JAKARTA, ITN- SUDAH cukup lama para penggemar film animasi Detective Conan di Indonesia menantikan hadirnya film terbaru sang detektif cilik ini. Sampai akhirnya penantian panjang itupun berakhir, setelah baru beberapa hari ini film ‘Detective Conan: The Fist of Blue Sapphire’ resmi ditayangkan di berbagai bioskop di tanah air.

Ada satu fakta yang menarik seputar film terbaru dari Detective bernama Conan Edogawa ini yaitu, filmnya mengambil latar cerita di negara Singapura.

“Film ‘Detective Conan The Fist of Blue Sapphire’ untuk pertama kalinya mengambil lokasi di Singapura dan fakta ini jadi kesempatan terbaik bagi Singapura untuk semakin memperkenalkan diri kepada para milenials,” ujar STB Area Director Indonesia, Raymond Lim di Jakarta, Rabu (24/7/19)

Lebih lanjut Raymond mengatakan, “Saya harus akui film ini merupakan salah satu film animasi yang sangat ditunggu-tunggu penggemarnya yang kebanyakan adalah para milenials. Dan kami merasa sangat bahagia melihat Singapura benar-benar diekspos dalam film animasi yang disutradarai oleh Tomoka Nagaoka ini. Jadi promosi gratis bagi pariwisata Singapura”.

Dalam film yang berdurasi 110 menit itu menggunakan latar beberapa destinasi wisata populer di Singapura, di antaranya Marina Bay (Merlion Statue), Marina Bay Sands, Garden by the Bay, Chinatown, Hotel Raffles, Fountain of Wealth, Little India dan Singapore Indoor Stadium.

“Tempat-tempat itu memang sangat populer untuk para wisatawan dan warga lokal di Singapura. Karena, itu adalah tempat-tempat yang menjadi ikon pariwisata di Singapura,” kata Raymond Lim.

Menurutnya destinasi wisata yang paling menarik perhatiannya dalam film Detective Conan: The Fist of Blue Sapphire’, yakni Maxwell Food Centre yang berada di Chinatown. Maxwell (Food Centre) yang memang terkenal tempat menjual nasi ayam Hainan. (sishi)