{"id":18289,"date":"2021-06-02T10:49:29","date_gmt":"2021-06-02T03:49:29","guid":{"rendered":"https:\/\/indonesiatripnews.com\/?p=18289"},"modified":"2021-06-02T12:18:35","modified_gmt":"2021-06-02T05:18:35","slug":"perjalanan-menantang-menuju-air-terjun-way-tayas-lampung-selatan","status":"publish","type":"post","link":"https:\/\/indonesiatripnews.com\/perjalanan-wisata\/perjalanan-menantang-menuju-air-terjun-way-tayas-lampung-selatan\/","title":{"rendered":"Perjalanan Menantang Menuju Air Terjun Way Tayas, Lampung Selatan"},"content":{"rendered":"<p style=\"font-weight: 400;\"><strong>LAMPUNG SELATAN, ITN-<\/strong> Lampung Selatan menyimpan alam yang masih terjaga keasliannya, salah satunya Air Terjun Way Tayas. Air terjun tersebut terletak di hutan lindung Gunung Raja Basa, \u00a0Desa Sukaraja, Kecamatan Raja Basa, Kabupaten Lampung Selatan, Provinsi Lampung.<\/p>\n<p style=\"font-weight: 400;\">Pemandangan alam langsung tertangkap saat mulai memasuki kaki Gunung Raja Basa, lokasi Air Terjun Way Tayas. Sawah menghampar di kaki gunung. Beberapa bagian sawah tampak kerbau yang digunakan membajak sawah. Sementara diseberang sawah, pantai Kunjir menawarkan air laut biru yang pada siang hari sepi pengunjung.<\/p>\n<figure id=\"attachment_18720\" aria-describedby=\"caption-attachment-18720\" style=\"width: 696px\" class=\"wp-caption alignleft\"><img decoding=\"async\" class=\"size-large wp-image-18720\" src=\"https:\/\/indonesiatripnews.com\/files\/2022\/06\/way1-766x1024.jpg\" alt=\"\" width=\"696\" height=\"930\" srcset=\"https:\/\/indonesiatripnews.com\/files\/2022\/06\/way1-766x1024.jpg 766w, https:\/\/indonesiatripnews.com\/files\/2022\/06\/way1-224x300.jpg 224w, https:\/\/indonesiatripnews.com\/files\/2022\/06\/way1-696x931.jpg 696w, https:\/\/indonesiatripnews.com\/files\/2022\/06\/way1-314x420.jpg 314w, https:\/\/indonesiatripnews.com\/files\/2022\/06\/way1.jpg 957w\" sizes=\"(max-width: 696px) 100vw, 696px\" \/><figcaption id=\"caption-attachment-18720\" class=\"wp-caption-text\">Jalan setapak menuju Way Tayas.<\/figcaption><\/figure>\n<p style=\"font-weight: 400;\">Untuk sampai ke air terjun, para pengunjung ditantang menempuh perjalanan yang tergolong terjal. Pasalnya sejak mulai memasuki wilayah Gunung Raja Basa, pengendara mobil maupun motor dihadapkan pada jalanan tidak beraspal, penuh tanjakan dan jalanan sempit.<\/p>\n<p style=\"font-weight: 400;\">Mobil rombongan media visit \u00a0Asah Kebaikan yang membawa <em><strong>Indonesiatripnews.com<\/strong><\/em> beberapa kali harus berhenti bahkan mundur sedikit untuk memberi jalan kendaraan dari arah berlawanan yang akan melintas. Perjalanan yang memakan waktu kurang lebih 30 menit tersebut melintasi perkebunan yang penuh ilalang di kiri kanan jalan. Lautan biru yang sesekali terlihat dari rerimbunan pepohonan menjadi kejutan yang menghibur di tengah jalanan yang penuh tanjakan tajam.<\/p>\n<p style=\"font-weight: 400;\">Mobil baru berhenti sesampainya di pos parkir setelah belok kiri melewati pintu gerbang Air Terjun Way Tayas yang terbuat dari bambu. Untuk menuju air terjun, pengunjung masih harus melanjutkan perjalanan dengan ojek motor yang tersedia di pos tersebut. Setiap ojek dikenakan biaya Rp15.000. Ojek ini dikelola oleh penduduk yang rata-rata memiliki kebun di wilayah tersebut.<\/p>\n<figure id=\"attachment_18722\" aria-describedby=\"caption-attachment-18722\" style=\"width: 798px\" class=\"wp-caption aligncenter\"><img decoding=\"async\" class=\"size-full wp-image-18722\" src=\"https:\/\/indonesiatripnews.com\/files\/2022\/06\/lembah-gunung-rajabasa.jpg\" alt=\"\" width=\"798\" height=\"449\" srcset=\"https:\/\/indonesiatripnews.com\/files\/2022\/06\/lembah-gunung-rajabasa.jpg 798w, https:\/\/indonesiatripnews.com\/files\/2022\/06\/lembah-gunung-rajabasa-300x169.jpg 300w, https:\/\/indonesiatripnews.com\/files\/2022\/06\/lembah-gunung-rajabasa-696x392.jpg 696w, https:\/\/indonesiatripnews.com\/files\/2022\/06\/lembah-gunung-rajabasa-746x420.jpg 746w\" sizes=\"(max-width: 798px) 100vw, 798px\" \/><figcaption id=\"caption-attachment-18722\" class=\"wp-caption-text\">Lembah Gunung Rajabasa.<\/figcaption><\/figure>\n<p style=\"font-weight: 400;\">\u201cAir Terjun Way Tayas berada di hutan lindung. Jadi pengelolaannya masih dilakukan warga yang memiliki kebun di daerah ini,\u201d ujar Sarbini Kepala Desa Sukaraja, Kecamatan Raja Basa, Kabupaten Lampung Selatan yang ditemui\u00a0<em>Indonesiatripnews.com<\/em> di pos parkir. Sarbini mengakui bahwa jalan menuju Air Terjun dari kaki gunung tergolong terjal dan sempit. Hal tersebut lantaran, sebagian wilayah menuju air terjun masih merupakan tanah KAI sehingga jalan belum bisa dikembangkan.<\/p>\n<p style=\"font-weight: 400;\">Perjalanan menggunakan ojek tidak kalah menantang. Jalanan yang dilalui hanya dapat digunakan dua sepeda motor. Itupun jika berpapasan, salah satu sepeda motor harus berhenti. Ditambah lagi, perjalanan yang melewati tanjakan dengan kemiringan hampir 90 derajat.\u00a0<em>Indonsesiatripnews.com<\/em>\u00a0sampai harus turun kendaraan sebanyak dua kali karena kendaraan tidak kuat digunakan untuk \u00a0menanjak.<\/p>\n<p style=\"font-weight: 400;\">Sesampainya di pos kedua, kali ini pengunjung diharuskan untuk berjalan kaki menuju air terjun. Jarak tempuh yang dilalui tidak terlalu panjang, hanya sekitar 200 meter. Namun, medan yang ditempuh cukup menantang. Selain curam, beberapa bagian jalan hanya dapat dilewati satu kaki. Untuk itu, pengunjung perlu hati-hati lantaran jalanan juga licin. Sebagai pengaman, hanya ada tali tambang yang terdapat saat \u00a0mendekati air mancur untuk menjaga keseimbangan tubuh. \u201cKarena ini kan masih hutan lindung, jadi jalannya belum dibangun,\u201d ujar Suharso, salah seorang penduduk setempat yang memiliki kebun di kawasan tersebut.<\/p>\n<figure id=\"attachment_18723\" aria-describedby=\"caption-attachment-18723\" style=\"width: 696px\" class=\"wp-caption alignleft\"><img decoding=\"async\" class=\"size-large wp-image-18723\" src=\"https:\/\/indonesiatripnews.com\/files\/2022\/06\/way2-768x1024.jpg\" alt=\"\" width=\"696\" height=\"928\" srcset=\"https:\/\/indonesiatripnews.com\/files\/2022\/06\/way2-768x1024.jpg 768w, https:\/\/indonesiatripnews.com\/files\/2022\/06\/way2-225x300.jpg 225w, https:\/\/indonesiatripnews.com\/files\/2022\/06\/way2-696x928.jpg 696w, https:\/\/indonesiatripnews.com\/files\/2022\/06\/way2-315x420.jpg 315w, https:\/\/indonesiatripnews.com\/files\/2022\/06\/way2.jpg 780w\" sizes=\"(max-width: 696px) 100vw, 696px\" \/><figcaption id=\"caption-attachment-18723\" class=\"wp-caption-text\">Way Tayas.<\/figcaption><\/figure>\n<p style=\"font-weight: 400;\">Akhirnya perjalanan panjang dan menantang terbayar dengan air terjun yang terpampang alami di depan mata. Air terjun Way Tayas memiliki ketinggian 54 meter. Di bagian bawahnya terdapat kolam yang dapat digunakan untuk berenang dengan kedalaman tidak sampai 2 meter. Air terjun makin terlihat indah dengan siraman sinar matahari. Suara air terjun dan pohon disekelilingnya mampu menyejukkann sanubari yang biasa dihimpit deru kendaraan bermotor sera tanggat kerja.<\/p>\n<p>Dampak Ekonomi<\/p>\n<p style=\"font-weight: 400;\">Bupati Nanang Ermanto berharap, promosi destinasi wisata gunung dan air terjun dapat meningkatkan jumlah wisatawan ke Lampung Selatan. \u201cSemakin banyak wisatawan datang, saya harap dapat berdampak pada peningkatan kesejahteraan ekonomi masyarakat sekitar,\u201d ujar Nanang.<\/p>\n<p style=\"font-weight: 400;\">Ada banyak efek multiflier yang dapat diterima masyarakat bila wisatawan meningkat. Pengojek akan mendapatkan penumpang, petani durian akan mudah menjual buahnya tanpa harus mengangkut ke pasar, hotel, dan warung makan akan terisi, serta masih banyak manfaat lainnya.<\/p>\n<p style=\"font-weight: 400;\">Namun Kepala Dinas Lingkungan Hidup Lampung Selatan, Feri Bastian mengingatkan, agar pengelola wisata dan pengunjung harus menerapkan wisata hijau (<em>green tourism<\/em>). \u201cPengelola destinasi wisata dan pengunjung harus saling mengingatkan agar tidak membuang sampah sembarangan. Khusus di gunung, sampah kemasan yang tidak dapat terurai seperti plastik sebaiknya dibawa pulang saja sehingga tidak mengotori gunung,\u201d pesan Feri Bastian. (dini)<\/p>\n<p>erpose di depan air terjun Way lan setapak menuju Way Tayas<\/p>\n","protected":false},"excerpt":{"rendered":"<p>LAMPUNG SELATAN, ITN- Lampung Selatan menyimpan alam yang masih terjaga keasliannya, salah satunya Air Terjun Way Tayas. Air terjun tersebut terletak di hutan lindung Gunung Raja Basa, \u00a0Desa Sukaraja, Kecamatan Raja Basa, Kabupaten Lampung Selatan, Provinsi Lampung. Pemandangan alam langsung tertangkap saat mulai memasuki kaki Gunung Raja Basa, lokasi Air Terjun Way Tayas. Sawah menghampar [&hellip;]<\/p>\n","protected":false},"author":1,"featured_media":18721,"comment_status":"closed","ping_status":"closed","sticky":false,"template":"","format":"standard","meta":{"footnotes":""},"categories":[69,1],"tags":[],"class_list":{"0":"post-18289","1":"post","2":"type-post","3":"status-publish","4":"format-standard","5":"has-post-thumbnail","7":"category-cerita-perjalanan","8":"category-perjalanan-wisata"},"_links":{"self":[{"href":"https:\/\/indonesiatripnews.com\/jason\/wp\/v2\/posts\/18289","targetHints":{"allow":["GET"]}}],"collection":[{"href":"https:\/\/indonesiatripnews.com\/jason\/wp\/v2\/posts"}],"about":[{"href":"https:\/\/indonesiatripnews.com\/jason\/wp\/v2\/types\/post"}],"author":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/indonesiatripnews.com\/jason\/wp\/v2\/users\/1"}],"replies":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/indonesiatripnews.com\/jason\/wp\/v2\/comments?post=18289"}],"version-history":[{"count":0,"href":"https:\/\/indonesiatripnews.com\/jason\/wp\/v2\/posts\/18289\/revisions"}],"wp:featuredmedia":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/indonesiatripnews.com\/jason\/wp\/v2\/media\/18721"}],"wp:attachment":[{"href":"https:\/\/indonesiatripnews.com\/jason\/wp\/v2\/media?parent=18289"}],"wp:term":[{"taxonomy":"category","embeddable":true,"href":"https:\/\/indonesiatripnews.com\/jason\/wp\/v2\/categories?post=18289"},{"taxonomy":"post_tag","embeddable":true,"href":"https:\/\/indonesiatripnews.com\/jason\/wp\/v2\/tags?post=18289"}],"curies":[{"name":"wp","href":"https:\/\/api.w.org\/{rel}","templated":true}]}}