{"id":13015,"date":"2020-04-15T17:33:52","date_gmt":"2020-04-15T10:33:52","guid":{"rendered":"https:\/\/indonesiatripnews.com\/?p=13015"},"modified":"2020-04-15T17:33:52","modified_gmt":"2020-04-15T10:33:52","slug":"sebanyak-614-persen-memilih-konferensi-pers-daring-saat-wfh","status":"publish","type":"post","link":"https:\/\/indonesiatripnews.com\/berita\/sebanyak-614-persen-memilih-konferensi-pers-daring-saat-wfh\/","title":{"rendered":"Sebanyak 61,4 Persen Memilih Konferensi Pers Daring Saat WFH"},"content":{"rendered":"<p class=\"yiv8733370730MsoNormal\"><strong>JAKARTA, ITN<\/strong>&#8211; Di tengah Pandemic Covid-19, Konferensi Pers Daring menjadi preferensi utama para pekerja media dalam mencari informasi selain siaran pers. Hal ini diungkapkan dalam studi riset bertajuk \u2018Apa yang Media Butuhkan selama WFH\u2019 yang dirilis Imogen Communication Institute (ICI), pada April 2020. Riset yang melibatkan 115 jurnalis media massa di 10 kota Indonesia seperti Jakarta, Surabaya, Bandung, Semarang, Palembang, Medan, Pekanbaru, Makassar, Banjarmasin, Samarinda dengan metode kuantitatif maupun kualitatif.<\/p>\n<p class=\"yiv8733370730MsoNormal\">Hal ini sejalan dengan instruksi pemerintah dalam memberlakukan Pembatasan Sosial Berskala Besar (PSBB), untuk memutus mata rantai penyebaran virus Covid-19. Dari total responden, 61,4 persen memilih konferensi pers daring saat\u00a0<em>Work From Home<\/em>\u00a0(WFH), karena masih memungkinkan mereka bertanya langsung kepada narasumber melalui kolom komentar atau\u00a0<i>live chat<\/i>. Sementara 28,7 persen lebih memilih metode menerima siaran pers dan 9,9 persen memilih siaran pers berupa\u00a0<i>video streaming<\/i>.<\/p>\n<p class=\"yiv8733370730MsoNormal\"><img decoding=\"async\" class=\"alignleft wp-image-13016 size-medium\" src=\"https:\/\/indonesiatripnews.com\/files\/2020\/04\/INDONESIAN-JOURNALISTS-PREFERENCES-ON-11-768x768-1-300x300.jpg\" alt=\"\" width=\"300\" height=\"300\" srcset=\"https:\/\/indonesiatripnews.com\/files\/2020\/04\/INDONESIAN-JOURNALISTS-PREFERENCES-ON-11-768x768-1-300x300.jpg 300w, https:\/\/indonesiatripnews.com\/files\/2020\/04\/INDONESIAN-JOURNALISTS-PREFERENCES-ON-11-768x768-1-150x150.jpg 150w, https:\/\/indonesiatripnews.com\/files\/2020\/04\/INDONESIAN-JOURNALISTS-PREFERENCES-ON-11-768x768-1-696x696.jpg 696w, https:\/\/indonesiatripnews.com\/files\/2020\/04\/INDONESIAN-JOURNALISTS-PREFERENCES-ON-11-768x768-1-420x420.jpg 420w, https:\/\/indonesiatripnews.com\/files\/2020\/04\/INDONESIAN-JOURNALISTS-PREFERENCES-ON-11-768x768-1.jpg 768w\" sizes=\"(max-width: 300px) 100vw, 300px\" \/>\u201cPara wartawan sangat membutuhkan informasi langsung dari narasumber, khususnya ketika narasumber dalam konferensi pers daring adalah ahli atau tokoh yang relevan dan kredibel dengan situasi sekarang. Apalagi jika mereka cukup sulit untuk dihubungi secara pribadi, sehingga konferensi pers daring bisa menjadi sarana bagi wartawan untuk bertanya langsung selama sesi tanya jawab,\u201d ungkap Direktur Imogen Communication Institute, Widi Wahyu Widodo di Jakarta, Rabu (15\/4\/2020).<\/p>\n<p class=\"yiv8733370730MsoNormal\">Dalam riset tersebut ditemukan pula bahwa\u00a0<em>medium<\/em>\u00a0yang digunakan untuk konferensi pers daring cukup beragam, seperti Youtube\u00a0<em>streaming<\/em>, Live Instagram, Zoom Meeting dan Google Meet.<\/p>\n<p class=\"yiv8733370730MsoNormal\">\u201cTapi sebagian besar lebih memilih Youtube dan Zoom yang memiliki fitur\u00a0<em>live chat<\/em>. Konferensi pers daring yang sudah berlangsung juga bisa ditonton kembali dengan adanya fitur\u00a0<em>recording<\/em>,\u201d jelas Widi.<\/p>\n<p class=\"yiv8733370730MsoNormal\">Namun demikian, beberapa kendala seperti sinyal internet yang tidak stabil, dan kuota internet yang cukup besar membuat 28,7 persen wartawan yang memilih lebih senang menerima siaran pers.<\/p>\n<p class=\"yiv8733370730MsoNormal\">\u201cBayangkan jika sehari ada 5 konferensi daring, wartawan membutuhkan kuota internet yang memerlukan biaya yang lebih besar di tengah situasi seperti ini,\u201d ungkapnya.<\/p>\n<p class=\"yiv8733370730MsoNormal\"><img decoding=\"async\" class=\"alignleft wp-image-13017 size-medium\" src=\"https:\/\/indonesiatripnews.com\/files\/2020\/04\/INDONESIAN-JOURNALISTS-PREFERENCES-ON-13-768x768-1-300x300.jpg\" alt=\"\" width=\"300\" height=\"300\" srcset=\"https:\/\/indonesiatripnews.com\/files\/2020\/04\/INDONESIAN-JOURNALISTS-PREFERENCES-ON-13-768x768-1-300x300.jpg 300w, https:\/\/indonesiatripnews.com\/files\/2020\/04\/INDONESIAN-JOURNALISTS-PREFERENCES-ON-13-768x768-1-150x150.jpg 150w, https:\/\/indonesiatripnews.com\/files\/2020\/04\/INDONESIAN-JOURNALISTS-PREFERENCES-ON-13-768x768-1-696x696.jpg 696w, https:\/\/indonesiatripnews.com\/files\/2020\/04\/INDONESIAN-JOURNALISTS-PREFERENCES-ON-13-768x768-1-420x420.jpg 420w, https:\/\/indonesiatripnews.com\/files\/2020\/04\/INDONESIAN-JOURNALISTS-PREFERENCES-ON-13-768x768-1.jpg 768w\" sizes=\"(max-width: 300px) 100vw, 300px\" \/>Menurut Widi, Idealnya dalam konferensi pres daring siaran pers dapat dibagikan melalui pesan Whatsapp atau email segera setelah jurnalis masuk ke<em>\u00a0room meeting<\/em>. Hal ini agar mereka bisa mengeksplorasi pertanyaan dan\u00a0<em>angle<\/em>\u00a0lainnya yang dibutuhkan.\u00a0<em>Press release<\/em>\u00a0juga membantu jurnalis jika koneksi tidak stabil, suara narasumber tidak jelas, ketinggalan materi atau kendala teknis lain sehingga mereka tetap mendapatkan informasi yang tepat.<\/p>\n<p class=\"yiv8733370730MsoNormal\">Sementara Ketua Asosiasi Perusahaan Public Relations Indonesia (APPRI), Jojo S. Nugroho menyayangkan beberapa pihak yang masih menyelenggarakan konferensi pers <em>offline<\/em>\u00a0dan sebagian besar penyelenggaranya dari kalangan pemerintahan. Profesi wartawan yang harus meliput pemberitaan setiap hari sangat rentan terhadap paparan virus Covid-19 jika banyak konferensi pers masih digelar secara\u00a0<em>offline<\/em>.<\/p>\n<p class=\"yiv8733370730MsoNormal\">\u201cKonferensi pers tentang Covid-19 tapi wartawan yang meliput berdesakan tidak bisa menjaga jarak. Ini kan bertentangan dengan kebijakan pemerintah sendiri yang mengkampanyekan dirumahsaja dan menjaga jarak atau<em>\u00a0physical distancing<\/em>,\u201d tegas Jojo.<\/p>\n<p class=\"yiv8733370730MsoNormal\">APPRI sudah menghimbau seluruh\u00a0<em>agency public relations<\/em>\u00a0agar tidak lagi menyelenggarakan konferensi pers\u00a0<em>offline<\/em>\u00a0dan memanfaatkan teknologi daring untuk membuat kegiatan media.<\/p>\n<p class=\"yiv8733370730MsoNormal\">\u201cAPPRI merekomendasikan kepada semua pihak bila membutuhkan konferensi pers, lakukanlah secara daring, mengingat jurnalis memiliki kendala dalam mencari berita di lapangan dalam kondisi WFH. Namun, untuk meminimalisir gangguan teknis dan kendala yang mungkin terjadi, perlu adanya SOP yang menjadi pedoman pelaksanaan konferensi pers daring sehingga narasumber tetap bisa menyampaikan pesan dengam jelas kepada media,\u201d tuturnya.<\/p>\n","protected":false},"excerpt":{"rendered":"<p>JAKARTA, ITN&#8211; Di tengah Pandemic Covid-19, Konferensi Pers Daring menjadi preferensi utama para pekerja media dalam mencari informasi selain siaran pers. Hal ini diungkapkan dalam studi riset bertajuk \u2018Apa yang Media Butuhkan selama WFH\u2019 yang dirilis Imogen Communication Institute (ICI), pada April 2020. Riset yang melibatkan 115 jurnalis media massa di 10 kota Indonesia seperti [&hellip;]<\/p>\n","protected":false},"author":1,"featured_media":12918,"comment_status":"closed","ping_status":"closed","sticky":false,"template":"","format":"standard","meta":{"footnotes":""},"categories":[84,123],"tags":[],"class_list":{"0":"post-13015","1":"post","2":"type-post","3":"status-publish","4":"format-standard","5":"has-post-thumbnail","7":"category-berita","8":"category-nasional"},"_links":{"self":[{"href":"https:\/\/indonesiatripnews.com\/jason\/wp\/v2\/posts\/13015","targetHints":{"allow":["GET"]}}],"collection":[{"href":"https:\/\/indonesiatripnews.com\/jason\/wp\/v2\/posts"}],"about":[{"href":"https:\/\/indonesiatripnews.com\/jason\/wp\/v2\/types\/post"}],"author":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/indonesiatripnews.com\/jason\/wp\/v2\/users\/1"}],"replies":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/indonesiatripnews.com\/jason\/wp\/v2\/comments?post=13015"}],"version-history":[{"count":0,"href":"https:\/\/indonesiatripnews.com\/jason\/wp\/v2\/posts\/13015\/revisions"}],"wp:featuredmedia":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/indonesiatripnews.com\/jason\/wp\/v2\/media\/12918"}],"wp:attachment":[{"href":"https:\/\/indonesiatripnews.com\/jason\/wp\/v2\/media?parent=13015"}],"wp:term":[{"taxonomy":"category","embeddable":true,"href":"https:\/\/indonesiatripnews.com\/jason\/wp\/v2\/categories?post=13015"},{"taxonomy":"post_tag","embeddable":true,"href":"https:\/\/indonesiatripnews.com\/jason\/wp\/v2\/tags?post=13015"}],"curies":[{"name":"wp","href":"https:\/\/api.w.org\/{rel}","templated":true}]}}