{"id":14782,"date":"2020-08-24T21:45:45","date_gmt":"2020-08-24T14:45:45","guid":{"rendered":"https:\/\/indonesiatripnews.com\/?p=14782"},"modified":"2020-08-24T21:45:45","modified_gmt":"2020-08-24T14:45:45","slug":"kemenparekraf-dorong-pramuwisata-melakukan-tur-virtual-interaktif","status":"publish","type":"post","link":"https:\/\/indonesiatripnews.com\/berita\/kemenparekraf-dorong-pramuwisata-melakukan-tur-virtual-interaktif\/","title":{"rendered":"Kemenparekraf Dorong Pramuwisata Melakukan Tur Virtual Interaktif"},"content":{"rendered":"<p><strong>JAKARTA, ITN-<\/strong> Kementerian Pariwisata dan Ekonomi Kreatif (Kemenparekraf) mendorong para pemandu wisata atau pramuwisata untuk melakukan tur virtual interaktif sebagai upaya membangkitkan kembali sektor pariwisata di Indonesia.<\/p>\n<p>Dalam Webinar \u2018Transformasi Digital: Tur Virtual Interaktif\u2019 bertajuk \u2018Sinergi Transformasi Digital sebagai Langkah Memperkuat Ekosistem Digital Kepariwisataan\u2019 di Hotel Grand Mercure Kemayoran Jakarta, pada hari Sabtu (22\/8), Deputi Bidang Ekonomi Digital dan Produk Kreatif Kemenparekraf\/Baparekraf, Muhammad Neil El Himam, mengungkapkan pandemi Covid-19 telah mengakselerasi perkembangan teknologi, salah satunya di sektor pariwisata.<\/p>\n<p>\u201cMaka, kegiatan tur virtual interaktif dapat menjadi alternatif bagi para pramuwisata agar bisa terus berkarya sekaligus memperkenalkan pariwisata daerahnya kepada wisatawan,\u201d kata Neil.<\/p>\n<p>Tur virtual interaktif adalah kegiatan wisata di mana wisatawan dan pramuwisata dapat saling berinteraksi sambil menikmati potensi wisata yang ada dalam suatu destinasi wisata lewat\u00a0<em>platform<\/em>\u00a0sosial media atau aplikasi\u00a0<em>video conference<\/em>\u00a0seperti Zoom.<\/p>\n<p>\u201cTujuan pengembangan tur virtual interaktif ini adalah untuk membangkitkan pariwisata Indonesia di saat pandemi. Kedua memberikan alternatif hiburan lain atau\u00a0<em>teaser<\/em>\u00a0untuk masyarakat agar tergerak berwisata kembali dengan tidak menghilangkan sensasi dan pengalaman ketika berwisata langsung mempromosikan wisata Indonesia dan menciptakan ekosistem digital di sektor kepariwisataan,\u201d jelas Neil.<\/p>\n<p>Neil menambahkan, selain membangkitkan potensi wisata Tanah Air yang terpuruk, tur virtual interaktif juga dapat meningkatkan devisa negara. Tidak hanya sampai di situ, Neil pun menilai tur virtual interaktif juga dapat menjadi sarana edukasi wisatawan mengenai tradisi dan budaya Indonesia.<\/p>\n<p>\u201cJadi kami berharap juga edukasi di bidang sejarah akan lebih efektif jika dilakukan oleh orang yang tinggal di tempatnya langsung dan diterangkan dengan cara yang menarik dan interaktif. Tentunya ini akan membuat pembelajaran lebih efektif dan menyenangkan,\u201d terangnya.<\/p>\n<p>Pada kesempatan yang sama, Deputi Bidang Sumber Daya dan Kelembagaan Kemenparekraf\/Baparekraf, Wisnu Bawa Tarunajaya, menuturkan segmen tur virtual interaktif juga menjadi perhatian Kemenparekraf dalam memberikan pelatihan kepada pramuwisata.<\/p>\n<p>\u201cSelain memberikan pelatihan terkait protokol kesehatan, kami juga memberikan pelatihan tur virtual interaktif. Bagaimana cara mengemas, menceritakan via video, dan menarasikan potensi-potensi yang ada di daerah pramuwisata dengan semenarik mungkin,\u201d ujar Wisnu.<\/p>\n<p>Webinar ini juga dihadiri oleh sejumlah pelaku wisata yang telah mencoba melaksanakan dan menawarkan paket tur virtual interaktif. Di antaranya Reza Permadi selaku\u00a0<em>Chief Operation Officer<\/em>\u00a0dan\u00a0<em>Co-founder Atourin<\/em>.<\/p>\n<p>Reza mengatakan, sejak terjadinya pandemi Covid-19, Atourin menawarkan paket tur virtual interaktif kepada konsumennya. Tur interaktif ini juga menjadi sarana bagi wisatawan untuk berbelanja\u00a0<em>souvenir<\/em>\u00a0khas daerah yang ia kunjungi.<\/p>\n<p>Selain itu, Reza menyebut tur virtual interaktif ini menjadi simulasi apa saja potensi wisata yang dapat dirasakan oleh wisatawan ketika telah diperbolehkan kembali untuk bepergian.<\/p>\n<p>\u201cJadi wisata virtual bukan menggantikan wisata pada umumnya tapi sebagai persiapan bagi wisatawan sebelum berkunjung ke destinasi wisata nanti,\u201d ujar Reza.<\/p>\n<p>Hal senada juga diungkapkan oleh\u00a0<em>Vice President<\/em>\u00a0Divisi Keagenan &amp; Tur PT PELNI, Budi Santoso. Budi menyebutkan sejak 2 bulan yang lalu, pihaknya telah menawarkan paket wisata virtual untuk melihat berbagai bagian kapal.<\/p>\n<p>\u201cKelebihan dari tur virtual ini kita bisa membawa peserta ke lokasi terlarang yang mana kalau dalam tur secara fisik mereka tidak diperbolehkan masuk. Misalnya kamar mesin di kapal itu bisa kita lihat seperti apa di dalamnya secara virtual,\u201d terang Budi.<\/p>\n<p>Turut hadir dalam webinar ini Ketua umum DPP Himpunan Pramuwisata Indonesia (HPI), Sangtu Subaya, yang mengungkapkan perlu adanya sinergitas dalam rangka membentuk ekosistem digital dari tur virtual.<\/p>\n<p>\u201cKami mendorong agar ekosistem ini terbentuk supaya anggota kami para pramuwisata bisa terus berkarya dan tetap produktif di masa pandemi,\u201d ungkap Sangtu.<\/p>\n<p>Hal senada juga diungkapkan oleh\u00a0<em>Chief Executive Officer<\/em>\u00a0sekaligus pendiri\u00a0<em>outing.id<\/em>\u00a0dan Wisata Sekolah, Irwan Tamrin. Menurutnya, kondisi pandemi Covid-19 memaksa seluruh sektor, terutama sektor pariwisata, mengakselerasi digitalisasi berbagai kegiatan berwisata.<\/p>\n<p>\u201cAkselerasi digital ini menurut saya bisa menjadi momentum. Jadi mari kita sama-sama berkolaborasi untuk saling\u00a0<em>support<\/em>\u00a0agar pariwisata bisa jadi leading sector,\u201d ucap Irwan.<\/p>\n<p>Mengenai ketersediaan ekosistem tur virtual,\u00a0<em>Chief Marketing Officer<\/em>\u00a0Traveloka sekaligus CEO Traveloka Xperience, Christian Suwarna menyatakan pihaknya telah menyediakan platform digital yang dinamai Traveloka Online Xperience.<\/p>\n<p>\u201cKami bertindak sebagai platform yang diisi pramuwisata dengan demand dari konsumen dan kita buat platform agar kedua pihak saling bertemu. Jadi para\u00a0<em>tour guide<\/em>\u00a0ini cukup memastikan kontennya kuat untuk menarik konsumen,\u201d tutur Christian.<\/p>\n<p>Di samping itu, Kepala Divisi Layanan Telekomunikasi dan Informasi (BAKTI), Ari Soegeng Wahyuniarti, menyatakan komitmen lembaganya untuk memperkuat ketersediaan jaringan internet di berbagai tempat di Indonesia. Terutama di pulau terluar dan daerah wisata yang belum terjangkau akses internet.<\/p>\n<p>\u201cKami akan melakukan pemerataan akses infrastruktur telekomunikasi dan informasi di perbatasan dan lain sebagainya. Termasuk desa wisata, dan ini secara bertahap akan kami lakukan pemerataan agar tempat-tempat yang sulit dijamah dapat diakses melalui tur virtual digital,\u201d ujar Ari.<\/p>\n<p>Acara ini kemudian diakhiri dengan demonstrasi tur virtual interaktif oleh Jakarta Good Guide di Taman Pemakaman Khusus atau\u00a0<em>Ereveld<\/em>\u00a0Menteng Pulo. Di mana di lokasi ini dimakamkan para tentara KNIL atau Tentara Kerajaan Belanda yang gugur pada Perang Dunia ke-II.<\/p>\n","protected":false},"excerpt":{"rendered":"<p>JAKARTA, ITN- Kementerian Pariwisata dan Ekonomi Kreatif (Kemenparekraf) mendorong para pemandu wisata atau pramuwisata untuk melakukan tur virtual interaktif sebagai upaya membangkitkan kembali sektor pariwisata di Indonesia. Dalam Webinar \u2018Transformasi Digital: Tur Virtual Interaktif\u2019 bertajuk \u2018Sinergi Transformasi Digital sebagai Langkah Memperkuat Ekosistem Digital Kepariwisataan\u2019 di Hotel Grand Mercure Kemayoran Jakarta, pada hari Sabtu (22\/8), Deputi [&hellip;]<\/p>\n","protected":false},"author":1,"featured_media":14783,"comment_status":"closed","ping_status":"closed","sticky":false,"template":"","format":"standard","meta":{"footnotes":""},"categories":[84,124],"tags":[],"class_list":{"0":"post-14782","1":"post","2":"type-post","3":"status-publish","4":"format-standard","5":"has-post-thumbnail","7":"category-berita","8":"category-wisata"},"_links":{"self":[{"href":"https:\/\/indonesiatripnews.com\/jason\/wp\/v2\/posts\/14782","targetHints":{"allow":["GET"]}}],"collection":[{"href":"https:\/\/indonesiatripnews.com\/jason\/wp\/v2\/posts"}],"about":[{"href":"https:\/\/indonesiatripnews.com\/jason\/wp\/v2\/types\/post"}],"author":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/indonesiatripnews.com\/jason\/wp\/v2\/users\/1"}],"replies":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/indonesiatripnews.com\/jason\/wp\/v2\/comments?post=14782"}],"version-history":[{"count":0,"href":"https:\/\/indonesiatripnews.com\/jason\/wp\/v2\/posts\/14782\/revisions"}],"wp:featuredmedia":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/indonesiatripnews.com\/jason\/wp\/v2\/media\/14783"}],"wp:attachment":[{"href":"https:\/\/indonesiatripnews.com\/jason\/wp\/v2\/media?parent=14782"}],"wp:term":[{"taxonomy":"category","embeddable":true,"href":"https:\/\/indonesiatripnews.com\/jason\/wp\/v2\/categories?post=14782"},{"taxonomy":"post_tag","embeddable":true,"href":"https:\/\/indonesiatripnews.com\/jason\/wp\/v2\/tags?post=14782"}],"curies":[{"name":"wp","href":"https:\/\/api.w.org\/{rel}","templated":true}]}}