{"id":20439,"date":"2021-09-02T17:52:17","date_gmt":"2021-09-02T10:52:17","guid":{"rendered":"https:\/\/indonesiatripnews.com\/?p=20439"},"modified":"2021-09-03T01:33:47","modified_gmt":"2021-09-02T18:33:47","slug":"nestle-dancow-luncurkan-15-dongeng-indonesia-untuk-stimulasi-perkembangan-karakter","status":"publish","type":"post","link":"https:\/\/indonesiatripnews.com\/gaya-hidup\/keluarga\/nestle-dancow-luncurkan-15-dongeng-indonesia-untuk-stimulasi-perkembangan-karakter\/","title":{"rendered":"Nestl\u00e9 DANCOW Luncurkan 15 Dongeng Indonesia untuk Stimulasi Perkembangan Karakter"},"content":{"rendered":"<p><strong>JAKARTA, ITN\u2013\u00a0 <\/strong>Mendongeng\u00a0 memiliki\u00a0 banyak\u00a0 manfaat\u00a0 bagi\u00a0 Si\u00a0 Buah\u00a0 Hati,\u00a0 diantaranya\u00a0 dapat\u00a0 membantu\u00a0 anak memperkaya\u00a0 kosa\u00a0 kata,\u00a0 meningkatkan\u00a0 rasa\u00a0 percaya\u00a0 diri,\u00a0 dan\u00a0 membantu\u00a0 mempelajari\u00a0 bahan\u00a0 bacaan\u00a0 yang\u00a0 lebih\u00a0 sulit.<\/p>\n<p>Studi menunjukkan\u00a0 adanya\u00a0 korelasi\u00a0 mendongeng\u00a0 dengan\u00a0 pembentukan\u00a0 nilai\u00a0 moral\u00a0 dan\u00a0 karakter.\u00a0 Melalui\u00a0 dongeng\u00a0 Bunda\u00a0 dan\u00a0 Ayah memberikan afirmasi positif nilai-nilai kehidupan, yang membantu memastikan tumbuh kembang anak yang optimal.<\/p>\n<p>Berkomitmen untuk mendukung Bunda dan Ayah guna memastikan tumbuh kembang optimal Si Buah Hati, Nestl\u00e9 DANCOW hadirkan kembali Dongeng Aku dan Kau dengan tema \u201cIndonesia Mendongeng\u201d yang mengangkat dongeng asli Indonesia yang kaya dengan nilai nilai budaya Indonesia yang penting untuk diperkenalkan kepada Si Buah Hati sejak usia dini.<\/p>\n<p>Lydia Sahertian, selaku Brand Manager DANCOW Nutritods mengatakan, \u201cSebagai ahli tumbuh kembang Toddler dan Prasekolah, Nestl\u00e9 DANCOW percaya bahwa stimulasi sejak dini sangatlah penting, dan mendongeng kepada Si Buah Hati memberikan manfaat positif bagi kemampuan kogntif, Bahasa, emosional, dan perilaku sosial Si Buah Hati&#8221;.<\/p>\n<p>&#8220;Karenanya, kami kembali menghadirkan Dongeng Aku dan Kau dengan dongeng-dongeng asli Indonesia yang sangat disukai anak-anak seperti Kancil dan Kerbau, Pangeran Palasara dan Kluntung Waluh,&#8221; ujarnya.<\/p>\n<p>Lebih lanjut Lydia mengatakan, &#8220;Melalui 15 cerita dongeng asli Indonesia ini, kami mengajak para orang tua untuk lebih aktif lagi membacakan dongeng kepada Si Buah Hari untuk mempererat hubungan emosi, memberikan stimulasi, serta menjadikan dongeng Indonesia sebagai tradisi tak ternilai bagi Bunda\/Ayah dan Si Buah Hati.\u201d<\/p>\n<p><img decoding=\"async\" class=\"alignleft size-large wp-image-20441\" src=\"https:\/\/indonesiatripnews.com\/files\/2021\/09\/c4e4e78d-0905-4fc5-b183-fab8b630b387-1024x575.jpg\" alt=\"\" width=\"696\" height=\"391\">Ratih Ibrahim, M.M., Psikolog Klinis menjelaskan &#8220;Mendongeng adalah kegiatan stimulasi tepat dan asik untuk optimalkan seluruh dimensi tumbuh kembang Si Buah Hati&#8221;.<\/p>\n<p>&#8220;Membacakan dongeng rakyat Indonesia juga akan membantu Si Buah Hati mengenal dan mengapresiasi budaya kita, ia akan belajar tentang nilai-nilai moral serta karakter positif seperti keberanian, kasih sayang, dan kepedulian. Mendongeng jadi momen menyenangkan bersama Bunda Ayah yang akan ia kenang sampai usia dewasanya nanti,&#8221; ungkapnya.<\/p>\n<p>Kegiatan ini pun mendapat dukungan dari Kementerian Pendidikan, Kebudayaan, Riset dan Teknologi Republik Indonesia. Dr. Muhammad Hasbi, Direktur Pendidikan Anak Usia Dini Kemendikbudristek RI, menuturkan \u201cKami senang dan menyambut baik Program DANCOW Dongeng Aku dan Kau: Indonesia Mendongeng ini yang sejalan dengan visi-misi Kemendikbudristek, khususnya Direktorat Jenderal PAUD, Pendidikan Dasar dan Pendidikan Menengah, yang bercita-cita agar setiap anak Indonesia berkesempatan mendengarkan cerita dongeng. Kemendikbudristek pun terus mendorong peningkatan kompetensi mendongeng untuk guru (PAUD) dan orang tua&#8221;.<\/p>\n<p>Pendongeng dan pendiri Komunitas Ayo Dongeng Indonesia, Ariyo Zidni menuturkan \u201cDongeng rakyat Indonesia mengajarkan nilai-nilai kejujuran, kerajinan, gotong royong, berbuat baik dan menolong orang lain, yang dapat membantu Si Buah Hati dalam menghadapi tantangan hidup sehari-hari&#8221;.<\/p>\n<p>Kemampuan anak untuk berimajinasi dan memecahkan masalah umumnya muncul pada usia 18-24 bulan (Colson et al., 1997). Memasuki masa Toddler dan Prasekolah (3-6 tahun), kemampuan kognitif, bahasa, emosional dan perilaku sosial anak mengalami perkembangan pesat serta menjadi fondasi perkembangan kognitif (Rosales et al., 2009).<\/p>\n<p>Agar stimulasi yang diberikan melalui mendongeng dapat diterima anak secara maksimal, orang tua juga perlu memperhatikan kebutuhan nutrisi serta aktivitas Si Buah Hati dan lingkungan penuh cinta dari Bunda dan Ayah.<\/p>\n<p>\u201cDengan membeli Nestl\u00e9 DANCOW 1+\/3+\/5+ Nutritods ukuran 800 gr atau 1 kg semua varian (bertanda khusus), orang tua bisa mendapatkan buku Dongeng Aku dan Kau secara gratis. Berbagai kegiatan Indonesia mendongeng akan didukung berbagai keseruan secara digital diantaranya mewarnai karakter via website DANCOW, tepatnya <a href=\"http:\/\/www.dancow.co.id\/dpc\/dongengakudankau\" target=\"_blank\" rel=\"noopener\">www.dancow.co.id\/dpc\/dongengakudankau\u201d<\/a>, tutup Lydia.<\/p>\n","protected":false},"excerpt":{"rendered":"<p>JAKARTA, ITN\u2013\u00a0 Mendongeng\u00a0 memiliki\u00a0 banyak\u00a0 manfaat\u00a0 bagi\u00a0 Si\u00a0 Buah\u00a0 Hati,\u00a0 diantaranya\u00a0 dapat\u00a0 membantu\u00a0 anak memperkaya\u00a0 kosa\u00a0 kata,\u00a0 meningkatkan\u00a0 rasa\u00a0 percaya\u00a0 diri,\u00a0 dan\u00a0 membantu\u00a0 mempelajari\u00a0 bahan\u00a0 bacaan\u00a0 yang\u00a0 lebih\u00a0 sulit. Studi menunjukkan\u00a0 adanya\u00a0 korelasi\u00a0 mendongeng\u00a0 dengan\u00a0 pembentukan\u00a0 nilai\u00a0 moral\u00a0 dan\u00a0 karakter.\u00a0 Melalui\u00a0 dongeng\u00a0 Bunda\u00a0 dan\u00a0 Ayah memberikan afirmasi positif nilai-nilai kehidupan, yang membantu memastikan tumbuh kembang [&hellip;]<\/p>\n","protected":false},"author":1,"featured_media":20453,"comment_status":"closed","ping_status":"closed","sticky":false,"template":"","format":"standard","meta":{"footnotes":""},"categories":[76],"tags":[],"class_list":{"0":"post-20439","1":"post","2":"type-post","3":"status-publish","4":"format-standard","5":"has-post-thumbnail","7":"category-keluarga"},"_links":{"self":[{"href":"https:\/\/indonesiatripnews.com\/jason\/wp\/v2\/posts\/20439","targetHints":{"allow":["GET"]}}],"collection":[{"href":"https:\/\/indonesiatripnews.com\/jason\/wp\/v2\/posts"}],"about":[{"href":"https:\/\/indonesiatripnews.com\/jason\/wp\/v2\/types\/post"}],"author":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/indonesiatripnews.com\/jason\/wp\/v2\/users\/1"}],"replies":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/indonesiatripnews.com\/jason\/wp\/v2\/comments?post=20439"}],"version-history":[{"count":0,"href":"https:\/\/indonesiatripnews.com\/jason\/wp\/v2\/posts\/20439\/revisions"}],"wp:featuredmedia":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/indonesiatripnews.com\/jason\/wp\/v2\/media\/20453"}],"wp:attachment":[{"href":"https:\/\/indonesiatripnews.com\/jason\/wp\/v2\/media?parent=20439"}],"wp:term":[{"taxonomy":"category","embeddable":true,"href":"https:\/\/indonesiatripnews.com\/jason\/wp\/v2\/categories?post=20439"},{"taxonomy":"post_tag","embeddable":true,"href":"https:\/\/indonesiatripnews.com\/jason\/wp\/v2\/tags?post=20439"}],"curies":[{"name":"wp","href":"https:\/\/api.w.org\/{rel}","templated":true}]}}