{"id":14569,"date":"2020-08-06T18:08:07","date_gmt":"2020-08-06T11:08:07","guid":{"rendered":"https:\/\/indonesiatripnews.com\/?p=14569"},"modified":"2020-08-06T18:08:07","modified_gmt":"2020-08-06T11:08:07","slug":"kemenparekraf-inisiasi-program-akselerasi-digital-hidupkan-kembali-musik-tradisi","status":"publish","type":"post","link":"https:\/\/indonesiatripnews.com\/ulasan-menarik\/kemenparekraf-inisiasi-program-akselerasi-digital-hidupkan-kembali-musik-tradisi\/","title":{"rendered":"Kemenparekraf Inisiasi Program Akselerasi Digital Hidupkan Kembali Musik Tradisi"},"content":{"rendered":"<p><strong>JAKARTA, ITN \u2013<\/strong> Kementerian Pariwisata dan Ekonomi Kreatif\/Badan Pariwisata dan Ekonomi Kreatif (Kemenparekraf\/Baparekraf) menginisiasi program akselerasi digital untuk menghidupkan kembali musik tradisional.<\/p>\n<p>Plt. Deputi Bidang Ekonomi Digital dan Produk Kreatif Kemenparekraf\/Baparekraf, Josua Puji Mulia Simanjuntak, Dalam acara Silaturahmi Bunyi Nusantara (SILABUN) yang bertajuk \u201cMusik Tradisi, Jurus Bertahan Dari Gempuran Zaman\u201d, mengatakan di masa sekarang ini musik tradisi atau tradisional sangat jarang diminati masyarakat khususnya anak-anak muda, karena dianggap kuno dan tidak modern.<\/p>\n<p><img decoding=\"async\" class=\"wp-image-14573 aligncenter\" src=\"https:\/\/indonesiatripnews.com\/files\/2020\/08\/WhatsApp-Image-2020-08-06-at-2.40.30-PM.jpeg\" alt=\"\" width=\"469\" height=\"293\" srcset=\"https:\/\/indonesiatripnews.com\/files\/2020\/08\/WhatsApp-Image-2020-08-06-at-2.40.30-PM.jpeg 1024w, https:\/\/indonesiatripnews.com\/files\/2020\/08\/WhatsApp-Image-2020-08-06-at-2.40.30-PM-300x188.jpeg 300w, https:\/\/indonesiatripnews.com\/files\/2020\/08\/WhatsApp-Image-2020-08-06-at-2.40.30-PM-696x435.jpeg 696w, https:\/\/indonesiatripnews.com\/files\/2020\/08\/WhatsApp-Image-2020-08-06-at-2.40.30-PM-672x420.jpeg 672w\" sizes=\"(max-width: 469px) 100vw, 469px\" \/>\u201cMusik tradisional merupakan identitas bangsa yang harus dikembangkan dan dilestarikan. Jangan sampai tidak ada regenerasi. Untuk itu, Kemenparekraf menginisiasi program akselerasi digital untuk menciptakan inovasi dan menghidupkan kembali musik tradisi agar ciri khas dari suatu daerah tidak hilang,\u201d ujar Josua, Rabu (5\/8\/2020).<\/p>\n<p>Lebih Lanjut Josua menjelaskan salah satu tujuan dari akselerasi digital musik tradisi ialah mendorong pelaku ekonomi kreatif untuk bertransformasi dari offline ke online dengan memanfaatkan teknologi, namun tetap memperhatikan dasar-dasar atau ciri khas dari musik tradisional. Hal ini dilakukan untuk memperluas pasar musik tradisional.<\/p>\n<p>\u201cKita digitalisasikan musik tradisi agar dunia mengetahui kualitas musik tradisi Indonesia yang pantas diperhitungkan,\u201d jelas Josua.<\/p>\n<p><img decoding=\"async\" class=\"wp-image-14571 aligncenter\" src=\"https:\/\/indonesiatripnews.com\/files\/2020\/08\/media_1596711431_gambar_1.jpeg\" alt=\"\" width=\"504\" height=\"315\" srcset=\"https:\/\/indonesiatripnews.com\/files\/2020\/08\/media_1596711431_gambar_1.jpeg 1024w, https:\/\/indonesiatripnews.com\/files\/2020\/08\/media_1596711431_gambar_1-300x188.jpeg 300w, https:\/\/indonesiatripnews.com\/files\/2020\/08\/media_1596711431_gambar_1-696x435.jpeg 696w, https:\/\/indonesiatripnews.com\/files\/2020\/08\/media_1596711431_gambar_1-672x420.jpeg 672w\" sizes=\"(max-width: 504px) 100vw, 504px\" \/>Selain menginisiasi program akselerasi digital untuk menghidupkan kembali musik tradisional, Josua menambahkan jika Kemenparekraf turut memberikan perhatian penuh untuk menyejahterakan musisi tradisi dengan melakukan berbagai pendampingan sebagai upaya meningkatkan kompetensi pelaku ekonomi kreatif agar memiliki semangat enterpreneurship.<\/p>\n<p>\u201cHal ini perlu dilakukan agar para pelaku ekraf mengetahui ilmu dasar untuk menjual produknya dalam hal ini karya musik, supaya bisa dipasarkan. Mulai dari produksi hingga ke distribusi,\u201d tambah Josua.<\/p>\n<p>Etnomusikolog, Amin Abdullah mengatakan jurus yang harus dipunyai musisi untuk bertahan dari gempuran zaman ialah melakukan transformasi digital dan memiliki jiwa entrepreneurship. Musik tradisi dalam kacamata ekonomi kreatif dinilai sebagai investasi yang harus dipertahankan eksistensinya.<\/p>\n<p>\u201cSeperti lagu Lathi yang memberikan kejutan luar biasa. Positioning dan inovasi yang menarik untuk memberikan kreasi kekinian tanpa meninggalkan ciri khas musik tradisional dengan memanfaatkan transformasi digital dari mulai produksi hingga ke penjualan,\u201d ujar Amin.<\/p>\n<p>Amin juga mengatakan musik tradisi akan bertahan dari gempuran zaman jika masyarakat Indonesia memperlakukannya sebagai &#8221; best on the past, you do it on the present, to deal with the future&#8221;.<img decoding=\"async\" class=\"wp-image-14570 aligncenter\" src=\"https:\/\/indonesiatripnews.com\/files\/2020\/08\/media_1596711537_gambar_9.jpeg\" alt=\"\" width=\"582\" height=\"364\" srcset=\"https:\/\/indonesiatripnews.com\/files\/2020\/08\/media_1596711537_gambar_9.jpeg 1024w, https:\/\/indonesiatripnews.com\/files\/2020\/08\/media_1596711537_gambar_9-300x188.jpeg 300w, https:\/\/indonesiatripnews.com\/files\/2020\/08\/media_1596711537_gambar_9-696x435.jpeg 696w, https:\/\/indonesiatripnews.com\/files\/2020\/08\/media_1596711537_gambar_9-672x420.jpeg 672w\" sizes=\"(max-width: 582px) 100vw, 582px\" \/><\/p>\n<p>Musisi Tanah Air, Dewa Budjana, mengungkapkan penting sekali seorang musisi untuk melibatkan musik tradisi demi memperindah harmonisasi dalam sebuah karya musik. \u201cSaya berharap pemerintah terus memberikan perhatian dan ruang untuk bisa mengembangkan musik tradisi ke kancah internasional,\u201d ungkap Dewa.<\/p>\n","protected":false},"excerpt":{"rendered":"<p>JAKARTA, ITN \u2013 Kementerian Pariwisata dan Ekonomi Kreatif\/Badan Pariwisata dan Ekonomi Kreatif (Kemenparekraf\/Baparekraf) menginisiasi program akselerasi digital untuk menghidupkan kembali musik tradisional. Plt. Deputi Bidang Ekonomi Digital dan Produk Kreatif Kemenparekraf\/Baparekraf, Josua Puji Mulia Simanjuntak, Dalam acara Silaturahmi Bunyi Nusantara (SILABUN) yang bertajuk \u201cMusik Tradisi, Jurus Bertahan Dari Gempuran Zaman\u201d, mengatakan di masa sekarang ini [&hellip;]<\/p>\n","protected":false},"author":1,"featured_media":14572,"comment_status":"closed","ping_status":"closed","sticky":false,"template":"","format":"standard","meta":{"footnotes":""},"categories":[2],"tags":[],"class_list":{"0":"post-14569","1":"post","2":"type-post","3":"status-publish","4":"format-standard","5":"has-post-thumbnail","7":"category-ulasan-menarik"},"_links":{"self":[{"href":"https:\/\/indonesiatripnews.com\/jason\/wp\/v2\/posts\/14569","targetHints":{"allow":["GET"]}}],"collection":[{"href":"https:\/\/indonesiatripnews.com\/jason\/wp\/v2\/posts"}],"about":[{"href":"https:\/\/indonesiatripnews.com\/jason\/wp\/v2\/types\/post"}],"author":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/indonesiatripnews.com\/jason\/wp\/v2\/users\/1"}],"replies":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/indonesiatripnews.com\/jason\/wp\/v2\/comments?post=14569"}],"version-history":[{"count":0,"href":"https:\/\/indonesiatripnews.com\/jason\/wp\/v2\/posts\/14569\/revisions"}],"wp:featuredmedia":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/indonesiatripnews.com\/jason\/wp\/v2\/media\/14572"}],"wp:attachment":[{"href":"https:\/\/indonesiatripnews.com\/jason\/wp\/v2\/media?parent=14569"}],"wp:term":[{"taxonomy":"category","embeddable":true,"href":"https:\/\/indonesiatripnews.com\/jason\/wp\/v2\/categories?post=14569"},{"taxonomy":"post_tag","embeddable":true,"href":"https:\/\/indonesiatripnews.com\/jason\/wp\/v2\/tags?post=14569"}],"curies":[{"name":"wp","href":"https:\/\/api.w.org\/{rel}","templated":true}]}}