourne.<\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\">Untuk mempersiapkan penulisan bukunya tersebut Maya yang juga pemilik dari tujuh Exclusive Guest House ini melakukan perjalanan ke Bengkulu dengan ditemani suami Ir Andreas Reza, MH dan anak lelakinya, yakni Muhammad Khalifah Nasif.<\/p>\n<figure id=\"attachment_2960\" aria-describedby=\"caption-attachment-2960\" style=\"width: 169px\" class=\"wp-caption alignnone\"><img decoding=\"async\" class=\"size-medium wp-image-2960\" src=\"https:\/\/indonesiatripnews.com\/files\/2016\/10\/000000amaya1b-169x300.jpg\" alt=\"Dengan semangat menuju perjalanan melihat bunga Rafflesia. Foto. dok. fb \" width=\"169\" height=\"300\" srcset=\"https:\/\/indonesiatripnews.com\/files\/2016\/10\/000000amaya1b-169x300.jpg 169w, https:\/\/indonesiatripnews.com\/files\/2016\/10\/000000amaya1b-236x420.jpg 236w, https:\/\/indonesiatripnews.com\/files\/2016\/10\/000000amaya1b.jpg 540w\" sizes=\"(max-width: 169px) 100vw, 169px\" \/><figcaption id=\"caption-attachment-2960\" class=\"wp-caption-text\">Dengan semangat menuju perjalanan melihat bunga Rafflesia. Foto. dok. fb<\/figcaption><\/figure>\n<p style=\"text-align: justify;\">Menurut perempuan cantik yang memiliki sejumlah pengalaman dan <em>award <\/em>ini hampir 30 tahun lamanya ia merantau ke Jakarta dan tidak pulang ke Bengkulu. Perjalanan darat dengan waktu 26 jam dari Pelabuhan Bakauheni menjadi pilihan untuk sampai di Bengkulu.<\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\">\u201cKami melewati jalur darat dan menyeberangi Selat Sunda menggunakan Kapal Ferry dari Pelabuhan Merak ke Pelabuhan Bakauheni, kemudian melanjutkan perjalanan darat. Sementara jika menggunakan pesawat udara, waktu tempuhnya hanya sekitar satu jam,\u201d ungkap perempuan yang sangat ramah dan memiliki hobi memasak, membaca, olahraga, bertaman, dan mendesain ruangan ini.<\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\">Setelah sampai di Bengkulu, ia pun tak melihat begitu banyak perubahan. \u201cSaat perjalanan di Kota Lampung jalanan masih bagus, tetapi setelah memasuki perbatasan Bengkulu jalanannya seperti kita sedang <em>off road.<\/em> Masih butuh waktu untuk menjadi lebih baik,\u201d cerita Maya.<\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\">Masyarakat Bengkulu menurutnya begitu polos, tidak terpengaruh moderninasi dan westernisasi. \u201cMereka memiliki karakter tipikal Sumatera yang religius, menghargai budaya, saling bersilaturahmi, dan memiliki rasa persaudaraan yang tinggi,\u201d jelas pemilik Gorjes Salon di Jalan Wolter Mongonsidi, Jakarta Selatan ini.<\/p>\n<figure id=\"attachment_2958\" aria-describedby=\"caption-attachment-2958\" style=\"width: 300px\" class=\"wp-caption alignnone\"><img decoding=\"async\" class=\"wp-image-2958 size-medium\" src=\"https:\/\/indonesiatripnews.com\/files\/2016\/10\/000000amaya3-300x200.jpg\" alt=\"Foto bersama sebelum pers conference tentang Bengkulu di Elliotii Residence, Jakarta.\" width=\"300\" height=\"200\" srcset=\"https:\/\/indonesiatripnews.com\/files\/2016\/10\/000000amaya3-300x200.jpg 300w, https:\/\/indonesiatripnews.com\/files\/2016\/10\/000000amaya3-696x463.jpg 696w, https:\/\/indonesiatripnews.com\/files\/2016\/10\/000000amaya3-631x420.jpg 631w, https:\/\/indonesiatripnews.com\/files\/2016\/10\/000000amaya3.jpg 720w\" sizes=\"(max-width: 300px) 100vw, 300px\" \/><figcaption id=\"caption-attachment-2958\" class=\"wp-caption-text\">Foto bersama sebelum pers conference tentang Bengkulu di Ellioti Residence, Jakarta.<\/figcaption><\/figure>\n<p style=\"text-align: justify;\">Maya mengatakan, <em>\u201cWhat a beautifu life indeed. I do miss this typical life.<\/em> Penduduk Bengkulu persis bunga Rafflesia yang menarik hati, kokoh, dengan kecantikan asli yang menggoda dan tidak mudah layu\u201d.<\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\">\u201cPantainya masih perawan tidak tersentuh <em>Jetski <\/em>atau <em>boad<\/em>, tidak ada daya beli karena pengemasan paket wisatanya juga belum bagus, seperti Pantai Panjang, Pantai Tapak Paderi, Pantai Jakat serta perairan Pulau Tikus yang berjarak\u00a0 10 mil dari Kota Bengkulu\u201d ungkapnya.<\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\">Sedangkan untuk wisata budaya, menurutnya Bengkulu memiliki budaya 1 hingga 10 Muharram sekaligus memperingati wafatnya Imam Hussain, cucu Nabi Muhammad SAW yang meninggal di Karlaba, Irak. Peringatan ini dikemas dalam gelaran Festival Tabot.<\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\">Maya yang saat itu mengenakan kebaya biru dengan kain Batik Besurek (kain tradisional khas Bengkulu bermotif kaligrafi Arab), mengatakan, \u201cBengkulu juga memiliki wisata sejarah, seperti \u00a0Benteng peninggalan\u00a0 Inggris, Fort Marlborough. Benteng ini dibuat tahun 1714 hingga 1719 oleh Kerajaan Inggris Raya pada masa pemerintahan Gubernur Jenderal yang dijabat Joseph Collet. Ada juga rumah kediaman Presiden Soekarno bersama ibu Fatmawati\u201d.<\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\">\u201cSelain Batik Besurek yang dapat dijadikan cenderamata, Bengkulu menyimpan batu perhiasan terbaik di Indonesia, yakni Red Rafflesia yang pernah menjuari Kejurnas Indonesia Gamstoner 2015 dan ranking\u00a0 pertama Nasional bidang Chalcedony serta menjadi primadona,\u201d ujar Maya yang akan meluncurkan bukunya sebelum hari ulang tahunnya di bulan Juli nanti.<\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\">Tak hanya itu Maya pun bercerita mengenai perjalanan kuliner yang ditemuinya saat berada di Bengkulu, seperti kopi, tempoyak, pendap, asam pedas bagar hiu, dan baythat (kue nastar besar).<\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\">\u201cUntuk yang\u00a0 bagar hiu, saya tidak berani makan, tetapi Kopi Robusta Bengkulu dari Curup dengan harga Rp60.000 per kilo yang digiling masih kasar dan kental serta aromanya yang harum sangat nikmat, harus dicoba,\u201d tutup Maya mengakhiri pembicaraan. <strong>(Yeffi Rahmawati)<\/strong><\/p>\n","protected":false},"excerpt":{"rendered":"<p>JAKARTA, ITN- INDONESIA memiliki bunga Rafflesia Arnoldii yang tumbuh hanya setahun sekali, juga ada bunga Bangkai setinggi 4 meter, namun tahukah kalau kedua bunga tersebut berasal dari Bengkulu?. Provinsi Bengkulu terletak di bagian barat daya Pulau Sumatera dengan panjang pantai sekitar 525 Km. Kawasan kota ini membujur sejajar dengan pegunungan Bukit Barisan dan berhadapan langsung [&hellip;]<\/p>\n","protected":false},"author":1,"featured_media":2959,"comment_status":"closed","ping_status":"open","sticky":false,"template":"","format":"standard","meta":{"footnotes":""},"categories":[122],"tags":[],"class_list":{"0":"post-2954","1":"post","2":"type-post","3":"status-publish","4":"format-standard","5":"has-post-thumbnail","7":"category-profil"},"_links":{"self":[{"href":"https:\/\/indonesiatripnews.com\/jason\/wp\/v2\/posts\/2954","targetHints":{"allow":["GET"]}}],"collection":[{"href":"https:\/\/indonesiatripnews.com\/jason\/wp\/v2\/posts"}],"about":[{"href":"https:\/\/indonesiatripnews.com\/jason\/wp\/v2\/types\/post"}],"author":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/indonesiatripnews.com\/jason\/wp\/v2\/users\/1"}],"replies":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/indonesiatripnews.com\/jason\/wp\/v2\/comments?post=2954"}],"version-history":[{"count":0,"href":"https:\/\/indonesiatripnews.com\/jason\/wp\/v2\/posts\/2954\/revisions"}],"wp:featuredmedia":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/indonesiatripnews.com\/jason\/wp\/v2\/media\/2959"}],"wp:attachment":[{"href":"https:\/\/indonesiatripnews.com\/jason\/wp\/v2\/media?parent=2954"}],"wp:term":[{"taxonomy":"category","embeddable":true,"href":"https:\/\/indonesiatripnews.com\/jason\/wp\/v2\/categories?post=2954"},{"taxonomy":"post_tag","embeddable":true,"href":"https:\/\/indonesiatripnews.com\/jason\/wp\/v2\/tags?post=2954"}],"curies":[{"name":"wp","href":"https:\/\/api.w.org\/{rel}","templated":true}]}}