JAKARTA, ITN- Pada gelaran terakhir Fashion Rapshody yang berlangsung di Gedung Tribata Dharmawangsa, Jakarta Selatan, Sabtu (29/2/20), desainer Yulia Fandy menghadirkan karyanya yang bertajuk Radiant. Yulia menyisipkan pesan tentang alam yang mendukung kehidupan.

Sebanyak 24 set busana koleksi Radiant hadir dalam palet warna tanah seperti krem, coklat muda, terracotta, coklat pekat menjadi busana kasual, baju koktail, hingga gaun malam dengan beragam siluet. Koleksi busana Yulia merupakan hasil karya kolaborasi dengan perajin dari Palembang, Sumatera Selatan. Para perajin itu mengolah buah dan daun menjadi pewarna alam.

“Kita bawa kain yang diolah dari pewarna alam, memakai buah-buah atau daun yang jatuh di area perkebunan karet. Kita tidak tebang dan cuma ambil sampah organiknya. Lalu kita jadikan sebagai pewarna alam. Kita harap ini bisa jadi tren,” ujar Yulia saat jumpa pers.

Buah karet dan dedaunan bisa bermanfaat sebagai pewarna alami tekstil. Hasil dan kualitas warnanya bahkan bisa sangat glamor. Yulia menggandeng petani-petani di perkebunan karet di pelosok di daerah kampung Negri Agung Tanjung Rambang Prabumulih, Sumatera Selatan, yang memanfaatkan sisa-sisa daun dan buah karet sebagai pewarna alami untuk tekstil.

Radiant by Yulia Fandy Terinspirasi dari Buah Karet dan DedaunanBukan hanya dari pohon karet, mereka juga memanfaatkan sisa-sisa kulit tanaman (kandis, nanas, semar kubung, duku, manggis, dan rambutan), buah (rambutan, pinang), daun luruh (karet, mahoni, mangga, mentoa, simpur), dan sisa serbuk kayu (Ieban, cempedak, kayu nangka). Bahkan sisa limbah daun pewarnaan masih dapat dimanfaatkan sebagai pupuk tanaman. Sisa kayu jadi bahan bakar, dan kulit nanas jadi pakan ternak.

“Tentu ini kegiatan yang perlu dilestarikan di mana para petani berinisiatif untuk ikut memanfaatkan teknik pewarna sampah. Saya meminta dan mengarahkan petani untuk melakukan pencelupan tie dye hingga mencapai warna dan motif sesuai impian saya,” ujarnya lebih lanjut.

Prosesnya saat itu, dia tengah mencari bahan yang cocok untuk menggarap sebuah karya. Ternyata bertemulah Yulia dengan para petani karet. Hasil pewarnaan yang cantik dan mengagumkan itu dimanfaatkan Yulia menjadi bahan utama karya terbaru untuk label Yulia Fandy.

Bertajuk Radiant, Yulia menyisipkan pesan tentang alam yang mendukung kehidupan. Sebanyak 24 set busana koleksi Radiant hadir dalam palet warna tanah seperti krem, coklat muda, terracotta, coklat pekat menjadi busana kasual, baju koktail, hingga gaun malam dengan beragam siluet. (evi)