{"id":21015,"date":"2021-10-01T03:20:02","date_gmt":"2021-09-30T20:20:02","guid":{"rendered":"https:\/\/indonesiatripnews.com\/?p=21015"},"modified":"2021-10-01T03:30:46","modified_gmt":"2021-09-30T20:30:46","slug":"turki-perkenalkan-warisan-neolitik-melalui-tas-tepeler","status":"publish","type":"post","link":"https:\/\/indonesiatripnews.com\/berita\/turki-perkenalkan-warisan-neolitik-melalui-tas-tepeler\/","title":{"rendered":"Turki Perkenalkan Warisan Neolitik melalui TAS TEPELER"},"content":{"rendered":"<p style=\"font-weight: 400;\"><strong>JAKARTA, ITN-<\/strong> Kementerian Kebudayaan dan Pariwisata Republik Turki dan Badan Promosi dan Pengembangan Pariwisata Turki (TGA) mempersembahkan TAS TEPELER.<\/p>\n<p style=\"font-weight: 400;\">Kegiatan yang bertujuan untuk mengungkap sejarah perkembangan manusia dan transformasi besar dari cara hidup pemburu-pengumpul ke pertanian, melalui serangkaian kunjungan, pertemuan, dan acara yang diadakan pada 21 hingga 27 September 2021.<\/p>\n<p style=\"font-weight: 400;\">Dalam program ini akademisi dan peneliti dari Turki dan seluruh dunia bertemu dalam simposium mengenai \u201cRefleksi Neolitik di Dunia \u201d di\u00a0 Sanl\u0131urfa pada 23 September 2021.<\/p>\n<p style=\"font-weight: 400;\"><span style=\"font-weight: 400;\">Proyek TAS TEPELER mencakup penggalian dan penelitian arkeologi yang dilakukan di tujuh area, yakni Gobeklitepe, Karahantepe, Gurcutepe, Sayburc, Akmaktepe, Sefertepe, dan bukit Yeni Mahalle. <\/span><\/p>\n<figure id=\"attachment_21018\" aria-describedby=\"caption-attachment-21018\" style=\"width: 696px\" class=\"wp-caption aligncenter\"><img decoding=\"async\" class=\"size-large wp-image-21018\" src=\"https:\/\/indonesiatripnews.com\/files\/2021\/10\/Foto-3-TAS-TEPELER-1024x682.jpg\" alt=\"\" width=\"696\" height=\"464\"><figcaption id=\"caption-attachment-21018\" class=\"wp-caption-text\">foto. ist<\/figcaption><\/figure>\n<p style=\"font-weight: 400;\"><span style=\"font-weight: 400;\">Pada proyek ini, peserta juga mengunjungi penggalian di Karahantepe yang saat ini dibuka untuk sementara waktu. Penggalian dilakukan oleh komite ilmiah dan Direktorat Museum Sanl\u0131urfa di bawah kepemimpinan Direktorat Jenderal Aset Budaya dan Museum Kementerian Kebudayaan dan Pariwisata Republik Turki.<\/span><\/p>\n<p style=\"font-weight: 400;\"><span style=\"font-weight: 400;\">Selama kunjungan ke Karahantepe, Menteri Kebudayaan dan Pariwisata Republik Turki, Mehmet Nuri Ersoy, mencatat bahwa situs dan penggalian mereka mengungkapkan kontribusi penting Anatolia bagi sejarah manusia.<\/span><\/p>\n<p style=\"font-weight: 400;\"><span style=\"font-weight: 400;\">\u201cDalam beberapa hari mendatang, penggalian akan dimulai di bukit pemukiman Ayanlar, Yogunbur, Harbetsuvan, Kurttepesi dan Tasl\u0131tepe, sebagai bagian dari fase pertama Proyek Penelitian Neolitik Sanl\u0131urfa yang akan berlangsung pada 2021-2024,&#8221; ujar Menteri Ersoy dalam siaran pers yang diterima Indonesiatripnews.com, Jumat (1\/10\/21)<\/span><\/p>\n<p style=\"font-weight: 400;\"><span style=\"font-weight: 400;\">Ia mengatakan, &#8220;Pengukuran geomagnetik dan pengukuran radar penembus tanah telah dilakukan di beberapa daerah ini. Pengukuran ini akan berlanjut secara paralel dengan penggalian. Ini merupakan proyek yang signifikan dengan temuan yang luar biasa dan hasil yang mengesankan\u201d.<\/span><\/p>\n<p style=\"font-weight: 400;\"><span style=\"font-weight: 400;\">\u201cSebagai Kementerian, kami memiliki tanggung jawab atas proyek ini, bersama dengan para pemangku kepentingan kami. Kerjasama direncanakan bersama 12 institusi dan organisasi, termasuk delapan universitas di Turki. Dalam kerangka ini, protokol kerjasama langsung ditandatangani antara Universitas Istanbul, Universitas Harran, dan Universitas Ankara Bilim,&#8221; ungkapnya.<\/span><\/p>\n<p style=\"font-weight: 400;\"><span style=\"font-weight: 400;\"><img decoding=\"async\" class=\"alignleft size-large wp-image-21020\" src=\"https:\/\/indonesiatripnews.com\/files\/2021\/10\/Foto-4-TAS-TEPELER-1024x682.jpg\" alt=\"\" width=\"696\" height=\"464\">Lebih lanjut Menteri Ersoy mengatakan, &#8220;Kami juga melibatkan delapan universitas dari lima negara berbeda, dan empat akademi, institut, serta museum internasional dalam Proyek Penelitian Zaman Neolitikum Sanl\u0131urfa, serta membangun jangkauan internasional yang luas dengan Jepang, Rusia, Jerman, Inggris, dan Prancis\u201d.<\/span><\/p>\n<p style=\"font-weight: 400;\"><span style=\"font-weight: 400;\">Wilayah Sanl\u0131urfa merupakan tempat di mana tenaga kerja yang terorganisir dan spesialisasi dalam sejarah peradaban. Antara tahun 2021 dan 2024, penggalian akan dilakukan di 12 lokasi, termasuk Karahantepe, sebuah situs dengan lebih dari 250 blok megalit berbentuk T serupa dengan yang ditemukan di Situs Warisan Dunia UNESCO, Gobeklitepe. <\/span><\/p>\n<p style=\"font-weight: 400;\"><span style=\"font-weight: 400;\">Diyakini temuan dari penggalian ini akan memberikan kontribusi yang cukup besar dan luas untuk pengetahuan tentang kemanusiaan di zaman prasejarah, termasuk kehidupan sehari-hari dan ritual mereka. <\/span><\/p>\n<p style=\"font-weight: 400;\"><span style=\"font-weight: 400;\">Diperkirakan, ada beberapa situs di Sanl\u0131urfa yang mirip dengan Gobeklitepe, yang mencerminkan fase awal Zaman Neolitik. Temuan terbaru dari penggalian Karahantepe dipamerkan dalam \u201cPameran Manusia Karahantepe dan Neolitik\u201d di Museum Arkeologi Sanl\u0131urfa yang dibuka pada 23 September 2021 selama Acara Peluncuran Proyek TAS TEPELER.<\/span><\/p>\n<p style=\"font-weight: 400;\"><span style=\"font-weight: 400;\">Proyek TAS TEPELER, dianggap sebagai awal dari transformasi tempat penampungan menjadi rumah 12.000 tahun yang lalu, di mana pedesaan mulai bermunculan, strata sosial yang mulai terbentuk, dan pengembangan kemampuan dasar untuk melakukan perdagangan. Bangunan megalitik yang monumental di daerah itu diyakini sebagai ruang komunal tempat orang berkumpul.<\/span><\/p>\n<p style=\"font-weight: 400;\"><span style=\"font-weight: 400;\">Kongres Neolitik Dunia Internasional, yang akan diadakan pada tahun 2023 sebagai bagian dari Proyek Penelitian Zaman Neolitik, akan menampilkan berbagai sesi ilmiah, serta memamerkan kekayaan budaya unik Sanl\u0131urfa dari Zaman Neolitik. (evi)<\/span><\/p>\n","protected":false},"excerpt":{"rendered":"<p>JAKARTA, ITN- Kementerian Kebudayaan dan Pariwisata Republik Turki dan Badan Promosi dan Pengembangan Pariwisata Turki (TGA) mempersembahkan TAS TEPELER. Kegiatan yang bertujuan untuk mengungkap sejarah perkembangan manusia dan transformasi besar dari cara hidup pemburu-pengumpul ke pertanian, melalui serangkaian kunjungan, pertemuan, dan acara yang diadakan pada 21 hingga 27 September 2021. Dalam program ini akademisi dan [&hellip;]<\/p>\n","protected":false},"author":1,"featured_media":21017,"comment_status":"closed","ping_status":"closed","sticky":false,"template":"","format":"standard","meta":{"footnotes":""},"categories":[84,124],"tags":[],"class_list":{"0":"post-21015","1":"post","2":"type-post","3":"status-publish","4":"format-standard","5":"has-post-thumbnail","7":"category-berita","8":"category-wisata"},"_links":{"self":[{"href":"https:\/\/indonesiatripnews.com\/jason\/wp\/v2\/posts\/21015","targetHints":{"allow":["GET"]}}],"collection":[{"href":"https:\/\/indonesiatripnews.com\/jason\/wp\/v2\/posts"}],"about":[{"href":"https:\/\/indonesiatripnews.com\/jason\/wp\/v2\/types\/post"}],"author":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/indonesiatripnews.com\/jason\/wp\/v2\/users\/1"}],"replies":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/indonesiatripnews.com\/jason\/wp\/v2\/comments?post=21015"}],"version-history":[{"count":0,"href":"https:\/\/indonesiatripnews.com\/jason\/wp\/v2\/posts\/21015\/revisions"}],"wp:featuredmedia":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/indonesiatripnews.com\/jason\/wp\/v2\/media\/21017"}],"wp:attachment":[{"href":"https:\/\/indonesiatripnews.com\/jason\/wp\/v2\/media?parent=21015"}],"wp:term":[{"taxonomy":"category","embeddable":true,"href":"https:\/\/indonesiatripnews.com\/jason\/wp\/v2\/categories?post=21015"},{"taxonomy":"post_tag","embeddable":true,"href":"https:\/\/indonesiatripnews.com\/jason\/wp\/v2\/tags?post=21015"}],"curies":[{"name":"wp","href":"https:\/\/api.w.org\/{rel}","templated":true}]}}