{"id":23238,"date":"2022-03-31T18:49:53","date_gmt":"2022-03-31T11:49:53","guid":{"rendered":"https:\/\/indonesiatripnews.com\/?p=23238"},"modified":"2022-04-02T22:56:36","modified_gmt":"2022-04-02T15:56:36","slug":"melalui-standar-proses-canggih-cimory-hadirkan-susu-uht-cimory-bebas-laktosa","status":"publish","type":"post","link":"https:\/\/indonesiatripnews.com\/gaya-hidup\/kesehatan\/melalui-standar-proses-canggih-cimory-hadirkan-susu-uht-cimory-bebas-laktosa\/","title":{"rendered":"Melalui Standar Proses Canggih Cimory Hadirkan Susu UHT Cimory Bebas Laktosa"},"content":{"rendered":"<p><strong>JAKARTA, ITN \u2013 <\/strong>Tubuh menggunakan enzim alami yang disebut lactase, yaitu sebagai pengubah laktosa pada produk susu dan olahannya, menjadi glukosa dan galaktosa agar kemudian bisa diserap dan digunakan sebagai sumber energi.<\/p>\n<p>Bagi para penderita intoleransi laktosa, tubuh tidak menghasilkan enzim laktase dalam jumlah yang cukup. Akibatnya, laktosa yang tidak tercerna, masuk ke usus besar dan terfermentasi oleh bakteri.<\/p>\n<p>Berbeda dengan alergi susu, intoleransi laktosa menimbulkan keluhan seperti perut kembung, kram perut, mual, diare dan sering buang angin. Sementara, alergi susu terjadi akibat reaksi sistem kekebalan tubuh terhadap protein yang terdapat pada susu.<\/p>\n<p>Memiliki gejala yang sama, Seorang dokter umum, dr. Adam Prabata menjelaskan intoleransi laktosa bukan alergi susu, keduanya memiliki kondisi yang berbeda.<\/p>\n<p>\u201cIntoleransi laktosa adalah masalah pencernaan sedangkan alergi susu melibatkan sistem kekebalan tubuh. Jadi, sementara intoleransi laktosa dapat menyebabkan banyak ketidaknyamanan, itu tidak akan menghasilkan reaksi yang mengancam jiwa sebagaimana yang mungkin dihasilkan oleh alergi,&#8221; jelas dr. Adam Prabata.<\/p>\n<p>Berdasarkan data dari National Institute of Diabetes dan Digestive and Kidney Disease (2014), gejala intoleransi laktosa yang terus berulang, akan berdampak terhadap kecukupan nutrisi karena susu dan produk olahannya mengandung nutrisi penting seperti kalsium, vitamin A, B12, dan vitamin D. Nutrisi lainnya seperti protein pada susu dan produk olahan susu, merupakan sumber nutrisi yang esensial bagi metabolisme.<\/p>\n<p>Lebih lanjut dr. Adam Prabata menambahkan dalam pemaparannya jika kemungkinan besar intoleransi laktosa bersifat jangka Panjang, maka para penderitanya perlu untuk merubah pola makan untuk menghindari timbulnya gejala.<\/p>\n<p>\u201cBagaimana penanganan intoleransi laktosa tergantung pada sejauh mana gejala Anda, dalam membantu meringankan gejala jika atau ketika Anda mengonsumsi makanan yang mengandung laktosa, dokter Anda dapat merekomendasikan suplemen enzim laktase yang dijual bebas. Namun, intoleransi laktosa tidak berarti Anda tidak bisa menikmati produk susu dan olahannya. Anda masih bisa mengonsumi produk susu bebas laktosa termasuk susu bebas laktosa, keju, dan yogurt \u201d, tambahnya.<\/p>\n<p>Menjadi salah satu produsen makanan dan minuman kemasan bebasis susu, Presiden Direktur Cimory, Farell Sutantio mengatakan bahwa pihaknya mengedepankan riset, inovasi dan ilmu pengetahuan sehingga kini Cimory dapat hadirkan solusi nutrisi yang cocok bagi yang tidak toleran dengan laktosa.<\/p>\n<p>\u201cIntoleransi laktosa dapat membuat Anda sangat tidak nyaman, tetapi perubahan kecil dalam pola makan Anda dapat membantu mengatasi masalah tersebut. Dalam hal ini, produk terbaru Cimory menjadi hadir sebagai solusi dengan Susu UHT Cimory Bebas Laktosa untuk mendukung kecukupan nutrisi Anda yang tidak toleran laktosa\u201d, ujarnya.<\/p>\n<p>Tercatat menjadi salah satu negara dengan tingkat intoleransi laktosa tertinggi, Marketing Manager Cimory, Lidwina Tandy mengungkapkan bahwa hal tersebut dapat menandakan tingginya kebutuhan produk susu bebas laktosa.<\/p>\n<p>\u201c95% orang Asia menderita intoleransi laktosa dan Indonesia tercatat sebagai salah satu negara dengan tingkat toleransi laktosa tertinggi. Hal ini menandakan tingginya kebutuhan produk susu bebas laktosa,\u201d ungkapnya.<\/p>\n<p>Berangkat Cimory Fresh Milk yang terbuat dari susu segar dengan bahan-bahan terbaik yang diproses menggunakan standar proses yang canggih, saat ini Cimory menghadirkan Susu UHT Cimory Bebas Laktosa.<\/p>\n<p>Namun, beredarnya susu UHT Bebas Laktosa umumnya membuat konsumen kecewa, karena memiliki rasa serta tekstur susu yang berbeda dengan susu UHT biasa.<\/p>\n<p>Menutup pemaparannya, Lidwina mengatakan Susu UHT Cimory Bebas Laktosa diproduksi tetap mengandung 100% kebaikan susu sapi namun bebas laktosa, tetap segar, creamy dan manis alami.<\/p>\n<p>\u201c Susu UHT Cimory Bebas Laktosa diproduksi dengan penambahan enzim laktase agar kemudian mudah diresap oleh tubuh menjadi sumber energi, sehingga mereka yang tidak toleran laktosa, bisa tetap memenuhi kebutuhan nutrisi yang terdapat pada susu dengan aman dan nyaman.\u201d tutupnya.<\/p>\n","protected":false},"excerpt":{"rendered":"<p>JAKARTA, ITN \u2013 Tubuh menggunakan enzim alami yang disebut lactase, yaitu sebagai pengubah laktosa pada produk susu dan olahannya, menjadi glukosa dan galaktosa agar kemudian bisa diserap dan digunakan sebagai sumber energi. Bagi para penderita intoleransi laktosa, tubuh tidak menghasilkan enzim laktase dalam jumlah yang cukup. Akibatnya, laktosa yang tidak tercerna, masuk ke usus besar [&hellip;]<\/p>\n","protected":false},"author":1,"featured_media":23239,"comment_status":"closed","ping_status":"closed","sticky":false,"template":"","format":"standard","meta":{"footnotes":""},"categories":[74],"tags":[],"class_list":{"0":"post-23238","1":"post","2":"type-post","3":"status-publish","4":"format-standard","5":"has-post-thumbnail","7":"category-kesehatan"},"_links":{"self":[{"href":"https:\/\/indonesiatripnews.com\/jason\/wp\/v2\/posts\/23238","targetHints":{"allow":["GET"]}}],"collection":[{"href":"https:\/\/indonesiatripnews.com\/jason\/wp\/v2\/posts"}],"about":[{"href":"https:\/\/indonesiatripnews.com\/jason\/wp\/v2\/types\/post"}],"author":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/indonesiatripnews.com\/jason\/wp\/v2\/users\/1"}],"replies":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/indonesiatripnews.com\/jason\/wp\/v2\/comments?post=23238"}],"version-history":[{"count":0,"href":"https:\/\/indonesiatripnews.com\/jason\/wp\/v2\/posts\/23238\/revisions"}],"wp:featuredmedia":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/indonesiatripnews.com\/jason\/wp\/v2\/media\/23239"}],"wp:attachment":[{"href":"https:\/\/indonesiatripnews.com\/jason\/wp\/v2\/media?parent=23238"}],"wp:term":[{"taxonomy":"category","embeddable":true,"href":"https:\/\/indonesiatripnews.com\/jason\/wp\/v2\/categories?post=23238"},{"taxonomy":"post_tag","embeddable":true,"href":"https:\/\/indonesiatripnews.com\/jason\/wp\/v2\/tags?post=23238"}],"curies":[{"name":"wp","href":"https:\/\/api.w.org\/{rel}","templated":true}]}}