{"id":19440,"date":"2021-07-07T13:36:08","date_gmt":"2021-07-07T06:36:08","guid":{"rendered":"https:\/\/indonesiatripnews.com\/?p=19440"},"modified":"2021-07-07T13:36:08","modified_gmt":"2021-07-07T06:36:08","slug":"menparekraf-dukung-penuh-program-indonesia-coral-reef-garden-2021","status":"publish","type":"post","link":"https:\/\/indonesiatripnews.com\/berita\/menparekraf-dukung-penuh-program-indonesia-coral-reef-garden-2021\/","title":{"rendered":"Menparekraf Dukung Penuh Program\u00a0Indonesia Coral Reef Garden 2021"},"content":{"rendered":"<p><strong>JAKARTA, ITN-<\/strong> Menteri Pariwisata dan Ekonomi Kreatif\/Kepala Badan Pariwisata dan Ekonomi Kreatif, Sandiaga Salahuddin Uno, mendukung penuh program Pemulihan Ekonomi Nasional (PEN) Padat Karya Restorasi Terumbu Karang atau yang disebut Indonesia Coral Reef Garden (ICRG) 2021, sebagai salah satu upaya pemerintah dalam memulihkan perekonomian masyarakat yang sangat terkontraksi akibat pandemi Covid-19.<\/p>\n<p>\u201cKami tentunya dari sisi produk wisata dan penyelenggaraan kegiatan events sangat mendukung. Karena kami mencatat bahwa ada peningkatan secara signifikan terhadap minat wisatawan untuk melakukan kegiatan wisata selam, dan kami sudah menyusun panduan safety dan environmental sustainability-nya,\u201d ujar Menparekraf, dalam Rakor Program PEN Restorasi Terumbu Karang, secara daring, di Jakarta, Selasa (6\/7\/2021).<\/p>\n<p>Program ICRG pertama kali diluncurkan pada tahun 2018 dan tahun lalu mendapatkan dana PEN, diinisiasi oleh Kementerian Koordinator Bidang Kemaritiman dan Investasi (Kemenko Marves) bersama Kementerian Kelautan dan Perikanan serta mendapat dukungan dari berbagai kementerian\/lembaga terkait.<\/p>\n<p><img decoding=\"async\" class=\" wp-image-19447 aligncenter\" src=\"https:\/\/indonesiatripnews.com\/files\/2021\/07\/WhatsApp-Image-2021-07-06-at-21.34.38-e1625638175541.jpeg\" alt=\"\" width=\"631\" height=\"395\">Pada rakor yang dipimpin oleh Menteri Bidang Koordinator Bidang Kemaritiman dan Investasi, Luhut Binsar Pandjaitan tersebut, Menparekraf didampingi oleh Deputi Bidang Kebijakan Strategis Kemenparekraf\/Baparekraf, R. Kurleni Ukar, serta turut dihadiri; Menteri Pertahanan, Prabowo Subianto; Menteri Kelautan dan Perikanan yang diwakili oleh Plt. Dirjen PRL, Hendra Yusran Siry; Jaksa Agung, Burhanuddin; Kepala Staf Angkatan Laut (Kasal) Laksamana TNI, Yudo Margono; Gubernur Provinsi Bali, yang diwakili oleh Sekretaris Daerah Provinsi Bali; serta lembaga terkait.<\/p>\n<p>Kegiatan restorasi ekosistem terumbu karang 2021 akan menyasar tiga lokasi di destinasi prioritas yaitu Mandalika, Labuan Bajo dan Likupang serta enam lokasi wisata bahari yaitu Kepulauan Seribu \u2013 DKI Jakarta, Kepulauan Spermonde \u2013 Sulawesi Selatan, Wakatobi \u2013 Sulawesi Tenggara, Tanjung Kelayang \u2013 Bangka Belitung, Pulau Weh \u2013 Sabang, dan Raja Ampat \u2013 Papua Barat. Program ini diproyeksi dapat menyerap lebih dari 100 ribu tenaga kerja.<\/p>\n<p>\u201cKami nantinya akan melibatkan generasi-generasi muda yang memiliki minat yang sangat tinggi dalam program keberlanjutan lingkungan. Dan juga kami nanti akan langsung berkoordinasi dengan Pemprov Bali, KKP terkait program ICRG ini, karena banyak sekali membantu sebagian yang kehilangan pekerjaan di sektor pariwisata dan ekonomi kreatif,\u201d ungkapnya.<\/p>\n<p>Menteri Bidang Koordinator Bidang Kemaritiman dan Investasi, Luhut Binsar Pandjaitan, menjelaskan untuk pengelolaan berkelanjutan terumbu karang ICRG, diperlukan suatu lembaga pengelola yang memiliki pendanaan berkelanjutan pada program payment for ecosystem services. Program PES ini merupakan kajian sustainable financing dengan pilot project di perairan Nusa Dua.<\/p>\n<p><img decoding=\"async\" class=\"wp-image-19449 aligncenter\" src=\"https:\/\/indonesiatripnews.com\/files\/2021\/07\/WhatsApp-Image-2021-07-07-at-12.28.45-e1625639695576.jpeg\" alt=\"\" width=\"600\" height=\"376\">\u201cSebagai contoh, untuk lokasi Nusa Dua nilai PES untuk wisatawan nusantara 25 ribu orang per-hari sedangkan wisatawan asing 35 ribu orang per-hari, Dan karena ini banyak potensi wisatanya, saya mohon Pak Sandi betul-betul terlibat dalam pengawasannya ini,\u201d jelas Luhut.<\/p>\n<p>Pada kesempatan itu, Menteri Kelautan dan Perikanan yang diwakili oleh Plt. Dierjen PRL, Hendra Yusran\u00a0 Siry menambahkan pihaknya memerlukan kajian akademis yang meliputi kesesuaian ruang, lokasi penempatan dan kebutuhan perluasan area registrasi.<\/p>\n<p>\u201cSerta berkaitan dengan sumber material untuk menentukan tingkat kesulitan, apakah nanti ICRG ini akan ditempatkan di pulau atau di daratan yang lebih bisa dijangkau. Kemudian, pasca pendampingan juga perlu dilakukan. Dan karena kondisi Covid-19 cukup tinggi, masalah mobilisasi kerumunan masa perlu menjadi pertimbangan, agar dalam pelaksanannya tidak menyalahi protokol kesehatan,\u201d tambah Hendra.<\/p>\n<p>Kepala Staf Angkatan Laut (Kasal) Laksamana TNI, Yudo Margono mengatakan pihaknya akan mengalokasikan kapal-kapal x-KRI untuk dimanfaatkan sebagai terumbu karang dan sekaligus sebagai artifical reef atau wreck dive di Nusa Dua, Bali dan Kepulauan Seribu.<\/p>\n<p>Kemudian, Jaksa Agung, Burhanuddin, menuturkan, dalam pengimplementasian program ICRG ini harus memenuhi empat hal. Yaitu prinsip itikad baik dan tidak ditemukannya niat jahat dalam pelaksanaan kegiatan, kepentingan masyarakat terpenuhi atau terlayani, tidak menikmati dan atau menguntungkan diri sendiri, serta tidak ada kerugian negara.<\/p>\n<p>\u201cSaya pastikan kepada teman-teman pelaksana untuk tidak akan ragu dan tidak akan berurusan dengan hukum apabila memastikan empat hal tersebut terpenuhi,\u201d ungkap Burhanuddin.<\/p>\n","protected":false},"excerpt":{"rendered":"<p>JAKARTA, ITN- Menteri Pariwisata dan Ekonomi Kreatif\/Kepala Badan Pariwisata dan Ekonomi Kreatif, Sandiaga Salahuddin Uno, mendukung penuh program Pemulihan Ekonomi Nasional (PEN) Padat Karya Restorasi Terumbu Karang atau yang disebut Indonesia Coral Reef Garden (ICRG) 2021, sebagai salah satu upaya pemerintah dalam memulihkan perekonomian masyarakat yang sangat terkontraksi akibat pandemi Covid-19. \u201cKami tentunya dari sisi [&hellip;]<\/p>\n","protected":false},"author":1,"featured_media":19446,"comment_status":"closed","ping_status":"closed","sticky":false,"template":"","format":"standard","meta":{"footnotes":""},"categories":[84,124],"tags":[],"class_list":{"0":"post-19440","1":"post","2":"type-post","3":"status-publish","4":"format-standard","5":"has-post-thumbnail","7":"category-berita","8":"category-wisata"},"_links":{"self":[{"href":"https:\/\/indonesiatripnews.com\/jason\/wp\/v2\/posts\/19440","targetHints":{"allow":["GET"]}}],"collection":[{"href":"https:\/\/indonesiatripnews.com\/jason\/wp\/v2\/posts"}],"about":[{"href":"https:\/\/indonesiatripnews.com\/jason\/wp\/v2\/types\/post"}],"author":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/indonesiatripnews.com\/jason\/wp\/v2\/users\/1"}],"replies":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/indonesiatripnews.com\/jason\/wp\/v2\/comments?post=19440"}],"version-history":[{"count":0,"href":"https:\/\/indonesiatripnews.com\/jason\/wp\/v2\/posts\/19440\/revisions"}],"wp:featuredmedia":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/indonesiatripnews.com\/jason\/wp\/v2\/media\/19446"}],"wp:attachment":[{"href":"https:\/\/indonesiatripnews.com\/jason\/wp\/v2\/media?parent=19440"}],"wp:term":[{"taxonomy":"category","embeddable":true,"href":"https:\/\/indonesiatripnews.com\/jason\/wp\/v2\/categories?post=19440"},{"taxonomy":"post_tag","embeddable":true,"href":"https:\/\/indonesiatripnews.com\/jason\/wp\/v2\/tags?post=19440"}],"curies":[{"name":"wp","href":"https:\/\/api.w.org\/{rel}","templated":true}]}}