{"id":12764,"date":"2020-03-22T19:35:09","date_gmt":"2020-03-22T12:35:09","guid":{"rendered":"https:\/\/indonesiatripnews.com\/?p=12764"},"modified":"2020-03-22T19:38:56","modified_gmt":"2020-03-22T12:38:56","slug":"empat-makanan-dari-bangka-ini-segar-dan-bikin-nagih","status":"publish","type":"post","link":"https:\/\/indonesiatripnews.com\/perjalanan-wisata\/empat-makanan-dari-bangka-ini-segar-dan-bikin-nagih\/","title":{"rendered":"Empat Makanan dari Bangka Ini Segar dan Bikin &#8220;Nagih&#8221;"},"content":{"rendered":"<p><strong>BANGKA, ITN-<\/strong>\u00a0\u00a0Bangka memiliki kuliner khas yang menarik dan menggoda, belum lama ini <em>Indonesiatripnews.com<\/em> berkesempatan mengunjungi Pulau Bangka dan mencicipi beberapa menu kuliner yang direkomendasikan Chef Mellianty\u00a0\u00a0dari Novilla Boutique Resort, tempat Indonesiatripnews.com bermalam.<\/p>\n<p><img decoding=\"async\" class=\"alignleft size-large wp-image-12767\" src=\"https:\/\/indonesiatripnews.com\/files\/2020\/03\/20200307_223818_resized-1-1024x768.jpg\" alt=\"\" width=\"696\" height=\"522\">Setiap kuliner yang disajikan chef yang biasa disapa Chef Melli ini mempunyai cita rasa sendiri, bahkan ada rasa \u201cnagih\u201d ketika habis mencoba salah satu kuliner yang disajikan di Han\u2019s Restaurant, Novilla Boutique Resort, Sungailiat milik MasterChef Indonesia Season 2, Desi Trisnawati ini.<\/p>\n<p>Mie Koba<\/p>\n<p><img decoding=\"async\" class=\"size-large wp-image-12768\" src=\"https:\/\/indonesiatripnews.com\/files\/2020\/03\/20200306_083157_resized-1024x768.jpg\" alt=\"\" width=\"696\" height=\"522\"><\/p>\n<p>Menu pertama yang menjadi pilihan <strong><em>Indonesiatripnews.com,<\/em><\/strong> yakni Mie Koba. Mie Koba merupakan salah satu makanan khas Bangka. Mie ini disajikan dengan kuah kaldu, ada harum kuah kaldu ikan yang segar. Tepat di atas mie terdapat beberapa potong daun seledri dan bawang goreng. Orang Bangka biasanya menyantap Mie Koba ini dengan perasan jeruk kunci.\u00a0<a href=\"https:\/\/indonesiatripnews.com\/perjalanan-wisata\/kuliner-bangka-mulai-dari-tung-tau-mie-koba-dan-otak-otak-ase\/\">https:\/\/indonesiatripnews.com\/perjalanan-wisata\/kuliner-bangka-mulai-dari-tung-tau-mie-koba-dan-otak-otak-ase\/<\/a><\/p>\n<p>Di bagian bawah Mie Koba terdapat tauge, yang membuat tekstur garing saat menyantap mie. Berbeda dengan Mie Bangka pada umumnya, Mie Koba ini punya tekstur yang lebih halus. Kuah mie yang dibuat dari daging ikan tenggiri juga tidak encer melainkan cukup kental, sehingga rasa gurih dari kaldu ikan begitu terasa. Mie Koba sejatinya khas dari Kecamatan Koba, Kabupaten Bangka Tengah.<\/p>\n<p><strong>Lakso<\/strong><\/p>\n<p><img decoding=\"async\" class=\"alignleft wp-image-12769 size-medium\" src=\"https:\/\/indonesiatripnews.com\/files\/2020\/03\/20200307_201358_resized_1-225x300.jpg\" alt=\"\" width=\"225\" height=\"300\">Masih dalam bentuk Mie, Lakso menjadi pilihan makanan yang menyegarkan. Awal mengira makanan ini Kue Putu Mayang (makanan khas Betawi) yang disajikan dengan campuran santan kelapa serta gula jawa cair, namun Lakso yang terbuat dari tepung beras dan sagu ini dihidangkan dengan kuah santan dari campuran daging ikan tenggiri yang direbus dan dihaluskan. Sebagai pelengkap bisa ditambah sambal terasi dan taburan bawang goreng.<\/p>\n<p>\u201cKuah santan Lakso terdiri dari bumbu yang dihaluskan, seperti bawang merah, bawang putih, jahe, lengkuas, kunyit, dan kemiri. Lalu diberi serai, garam dan gula pasir,\u201d ujar Chef Melli.<\/p>\n<p><strong>Pantiaw<\/strong><\/p>\n<p>Hampir mirip dengan Lakso, Pantiaw juga menjadi pilihan makanan khas Bangka yang menyegarkan. Pantiaw adalah sejenis Kwetiaw ala Bangka Belitung. Mie gepeng ini terbuat dari tepung beras dan sagu, tapi ada juga yang terbuat dari tepung gandum.<img decoding=\"async\" class=\"alignleft wp-image-12770 size-medium\" src=\"https:\/\/indonesiatripnews.com\/files\/2020\/03\/20200308_070411_resized-300x225.jpg\" alt=\"\" width=\"300\" height=\"225\"> Tekstur dan rasa Pantiaw ini hampir sama dengan Kwetiaw hanya sedikit lebih lembut. Namun yang membedakannya adalah cara penyajiannya, dimana Pantiaw selalu menggunakan ikan sebagai topping-nya dan dimakan dengan kuah ikan, sementara Kwetiaw bisa menggunakan daging ayam atau seafood.<\/p>\n<p>Pantiaw yang disajikan Han\u2019s Restaurant tidak hanya diberi toping daging ikan, tapi juga diberi toping touge dan daun bawang sledri, serta perasan jeruk kunci.<\/p>\n<p><strong>Empek-empek rebus<\/strong><\/p>\n<p><img decoding=\"async\" class=\"alignleft wp-image-12771 size-medium\" src=\"https:\/\/indonesiatripnews.com\/files\/2020\/03\/20200308_072052_resized-300x225.jpg\" alt=\"\" width=\"300\" height=\"225\">Menu terakhir yang dicoba <em>Indonesiatripnews.com<\/em>, yakni Empek-empek, belum ke Bangka rasanya kalau tak makan empek-empek. Namun empek-empek rebus \u00a0yang terbuat dari sagu dan campuran ikan tenggiri yang disajikan Chef Melli ini rasanya benar-benar segar dan bikin &#8220;nagih&#8221;.<\/p>\n<p>Empek-empek rebus ini disajikan dengan kuah bersantan, dan diberi taburan daun bawang serta perasan jeruk kunci. (evi)<\/p>\n","protected":false},"excerpt":{"rendered":"<p>BANGKA, ITN-\u00a0\u00a0Bangka memiliki kuliner khas yang menarik dan menggoda, belum lama ini Indonesiatripnews.com berkesempatan mengunjungi Pulau Bangka dan mencicipi beberapa menu kuliner yang direkomendasikan Chef Mellianty\u00a0\u00a0dari Novilla Boutique Resort, tempat Indonesiatripnews.com bermalam. Setiap kuliner yang disajikan chef yang biasa disapa Chef Melli ini mempunyai cita rasa sendiri, bahkan ada rasa \u201cnagih\u201d ketika habis mencoba salah [&hellip;]<\/p>\n","protected":false},"author":1,"featured_media":12766,"comment_status":"closed","ping_status":"closed","sticky":false,"template":"","format":"standard","meta":{"footnotes":""},"categories":[65,1],"tags":[],"class_list":{"0":"post-12764","1":"post","2":"type-post","3":"status-publish","4":"format-standard","5":"has-post-thumbnail","7":"category-kuliner","8":"category-perjalanan-wisata"},"_links":{"self":[{"href":"https:\/\/indonesiatripnews.com\/jason\/wp\/v2\/posts\/12764","targetHints":{"allow":["GET"]}}],"collection":[{"href":"https:\/\/indonesiatripnews.com\/jason\/wp\/v2\/posts"}],"about":[{"href":"https:\/\/indonesiatripnews.com\/jason\/wp\/v2\/types\/post"}],"author":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/indonesiatripnews.com\/jason\/wp\/v2\/users\/1"}],"replies":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/indonesiatripnews.com\/jason\/wp\/v2\/comments?post=12764"}],"version-history":[{"count":0,"href":"https:\/\/indonesiatripnews.com\/jason\/wp\/v2\/posts\/12764\/revisions"}],"wp:featuredmedia":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/indonesiatripnews.com\/jason\/wp\/v2\/media\/12766"}],"wp:attachment":[{"href":"https:\/\/indonesiatripnews.com\/jason\/wp\/v2\/media?parent=12764"}],"wp:term":[{"taxonomy":"category","embeddable":true,"href":"https:\/\/indonesiatripnews.com\/jason\/wp\/v2\/categories?post=12764"},{"taxonomy":"post_tag","embeddable":true,"href":"https:\/\/indonesiatripnews.com\/jason\/wp\/v2\/tags?post=12764"}],"curies":[{"name":"wp","href":"https:\/\/api.w.org\/{rel}","templated":true}]}}