{"id":19297,"date":"2021-06-28T16:03:10","date_gmt":"2021-06-28T09:03:10","guid":{"rendered":"https:\/\/indonesiatripnews.com\/?p=19297"},"modified":"2021-06-28T16:03:10","modified_gmt":"2021-06-28T09:03:10","slug":"lima-makanan-tradisional-unik-yang-wajib-dicoba-ketika-wisata-kuliner","status":"publish","type":"post","link":"https:\/\/indonesiatripnews.com\/ulasan-menarik\/lima-makanan-tradisional-unik-yang-wajib-dicoba-ketika-wisata-kuliner\/","title":{"rendered":"Lima Makanan Tradisional Unik yang Wajib Dicoba Ketika Wisata Kuliner"},"content":{"rendered":"<p><strong>JAKARTA, ITN-<\/strong> Indonesia memiliki beragam pilihan makanan tradisional. Kuliner yang disajikan pada setiap makanan tradisional tersebut dilengkapi dengan bumbu rempah-rempah yang khas dan lengkap. Selain itu, berburu kuliner menjadi salah satu agenda wajib yang dilakukan para traveler apabila sedang mengunjungi daerah tertentu di Indonesia. Tidak hanya bertujuan untuk melihat keunikan budaya dan pesona keindahan alamnya, mayoritas para traveler juga ingin menikmati makanan tradisional daerah tersebut sebagai pelengkap kegiatan wisata mereka.<\/p>\n<p>Di masa pandemi Covid-19 ini, para traveler pasti sudah sangat merindukan untuk melakukan aktivitas wisata terutama ke berbagai daerah yang memiliki makanan tradisional. Dalam kesempatan kali ini, RedDoorz ingin memberikan informasi mengenai beberapa makanan tradisional yang sebelumnya mungkin jarang didengar dan sebenarnya memiliki cita rasa yang tidak kalah dengan berbagai pilihan kuliner lain yang sudah cukup dikenal masyarakat umum. Sebagai pelengkap, kami juga akan menghadirkan beberapa pilihan rekomendasi tempat staycation di sekitar area wisata kuliner tersebut.<\/p>\n<ul>\n<li>Bubur Ase, Jakarta<\/li>\n<\/ul>\n<p>Bubur Ase merupakan salah satu makanan tradisional khas betawi yang sudah jarang<br \/>\nditemui di Jakarta. Salah satu keunikan bubur ini dibandingkan dengan bubur yang ada<br \/>\npada umumnya yaitu disajikan dengan semur daging dan tahu serta asinan sawi, acar<br \/>\ndan mentimun.<\/p>\n<p>Nama Ase sendiri juga diambil dari singkatan asinan dan semur. Salah satu outlet yang<br \/>\nmasih menjual makanan tradisional khas betawi ini adalah Warung Bubur Ase Bu Neh<br \/>\nyang berada di Jalan Kebon Kacang III No.83, Tanah Abang, Jakarta Pusat. Bagi para traveler yang ingin berkunjung ke lokasi Bubur Ase tersebut, RedDoorz @ Kebon Kacang bisa menjadi alternatif untuk tempat staycation.<\/p>\n<ul>\n<li>Tengkleng Kuah, Solo<\/li>\n<\/ul>\n<p><img decoding=\"async\" class=\" wp-image-19301 aligncenter\" src=\"https:\/\/indonesiatripnews.com\/files\/2021\/06\/Foto-1-Bubur-Ase-1024x682.jpeg\" alt=\"\" width=\"564\" height=\"376\">Salah satu makanan tradisional khas Solo ini banyak dicari tetapi tidak mudah ditemui.<br \/>\nIsi tengkleng sendiri terdiri dari berbagai macam jeroan kambing dan sangat cocok<br \/>\ndinikmati dengan nasi putih dan teh hangat sebagai hidangan makan malam.<br \/>\nSebagai salah satu makanan tradisional khas Solo, tengkleng bisa menjadi pilihan buat<br \/>\npara penggemar makanan yang berbahan utama kambing ketika mengunjungi kota<br \/>\nbatik tersebut. Tertarik mengunjungi Tengkleng kuah saat mampir di Solo, bisa coba Warung Tengkleng Bu Edi di Pasar Klewer. Selain itu, RedDoorz near Museum Keraton Surakarta yang hanya berjarak sekitar satu kilometer bisa menjadi pilihan menginap di dekat lokasi ini.<\/p>\n<ul>\n<li>Mie Atep, Belitung<\/li>\n<\/ul>\n<p>Salah satu makanan tradisional khas Belitung yang wajib dicoba yaitu Mie Atep.<br \/>\nKuliner yang satu ini wajib dicoba karena menyajikan rasa nikmat dengan<br \/>\nkombinasi sempurna dari berbagai bahan dasar bumbu serta kenyalnya mie kuning<br \/>\nyang dipadukan dengan tauge hingga cabai rawit tumbuk khas Belitung.<\/p>\n<p>Mie Atep sangat cocok disantap dengan Es Jeruk Kunci yang menjadi minuman<br \/>\nandalan di Belitung untuk pelepas dahaga. Bagi para traveler yang ingin mencoba kuliner ini, pastikan coba Mie Atep Belitung di Jl. Sriwijaya no. 27, Tanjung Pandan. RedDoorz Plus @ Tanjung Pandan Belitung 2 bisa menjadi pilihan untuk staycation, karena jarak lokasinya hanya sekitar 500 meter dari Mie Atep Belitung.<\/p>\n<ul>\n<li>Rabeg, Banten<\/li>\n<\/ul>\n<p>Rabeg merupakan merupakan makanan tradisional Banten yang diadaptasi dari kuliner<br \/>\nArab dengan bahan utama daging dan jeroan kambing. Rabeg memiliki rasa pedas<br \/>\nbercampur manis dan tampilannya hampir mirip dengan semur yang dipadukan dengan<br \/>\ntongseng karena terdapat berbagai rempah\u2013rempah di dalamnya.<br \/>\nSaat berwisata ke daerah Banten, khususnya wilayah Serang, dapat mengunjungi rumah makan Rabeg khas Serang H. Naswi Magersari di Jl. Mayor Syafei No.30, Kotabaru. Sebagai tambahan, RedDoorz near Alun Alun Kota Serang dapat menjadi pilihan tempat staycation sekaligus menikmati suasana alun-alun Kota Serang di malam hari.<\/p>\n<ul>\n<li>Gulo Puan, Palembang<\/li>\n<\/ul>\n<p>Gulo Puan memiliki sejarah sebagai makanan para bangsawan di Kesultanan<br \/>\nPalembang. Dahulu makanan ini adalah upeti dari masyarakat Pampangan, Ogan<br \/>\nKomering Ilir (OKI) kepada Sultan Palembang. Seiring berjalannya waktu, makanan<br \/>\nini berkembang dan menjadi makanan tradisional khas Palembang. Gulo Puan merupakan kue berwarna coklat yang biasa disantap untuk menemani minum kopi atau teh. Gulo puan nikmat jika disantap bersama roti tawar. Kini sudah tidak mudah mendapatkan kudapan khas\u00a0Palembang tersebut.<\/p>\n<p>Hanya di waktu dan tempat tertentu Gulo Puan dapat dijumpai, misalnya saat hari jumat di Masjid Agung Palembang. Biasanya Gulo Puan dijual oleh pedagang kaki lima (PKL).<br \/>\nMencicipi Gulo Puan dapat dengan sekaligus mengunjungi Masjid Agung Palembang, RedDoorz Plus near Palembang Square Mall bisa jadi rekomendasi tempat staycation.<\/p>\n<p>Ternyata makanan tradisional khas Indonesia terbukti beragam setelah membaca beberapa pilihan di atas, karena pasti ada di antara kamu yang belum mendengar atau mencobanya.<br \/>\nBuat kamu yang ingin melakukan perjalanan wisata sekaligus menikmati kuliner khas dari<br \/>\ndaerah-daerah yang sudah disebutkan tadi, mitra properti RedDoorz bisa menjadi pilihan<br \/>\ntempat staycation yang tepat karena selalu menerapkan protokol kesehatan yang ketat dengan terjaminan kebersihan, keamanan dan kenyamanannya.<\/p>\n<p><img decoding=\"async\" class=\" wp-image-19299 aligncenter\" src=\"https:\/\/indonesiatripnews.com\/files\/2021\/06\/pasted-image-0-1024x576.png\" alt=\"\" width=\"653\" height=\"368\">Selain itu kamu juga bisa menikmati berbagai promo menarik untuk memesan akomodasi.<br \/>\nSalah satunya program Sans Free Breakfast dari RedDoorz yang bisa membuat kamu menikmati sarapan gratis selama kamu menginap di Sans Hotel. Promo ini berlaku untuk periode pemesanan kamar 28 Juni &#8211; 5 Juli 2021 untuk periode check in dari 28 Juni 2021 hingga seterusnya tanpa batasan waktu. Kamu bisa menggunakan promo ini dengan memesan kamar Sans Hotel di SANS Box Mansion Surabaya, SANS Hotel Roxy Jakarta, SANS Ekkon Yogyakarta, SANS Hotel Nagari Malioboro, SANS Hotel Budaya Cirebon, SANS Hotel Cemara Asri Medan, SANS Hotel Rajawali Surabaya, SANS Hotel Andalucia Pasteur Bandung, dan SANS Hotel Cihampelas Bandung pada situs resmi ataupun aplikasi RedDoorz.<\/p>\n<p>RedDoorz sendiri telah mendapatkan sertifikasi HygienePass, program hasil kerja sama dengan Ikatan Ahli Kesehatan Masyarakat Indonesia (IAKMI). HygienePass adalah program sertifikasi untuk akomodasi dan perhotelan, terutama mitra properti RedDoorz, yang telah menerapkan protokol kesehatan sesuai dengan standar yang telah ditetapkan. Tetap pastikan menerapkan protokol kesehatan demi menjalani liburan yang aman dan nyaman.<\/p>\n","protected":false},"excerpt":{"rendered":"<p>JAKARTA, ITN- Indonesia memiliki beragam pilihan makanan tradisional. Kuliner yang disajikan pada setiap makanan tradisional tersebut dilengkapi dengan bumbu rempah-rempah yang khas dan lengkap. Selain itu, berburu kuliner menjadi salah satu agenda wajib yang dilakukan para traveler apabila sedang mengunjungi daerah tertentu di Indonesia. Tidak hanya bertujuan untuk melihat keunikan budaya dan pesona keindahan alamnya, [&hellip;]<\/p>\n","protected":false},"author":1,"featured_media":19300,"comment_status":"closed","ping_status":"closed","sticky":false,"template":"","format":"standard","meta":{"footnotes":""},"categories":[2],"tags":[],"class_list":{"0":"post-19297","1":"post","2":"type-post","3":"status-publish","4":"format-standard","5":"has-post-thumbnail","7":"category-ulasan-menarik"},"_links":{"self":[{"href":"https:\/\/indonesiatripnews.com\/jason\/wp\/v2\/posts\/19297","targetHints":{"allow":["GET"]}}],"collection":[{"href":"https:\/\/indonesiatripnews.com\/jason\/wp\/v2\/posts"}],"about":[{"href":"https:\/\/indonesiatripnews.com\/jason\/wp\/v2\/types\/post"}],"author":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/indonesiatripnews.com\/jason\/wp\/v2\/users\/1"}],"replies":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/indonesiatripnews.com\/jason\/wp\/v2\/comments?post=19297"}],"version-history":[{"count":0,"href":"https:\/\/indonesiatripnews.com\/jason\/wp\/v2\/posts\/19297\/revisions"}],"wp:featuredmedia":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/indonesiatripnews.com\/jason\/wp\/v2\/media\/19300"}],"wp:attachment":[{"href":"https:\/\/indonesiatripnews.com\/jason\/wp\/v2\/media?parent=19297"}],"wp:term":[{"taxonomy":"category","embeddable":true,"href":"https:\/\/indonesiatripnews.com\/jason\/wp\/v2\/categories?post=19297"},{"taxonomy":"post_tag","embeddable":true,"href":"https:\/\/indonesiatripnews.com\/jason\/wp\/v2\/tags?post=19297"}],"curies":[{"name":"wp","href":"https:\/\/api.w.org\/{rel}","templated":true}]}}