{"id":11274,"date":"2019-10-14T11:34:29","date_gmt":"2019-10-14T04:34:29","guid":{"rendered":"https:\/\/indonesiatripnews.com\/?p=11274"},"modified":"2019-10-14T11:34:29","modified_gmt":"2019-10-14T04:34:29","slug":"karangasem-world-music-festival-diharapkan-bantu-pulihkan-pariwisata-bali","status":"publish","type":"post","link":"https:\/\/indonesiatripnews.com\/berita\/karangasem-world-music-festival-diharapkan-bantu-pulihkan-pariwisata-bali\/","title":{"rendered":"Karangasem World Music Festival Diharapkan Bantu Pulihkan Pariwisata Bali"},"content":{"rendered":"<p><strong>BALI, ITN,<\/strong> KARANGASEM Music Festival 2019 yang berlangsung pada 11-13 Oktober 2019 di Puri Gede, Karangasem Bali, diharapkan membantu memulihkan kinerja pariwisata Bali pasca-meningkatnya status aktivitas Gunung Agung.<\/p>\n<p>&#8220;Event\u00a0 inimerupakan salah satu rangkaian Program Bali Recovery 2019,&#8221; ujar Tenaga Ahli Menteri Pariwisata Bidang Pemasaran dan Kerjasama Pariwisata Kementerian Pariwisata Prof. Dr. I Gde Pitana, baru-baru ini.<\/p>\n<p><img decoding=\"async\" class=\"size-full wp-image-11277 aligncenter\" src=\"https:\/\/indonesiatripnews.com\/files\/2019\/10\/IMG-20191014-WA0031-e1571027623924.jpg\" alt=\"\" width=\"700\" height=\"466\">I Gde Pitana mengatakan, \u201cSejak peningkatan aktivitas Gunung Agung pada September 2017, pariwisata Bali menghadapi tantangan yang begitu besar. Banyak negara dan wisatawan maupun calon pengunjung khawatir terhadap kondisi Bali saat itu&#8221;.<\/p>\n<p>Menurutnya dengan musik yang menjadi bahasa universal, diharapakan World Music Festival ini sebagai trigger untuk memulihkan ekosistmem pariwisata di Karangasem.<\/p>\n<p>\u201cBerbagai upaya pun telah dilakukan Kemenpar untuk memulihkan kepercayaan international, sehingga citra pariwisata Bali sebagai ikon pariwisata Indonesia dapat kembali normal,\u201d katanya.<\/p>\n<p>Prof Pit, sapaan akrab I Gede Pitana menambahkan, Program Bali Recovery yang digagas Kemenpar terus dilakukan dengan menggunakan berbagai pendekatan dan strategi. Di antaranya melalu jalur diplomasi, promosi pariwisata, hingga penyiapan mitigasi. Salah satu program Kemenpar adalah dengan menggelar berbagai event berskala internasional dalam rangkaian Program Bali Recovery.<\/p>\n<p>\u201cBerbagai event telah dilaksanakan di delapan kabupaten dan 1 kota se-Provinsi Bali di antaranya di Kabupaten Karangasem,\u201d ungkapnya.<\/p>\n<p>Adapun event yang digelar oleh Kemenpar bekerja sama dengan Bali Tourism Board dan Dinas Pariwisata Karangasem, meliputi Festival Pesona Tulamben, Discover Karangasem, Brotherhood Champ, Miss Universe Reunion, Festival Pesona Edelweiss, dan Karangasem Music World Festival.<\/p>\n<p>Bupati Karangasem I Gusti Ayu Mas Sumatri mengatakan, Karangasem World Music Festival sendiri adalah bagian yang terintegrasi dari program aktivasi branding Karangasem. Program itu yakni The Spirit of Bali, yang berfokus pada pengelolaan dan pengembangan sumber daya sehingga menjadi manfaat bagi masyarakat Karangasem dan pengalaman berharga bagi wisatawan.<\/p>\n<p>\u201cKarangasem World Music Festival 2019 menjadi satu rangkaian utuh dengan program acara lain yang memunculkan dimensi baru pariwisata di Karangasem,\u201d ujarnya.<\/p>\n<p>Program ini telah dijalankan sejak 2016 sampai 2018 dan tercatat berhasil membawa Karangasem untuk dapat meningkatkan kunjungan wisatawan mencapai hampir 200 persen. Karenanya, Karangasem akan terus mengeksplorasi kemungkinan-kemungkinan baru yang relevan dengan dinamika zaman, dalam mengembangkan destinasi dengan mengajak para pemangku kepentingan yang lain.<\/p>\n<p>Panitia Karangasem World Music Festival 2019 Ida Bagus Agung Gunarthawa menyatakan, Karangasem World Music Festival dikemas untuk menjembatani persaudaraan dan keragaman lewat musik, dengan asosiasi memadukan irama Segara-Gunung. Dengan mengedepankan semangat tersebut, diharapkan terbangun solidaritas dan apresiasi yang akan membawa pada kehidupan yang lebih baik.<\/p>\n<p><img decoding=\"async\" class=\"size-full wp-image-11276 aligncenter\" src=\"https:\/\/indonesiatripnews.com\/files\/2019\/10\/IMG-20191014-WA0030-e1571027532260.jpg\" alt=\"\" width=\"700\" height=\"466\">\u201cDalam upaya menjaga harmoni ruang musikal tubuh dengan alam semesta raya, dalam peradaban Bali mengenal momentum khusus yang dikenal dengan Hari Raya Tumpek Krulut. Momentum istimewa ini diperingati setiap 210 hari sekali. Menurut kalender solar-lunar system, fenomena itu terjadi manakala penanggalan Bali menunjuk hari Saniscara atau Sabtu Kliwon dalam wuku Krulut atau pekan ke-17. Wujud prosesionalnya berupa pemuliaan terhadap instrumen musik Bali tradisional yang dinamakan gamelan,\u201d ungkapnya.<\/p>\n<p>Menurutnya gamelan sebagai orkestra Bali tidaklah semata-mata menghamparkan rasa religius-spiritual. Dalam konteks sosio-politik, gamelan juga menjadi sedemikian jelas dan jernih mengetengahkan demokrasi.<\/p>\n<p>\u201cSemua instrumen diberi hak mengeluarkan nada dan suaranya masing-masing. Namun, semua akhirnya dibingkai dalam satu payung bernama irama, sehingga terciptalah komposisi yang indah dan harmonis,\u201d ujarnya.<\/p>\n","protected":false},"excerpt":{"rendered":"<p>BALI, ITN, KARANGASEM Music Festival 2019 yang berlangsung pada 11-13 Oktober 2019 di Puri Gede, Karangasem Bali, diharapkan membantu memulihkan kinerja pariwisata Bali pasca-meningkatnya status aktivitas Gunung Agung. &#8220;Event\u00a0 inimerupakan salah satu rangkaian Program Bali Recovery 2019,&#8221; ujar Tenaga Ahli Menteri Pariwisata Bidang Pemasaran dan Kerjasama Pariwisata Kementerian Pariwisata Prof. Dr. I Gde Pitana, baru-baru [&hellip;]<\/p>\n","protected":false},"author":1,"featured_media":11275,"comment_status":"closed","ping_status":"closed","sticky":false,"template":"","format":"standard","meta":{"footnotes":""},"categories":[84,124],"tags":[],"class_list":{"0":"post-11274","1":"post","2":"type-post","3":"status-publish","4":"format-standard","5":"has-post-thumbnail","7":"category-berita","8":"category-wisata"},"_links":{"self":[{"href":"https:\/\/indonesiatripnews.com\/jason\/wp\/v2\/posts\/11274","targetHints":{"allow":["GET"]}}],"collection":[{"href":"https:\/\/indonesiatripnews.com\/jason\/wp\/v2\/posts"}],"about":[{"href":"https:\/\/indonesiatripnews.com\/jason\/wp\/v2\/types\/post"}],"author":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/indonesiatripnews.com\/jason\/wp\/v2\/users\/1"}],"replies":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/indonesiatripnews.com\/jason\/wp\/v2\/comments?post=11274"}],"version-history":[{"count":0,"href":"https:\/\/indonesiatripnews.com\/jason\/wp\/v2\/posts\/11274\/revisions"}],"wp:featuredmedia":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/indonesiatripnews.com\/jason\/wp\/v2\/media\/11275"}],"wp:attachment":[{"href":"https:\/\/indonesiatripnews.com\/jason\/wp\/v2\/media?parent=11274"}],"wp:term":[{"taxonomy":"category","embeddable":true,"href":"https:\/\/indonesiatripnews.com\/jason\/wp\/v2\/categories?post=11274"},{"taxonomy":"post_tag","embeddable":true,"href":"https:\/\/indonesiatripnews.com\/jason\/wp\/v2\/tags?post=11274"}],"curies":[{"name":"wp","href":"https:\/\/api.w.org\/{rel}","templated":true}]}}