{"id":13498,"date":"2020-05-10T23:46:49","date_gmt":"2020-05-10T16:46:49","guid":{"rendered":"https:\/\/indonesiatripnews.com\/?p=13498"},"modified":"2020-05-10T23:48:28","modified_gmt":"2020-05-10T16:48:28","slug":"wishnutama-akselerasi-digital-bisa-jadi-advantage-pariwisata-indonesia","status":"publish","type":"post","link":"https:\/\/indonesiatripnews.com\/berita\/wishnutama-akselerasi-digital-bisa-jadi-advantage-pariwisata-indonesia\/","title":{"rendered":"Wishnutama: Akselerasi Digital Bisa Jadi Advantage Pariwisata Indonesia"},"content":{"rendered":"<p><strong>JAKARTA, ITN-<\/strong> Masa sulit pariwisata Indonesia diyakini akan segera berakhir seiring dengan punahnya pandemi Covid-19, sambil menanti masa itu tiba, pariwisata Indonesia harus bisa memanfaatkan kondisi saat ini untuk berbenah, <em>upgrade skill<\/em>\u00a0agar potensi pariwisata kita bisa lebih siap bersaing.<\/p>\n<p>Sebagai salah satu sektor yang terpukul paling keras sebagai dampak wabah Covid-19 di Indonesia, sektor pariwisata memang diakui tidak dpaat berbuat banyak di masa pandemi ini, akan tetapi kondisi &#8220;<em>new normal&#8221;<\/em>\u00a0di masa yang akan datang harus dijadikan sebagai momentum kebangkitan sektor pariwisata.<\/p>\n<p>Pada acara\u00a0<em>virtual conference<\/em>\u00a0I\u2019M Gen-Z (<em>Indonesian Millennials &amp; Generation Z<\/em>) yang mengangkat tema &#8220;Millenial dan Gen Z; Tantangan, Harapan, dan Masa Depan <em>New Normal&#8221;<\/em>, Menteri Pariwisata dan Ekonomi Kreatif Republik Indonesia (Menparekraf), Wishnutama Kusubandio turut menjadi salah satu narasumber yang menyatakan bahwa kondisi di tengah pandemi harus bisa menjadi keuntungan bagi pariwisata Indonesia.<\/p>\n<p>\u201cKondisi di tengah pandemi Covid-19 ini tetap ada sisi positifnya yang bisa kita ambil, saya yakin akselerasi digital yang luar biasa selama pandemi bisa menjadi\u00a0<em>advantage<\/em>\u00a0bagi sektor pariwisata dan ekonomi kreatif di masa \u2018<em>new normal\u2019<\/em> mendatang,\u201d jelas Wishnutama di Jakarta, Minggu (10\/5\/2020).<\/p>\n<p>Menparekraf menilai peran\u00a0<em>millenials<\/em>\u00a0juga akan sangat krusial di masa\u00a0<em>\u2018new normal\u2019<\/em>\u00a0mendatang, pariwisata dan ekonomi kreatif Indonesia akan berada di level berbeda jika setiap pelakunya memanfaatkan masa pandemi ini untuk meningkatkan\u00a0<em>skills<\/em>\u00a0serta berbenah dan belajar menjadi lebih baik.<\/p>\n<p>\u201cDengan tingginya akselerasi digital saat ini, tentu masa\u00a0<em>\u2018new normal\u2019<\/em>\u00a0mendatang akan menjadi lahan yang tepat bagi para\u00a0<em>millenials<\/em>\u00a0untuk berbuat banyak meningkatkan kualitas pariwisata dan ekonomi kreatif di Indonesia. Kemenparekraf pun saat ini menyediakan banyak\u00a0<em>channel<\/em>\u00a0bagi para pelaku pariwisata dan ekonomi kreatif guna meningkatkan kualitas diri maupun pelayan lewat berbagai program\u00a0<em>virtual training<\/em>\u00a0dengan mentor yang berkualitas pula,\u201d terangnya.<\/p>\n<p>Sementara itu, Maman Abdurrahman selaku Anggota DPR-RI mengungkapkan bahwa sudah sepantasnya masa pandemi ini jangan dilihat sebagai kelemahan, tapi kita harus bisa melihatnya sebagai momentum untuk memenangi peperangan di sektor pariwisata dan ekonomi kreatif.<\/p>\n<p>&nbsp;<\/p>\n<p>\u201cSepantasnya Indonesia melihat kondisi pandemi Covid-19 ini bukan sebagai momentum untuk merasa pesimis, tapi justru sebaliknya, Indonesia harus bisa melihat kondisi saat ini sebagai momentum berbenah dan menjadi lebih baik dari sebelumnya. Terlebih sektor pariwisata dan ekonomi kreatif tentu akan menjadi harapan Indonesia bangkit dari krisis Covid-19 di periode\u00a0<em>\u2018new normal\u2019<\/em>\u00a0mendatang,\u201d ujar Maman.<\/p>\n","protected":false},"excerpt":{"rendered":"<p>JAKARTA, ITN- Masa sulit pariwisata Indonesia diyakini akan segera berakhir seiring dengan punahnya pandemi Covid-19, sambil menanti masa itu tiba, pariwisata Indonesia harus bisa memanfaatkan kondisi saat ini untuk berbenah, upgrade skill\u00a0agar potensi pariwisata kita bisa lebih siap bersaing. Sebagai salah satu sektor yang terpukul paling keras sebagai dampak wabah Covid-19 di Indonesia, sektor pariwisata [&hellip;]<\/p>\n","protected":false},"author":1,"featured_media":12923,"comment_status":"closed","ping_status":"closed","sticky":false,"template":"","format":"standard","meta":{"footnotes":""},"categories":[84,124],"tags":[],"class_list":{"0":"post-13498","1":"post","2":"type-post","3":"status-publish","4":"format-standard","5":"has-post-thumbnail","7":"category-berita","8":"category-wisata"},"_links":{"self":[{"href":"https:\/\/indonesiatripnews.com\/jason\/wp\/v2\/posts\/13498","targetHints":{"allow":["GET"]}}],"collection":[{"href":"https:\/\/indonesiatripnews.com\/jason\/wp\/v2\/posts"}],"about":[{"href":"https:\/\/indonesiatripnews.com\/jason\/wp\/v2\/types\/post"}],"author":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/indonesiatripnews.com\/jason\/wp\/v2\/users\/1"}],"replies":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/indonesiatripnews.com\/jason\/wp\/v2\/comments?post=13498"}],"version-history":[{"count":0,"href":"https:\/\/indonesiatripnews.com\/jason\/wp\/v2\/posts\/13498\/revisions"}],"wp:featuredmedia":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/indonesiatripnews.com\/jason\/wp\/v2\/media\/12923"}],"wp:attachment":[{"href":"https:\/\/indonesiatripnews.com\/jason\/wp\/v2\/media?parent=13498"}],"wp:term":[{"taxonomy":"category","embeddable":true,"href":"https:\/\/indonesiatripnews.com\/jason\/wp\/v2\/categories?post=13498"},{"taxonomy":"post_tag","embeddable":true,"href":"https:\/\/indonesiatripnews.com\/jason\/wp\/v2\/tags?post=13498"}],"curies":[{"name":"wp","href":"https:\/\/api.w.org\/{rel}","templated":true}]}}