{"id":15205,"date":"2020-09-27T16:22:50","date_gmt":"2020-09-27T09:22:50","guid":{"rendered":"https:\/\/indonesiatripnews.com\/?p=15205"},"modified":"2020-09-27T16:22:50","modified_gmt":"2020-09-27T09:22:50","slug":"kemenparekraf-gelar-simulasi-mice-berbasis-chse-di-yogyakarta","status":"publish","type":"post","link":"https:\/\/indonesiatripnews.com\/berita\/kemenparekraf-gelar-simulasi-mice-berbasis-chse-di-yogyakarta\/","title":{"rendered":"Kemenparekraf Gelar Simulasi MICE Berbasis CHSE di Yogyakarta"},"content":{"rendered":"<p><strong>JAKARTA, ITN-<\/strong> Kementerian Pariwisata dan Ekonomi Kreatif (Kemenparekraf) menggelar simulasi penerapan protokol kesehatan berbasis CHSE (<em>Cleanliness, Health, Safety, and Environmental Sustainability)<\/em>\u00a0dalam pelaksanaan wisata MICE (<em>Meeting, Incentive, Convention, and Exhibition<\/em>) di kawasan Ledok Sambi di lereng Gunung Merapi, Kabupaten Sleman, Daerah Istimewa Yogyakarta (DIY).<\/p>\n<p>Direktur Wisata Pertemuan, Insentif, Konvensi, dan Pameran Kemenparekraf\/Baparekraf, Masruroh, pada hari Jumat (25\/9), mengatakan, \u201cTujuan pelaksanaan simulasi ini adalah untuk memberikan gambaran pentingnya penerapan protokol kesehatan dalam pelaksanaan wisata MICE. Dan simulasi ini menjadi ajang bagi para pelaku dan peserta wisata MICE menerapkan protokol kesehatan dalam pelaksanaan aktivitas MICE\u201d.<\/p>\n<p>Masruroh menambahkan simulasi ini merupakan lanjutan dari kegiatan sosialisasi penerapan protokol kesehatan berbasis CHSE bagi pelaku wisata MICE yang dilaksanakan secara serentak di tiga destinasi wisata MICE di Indonesia, pada hari Kamis (24\/9). Ketiganya adalah Medan, Sumatra Utara; Bandung, Jawa Barat; dan Yogyakarta.<\/p>\n<p>Masruroh juga mengungkapkan alasan pemilihan Yogyakarta sebagai tempat pelaksanaan simulasi penerapan protokol kesehatan berbasis CHSE dalam kegiatan wisata MICE. Menurutnya, dengan angka penderita Covid-19 yang relatif rendah di Yogyakarta, hal tersebut memperlihatkan komitmen yang kuat dari masyarakat Yogyakarta untuk menerapkan protokol kesehatan di masa adaptasi kebiasaan baru.<\/p>\n<p>\u201cKita bisa lihat saat ini pariwisata di Yogyakarta sudah mulai bangkit kembali dengan banyaknya kedatangan wisatawan nusantara. Selain itu, masyarakat Yogyakarta juga punya kreativitas yang tinggi dalam mensosialisasikan adaptasi kebiasaan baru di media sosial,\u201d terangnya.<\/p>\n<p>Masruroh juga berpesan agar pelaku dan peserta MICE selalu menerapkan protokol kesehatan seperti menjaga jarak, mencuci tangan, dan selalu mengenakan masker.<\/p>\n<p>\u201cDi masa pandemi ini ekonomi harus terus berjalan. Untuk itu mari kita bersama-sama menerapkan dan mematuhi protokol kesehatan agar pariwisata kita ini bisa terus berjalan,\u201d terang Masruroh.<\/p>\n<p>Acara ini diikuti oleh 20 orang peserta yang terdiri dari pelaku wisata MICE dan awak media. Sebelum berkeliling ke beberapa destinasi wisata di lereng Gunung Merapi menggunakan mobil Jeep, para peserta diwajibkan mencuci tangan dan mengenakan masker terlebih dahulu.<\/p>\n<p>Peserta kemudian diajak berkeliling ke beberapa destinasi wisata yang ada di lereng Gunung Merapi. Di antaranya adalah Bunker Kaliadem, Museum Mini Sisa Hartaku di Dusun Petung, dan merasakan sensasi\u00a0<em>offroad<\/em>\u00a0di kawasan Kalikuning.<\/p>\n","protected":false},"excerpt":{"rendered":"<p>JAKARTA, ITN- Kementerian Pariwisata dan Ekonomi Kreatif (Kemenparekraf) menggelar simulasi penerapan protokol kesehatan berbasis CHSE (Cleanliness, Health, Safety, and Environmental Sustainability)\u00a0dalam pelaksanaan wisata MICE (Meeting, Incentive, Convention, and Exhibition) di kawasan Ledok Sambi di lereng Gunung Merapi, Kabupaten Sleman, Daerah Istimewa Yogyakarta (DIY). Direktur Wisata Pertemuan, Insentif, Konvensi, dan Pameran Kemenparekraf\/Baparekraf, Masruroh, pada hari Jumat [&hellip;]<\/p>\n","protected":false},"author":1,"featured_media":15206,"comment_status":"closed","ping_status":"closed","sticky":false,"template":"","format":"standard","meta":{"footnotes":""},"categories":[84,124],"tags":[],"class_list":{"0":"post-15205","1":"post","2":"type-post","3":"status-publish","4":"format-standard","5":"has-post-thumbnail","7":"category-berita","8":"category-wisata"},"_links":{"self":[{"href":"https:\/\/indonesiatripnews.com\/jason\/wp\/v2\/posts\/15205","targetHints":{"allow":["GET"]}}],"collection":[{"href":"https:\/\/indonesiatripnews.com\/jason\/wp\/v2\/posts"}],"about":[{"href":"https:\/\/indonesiatripnews.com\/jason\/wp\/v2\/types\/post"}],"author":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/indonesiatripnews.com\/jason\/wp\/v2\/users\/1"}],"replies":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/indonesiatripnews.com\/jason\/wp\/v2\/comments?post=15205"}],"version-history":[{"count":0,"href":"https:\/\/indonesiatripnews.com\/jason\/wp\/v2\/posts\/15205\/revisions"}],"wp:featuredmedia":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/indonesiatripnews.com\/jason\/wp\/v2\/media\/15206"}],"wp:attachment":[{"href":"https:\/\/indonesiatripnews.com\/jason\/wp\/v2\/media?parent=15205"}],"wp:term":[{"taxonomy":"category","embeddable":true,"href":"https:\/\/indonesiatripnews.com\/jason\/wp\/v2\/categories?post=15205"},{"taxonomy":"post_tag","embeddable":true,"href":"https:\/\/indonesiatripnews.com\/jason\/wp\/v2\/tags?post=15205"}],"curies":[{"name":"wp","href":"https:\/\/api.w.org\/{rel}","templated":true}]}}