{"id":13656,"date":"2020-05-19T23:56:47","date_gmt":"2020-05-19T16:56:47","guid":{"rendered":"https:\/\/indonesiatripnews.com\/?p=13656"},"modified":"2020-05-19T23:56:47","modified_gmt":"2020-05-19T16:56:47","slug":"kemenparekraf-lakukan-product-update-pariwisata-ke-pasar-great-china","status":"publish","type":"post","link":"https:\/\/indonesiatripnews.com\/berita\/kemenparekraf-lakukan-product-update-pariwisata-ke-pasar-great-china\/","title":{"rendered":"Kemenparekraf Lakukan Product Update Pariwisata ke Pasar Great China"},"content":{"rendered":"<div dir=\"auto\"><strong>JAKARTA, ITN-<\/strong> Kementerian Pariwisata dan Ekonomi Kreatif\/Badan Pariwisata Ekonomi Kreatif terus berupaya mengoptimalkan promosi produk pariwisata ke negara-negara fokus pasar wisatawan dengan melibatkan peran perwakilan promosi pariwisata Indonesia di luar negeri atau VITO (Visit Indonesia Tourism Officer).<\/div>\n<div dir=\"auto\"><\/div>\n<div dir=\"auto\">Setelah sebelumnya menggelar webinar bersama VITO Prancis, Inggris dan Jerman, kini Kemenparekraf\/Baparekraf menggelar webinar bersama VITO Beijing, Shanghai, Guangzhou, dan Hongkong.<\/div>\n<div dir=\"auto\"><\/div>\n<div dir=\"auto\">Dalam acara kali ini, dibahas upaya dan kebijakan pemerintah Indonesia serta product update dari pariwisata Indonesia ke negara-negara fokus pasar wisatawan<\/div>\n<div dir=\"auto\"><\/div>\n<div dir=\"auto\">Deputi Bidang Pemasaran Kemenparekraf\/Baparekraf Nia Niscaya dalam keterangannya, Selasa (19\/5\/2020) mengatakan, kegiatan webinar kali ini untuk membahas strategi dan upaya kesiapan Indonesia memasuki masa new normal serta product update untuk pasar Tiongkok dan Hongkong.<\/div>\n<div dir=\"auto\"><\/div>\n<div dir=\"auto\"><img decoding=\"async\" class=\"size-full wp-image-13658 aligncenter\" src=\"https:\/\/indonesiatripnews.com\/files\/2020\/05\/IMG-20200519-WA0056-e1589907397946.jpg\" alt=\"\" width=\"700\" height=\"393\">&#8220;Webinar pasar Great China bertemakan &#8220;Re-Aligning Our Priorities After COVID-19&#8221; ini dilakukan untuk menjaga brand awareness Indonesia, sehingga nantinya wisman tidak perlu ragu untuk mendatangi Indonesia karena kebijakan mengenai\u00a0 gerakan Indonesia Bersih, Sehat, dan Aman (Clean, Health and Safety\/CHS) merupakan upaya pemerintah Indonesia yang tanggap terhadap the new normal,\u201d kata Nia Niscaya.<\/div>\n<div dir=\"auto\"><\/div>\n<div dir=\"auto\">Nia mengatakan, pandemi COVID-19 telah mengubah banyak hal dalam kehidupan, termasuk sektor pariwisata. Pemberlakuan social distancing dan Pembatasan Sosial Berskala Besar (PSBB) dalam waktu singkat ikut mengubah pola pemasaran pariwisata.<\/div>\n<div dir=\"auto\"><\/div>\n<div dir=\"auto\">Dalam filosofi Tiongkok dikenal istilah weiji yang berarti krisis. Weiji terdiri dari dua kata, yakni wei yang berarti bahaya dan ji yang berarti peluang. Oleh sebab itu dalam kondisi yang kurang menguntungkan ini diperlukan strategi pemasaran yang tepat sekaligus dengan tujuan untuk mempertahankan eksistensi pariwisata Indonesia di masing-masing pasar.<\/div>\n<div dir=\"auto\"><\/div>\n<div dir=\"auto\">Kegiatan seminar berbasis digital ini kemudian menjadi salah satu cara yang dilakukan Kemenparekraf\/Baparekraf untuk melakukan soft selling destinasi yang ada di Indonesia dan diharapkan Indonesia tetap menjadi favorit bagi wisman untuk berkunjung.<\/div>\n<div dir=\"auto\"><\/div>\n<div dir=\"auto\">Tercatat, hasil poling yang dilakukan saat Webinar pasar Great China, Bali masih menjadi destinasi favorit untuk pasar Tiongkok dengan persentase 86 persen, disusul Manado dan Lombok yang masing-masing memperoleh persentase 7 persen, Borobudur 5 persen dan Batam\/Bintan 2 persen.<\/div>\n<div dir=\"auto\"><\/div>\n<div dir=\"auto\">Nia juga memperkirakan bahwa Bali akan menjadi salah satu destinasi utama yang relatif lebih cepat pulih dan banyak dikunjungi wisatawan begitu pandemi dinyatakan usai. Didukung dengan kenyataan bahwa Bali selama ini merupakan destinasi wisata utama dan termasuk propinsi yang terbukti mampu menahan laju penyebaran covid19 makin meluas di masyarakat melalui\u00a0 local wisdom dan peran desa adatnya.<\/div>\n<div dir=\"auto\"><\/div>\n<div dir=\"auto\">Sebelumnya Menteri Pariwisata dan Ekonomi Kreatif Wishnutama Kusubandio telah menetapkan Bali sebagai pilot project untuk penerapan program Cleanliness, Health and Safety (CHS) untuk diterapkan di bandara, destinasi, dan mendorong pengelola usaha pariwisata lainnya, seperti hotel dan restoran sebagai strategi mempercepat pemulihan sektor pariwisata dan ekonomi kreatif pascapandemi COVID-19. Setelah Bali, menyusul destinasi lainnya secara bertahap.<\/div>\n<div dir=\"auto\"><\/div>\n<div dir=\"auto\">&#8220;Bali menjadi prioritas, setelahnya ada Joglosemar dan Kepri yang menjadi pintu masuk wisatawan dari Singapura. Kemudian 5 destinasi super prioritas. Kami tidak ingin wisatawan kecewa, sehingga kami mendorong industri untuk menerapkan CHS ini dengan baik dan berstandar Internasional,&#8221; tutup Nia.<\/div>\n<div dir=\"auto\"><\/div>\n","protected":false},"excerpt":{"rendered":"<p>JAKARTA, ITN- Kementerian Pariwisata dan Ekonomi Kreatif\/Badan Pariwisata Ekonomi Kreatif terus berupaya mengoptimalkan promosi produk pariwisata ke negara-negara fokus pasar wisatawan dengan melibatkan peran perwakilan promosi pariwisata Indonesia di luar negeri atau VITO (Visit Indonesia Tourism Officer). Setelah sebelumnya menggelar webinar bersama VITO Prancis, Inggris dan Jerman, kini Kemenparekraf\/Baparekraf menggelar webinar bersama VITO Beijing, Shanghai, [&hellip;]<\/p>\n","protected":false},"author":1,"featured_media":13657,"comment_status":"closed","ping_status":"closed","sticky":false,"template":"","format":"standard","meta":{"footnotes":""},"categories":[84,124],"tags":[],"class_list":{"0":"post-13656","1":"post","2":"type-post","3":"status-publish","4":"format-standard","5":"has-post-thumbnail","7":"category-berita","8":"category-wisata"},"_links":{"self":[{"href":"https:\/\/indonesiatripnews.com\/jason\/wp\/v2\/posts\/13656","targetHints":{"allow":["GET"]}}],"collection":[{"href":"https:\/\/indonesiatripnews.com\/jason\/wp\/v2\/posts"}],"about":[{"href":"https:\/\/indonesiatripnews.com\/jason\/wp\/v2\/types\/post"}],"author":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/indonesiatripnews.com\/jason\/wp\/v2\/users\/1"}],"replies":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/indonesiatripnews.com\/jason\/wp\/v2\/comments?post=13656"}],"version-history":[{"count":0,"href":"https:\/\/indonesiatripnews.com\/jason\/wp\/v2\/posts\/13656\/revisions"}],"wp:featuredmedia":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/indonesiatripnews.com\/jason\/wp\/v2\/media\/13657"}],"wp:attachment":[{"href":"https:\/\/indonesiatripnews.com\/jason\/wp\/v2\/media?parent=13656"}],"wp:term":[{"taxonomy":"category","embeddable":true,"href":"https:\/\/indonesiatripnews.com\/jason\/wp\/v2\/categories?post=13656"},{"taxonomy":"post_tag","embeddable":true,"href":"https:\/\/indonesiatripnews.com\/jason\/wp\/v2\/tags?post=13656"}],"curies":[{"name":"wp","href":"https:\/\/api.w.org\/{rel}","templated":true}]}}