JAKARTA, ITN- SEJAK Digibank diluncurkan Agustus 2017, Bank DBS makin serius bertransformasi menjai solusi perbankan digital yang lengkap dan terpadu dengan menawarkan berbagai kemudahan, kepraktisan, dan bebas hambatan. Salah satu keseriusan itu diwujudkan Bank DBS dengan kembali merilis tiga fitur baru dari Digibank, yakni KTA (Kredit Tanpa Agunan) Instan, eSBN (surat berharga negara), dan Transfer Valas.

“Bagi Digibank sebagai platform perbankan digital, maka kami bukan sekadar menawarkan fitur pembukaan rekening, transfer rekening, dan sebagainya. Artinya, segala hal terkait perbankan dapat dilakukan di Digibank,” ujar Director Consumer Banking Group PT Bank DBS Indonesia Wawan Salum di Jakarta, Senin (20/5/19).

Lebih lanjut ia mengatakan, “Oleh karena itu, kami makin melengkapi Digibank dengan berbagai fitur baru. Misalnya, di Digibank, nasabah dapat membeli sukuk atau surat berharga negara, melakukan KTA Instan hanya dalam kurun waktu 60 detik, hingga melakukan trasfer valas tanpa biaya khusus ke sejumlah negara tertentu”.

Sementara pada kesempatan yang sama ,Senior Vice President Digibank Partnership & Distribution PT Bank DBS Indonesia Neni Veronica, menjelaskan, “Ketiga fitur baru tersebut menyasar tiga segmen market, yakni mereka yang ingin bertransaksi, mereka yang ingin berinvestasi, dan mereka yang ingin meminjam uang”.

Untuk fitur KTA Instan misalnya, dihadirkan karena munculnya tren pinjaman online yang meningkat dalam beberapa tahun terakhir di Indonesia. Merujuk data Otoritas Jasa Keuangan (OJK), terjadi kenaikan secara signifikan atas pengajuan pinjaman secara online untuk mendapatkan dana tunai sejak tahun 2016 hingga 2017, yakni menjadi 7x lipat.

Fakta tersebut semakin memantapkan langkah digibank by DBS untuk menghadirkan Kredit Tanpa Agunan (KTA) lnstan. Dengan fitur KTA Instan, lanjut Sonja, nasabah dapat mengajukan KTA Instan hingga Rp 30 juta dengan proses persetujuan kurang dari satu menit,” tambah Executive Director Head of Consumer Finance PT Bank DBS Indonesia, Sonja Kristianti.

Melalui fitur eSBN menurut Wawan, nasabah juga dapat mengembangkan investasi dengan membeli Surat Berharga Negara (eSBN) mulai dari Rp 1 juta hanya melalui aplikasi, kapan saja, dan di mana saja.

“Fitur e-SBN dan Transfer Valas kami kembangkan berdasarkan hasil studi dan masukan nasabah, khususnya segment affluent, dimana segment affluent Indonesia menginginkan perangkat digital canggih untuk membantu pengelolaan portofolio keuangan. Berdasarkan data, keinginan segment affluent Indonesia ini lebih tinggi dibandingkan dengan segment serupa di negara Iainnya di Asia Pacifik,” ungkapnya.

Melengkapi futur-fltur yang sudah ada, digibank TransferValas juga memungkinkan nasabah untuk melakukan transfer valuta asing bebas biaya ke lebih dari 20 negara dan tujuh mata uang dengan FX Juara, real-time, dan tentunya akses 24/7 tanpa perlu ke cabang. “Transfer Valas minimal Rp 100 ribu dan maksimal US$ 25 ribu,” tutup Neni.(evi)