JAKARTA, ITN- Pada penutupan ajang Muslim Fashion Festival (Muffest) 2021 yang berlangsung pada hari Sabtu (27/3), sejumlah designer menampilkan karya andalan dalam konsep ramah lingkungan. Salah satunya ialah ‘Inen Signature‘ yang menggunakan kain yang organik dan pewarna dari serat alami.

Pendiri ‘Inen Signature‘, Inen Kurnia, menyebut teknik pewarnaan itu sebagai ecoprint. “Kami mewujudkannya dalam bentuk mengolah kain dengan cara Ecoprint. Paduan kain rayon viscose yang terjalin dari serat alami dari kayu eucaplytus dan akasia, menyatu dengan langkah olah kain ecoprint,” ujar Inen Kurnia, dalam jumpa pers virtual.

Menurut Inen, pewarna yang dipakai dihasilkan dari olahan kayu-kayuan, akar, daun, dan buah. Penggunaan pewarna alami menghasilkan palet warna yang cenderung tidak mencolok dan lebih ke arah warna-warna alam (earth tone). Untuk menampilkan secara visual sisi ramah lingkungan itu Inen memilih motif berbagai bentuk tumbuhan dan bunga.

“Hadir dalam rangkaian koleksi kami, kayu secang sebagai pewarna alaminya dan dipilih 1 macam daun dalam 1 tampilan busana. Ada sepuluh macam daun yang kami gunakan yakni daun lanang, kiara payung, jarak wulung, jarak hijau, cemara, truja, ipomea, sirsak dan jarak kepyar,” ujarnya.

Sementara itu potongan busana yang digunakan, antara lain berbagai luaran (outer) dan gamis. “Koleksi juga kami lengkapi dengan konsep zero waste dalam teknik pembuatan obi dan aksesoris pendukung, dengan memanfaatkan sisa-sisa kain dari proses penjahitan baju, menjadi produk baru lagi,” tutupnya. (*/evi)