JAKARTA, ITN- ZILINGO, online marketplace fashion dan lifestyle terbesar di Asia Tenggara memberikan penghargaan Seller Loyalty Program, yakni sebuah apresiasi edukasi bagi para seller.

“Zilingo didirikan untuk menghubungkan pecinta mode baik seller maupun buyer di seluruh Asia dengan pilihan fashion yang sangat beragam. Seller Loyalty Program diikuti oleh 200 seller Zilingo dari 18 provinsi di Indonesia yang resmi dimulai pada Oktober hingga akhir 2018,” ujar Head of Markerplace PT Zilingo Tech Indonesia (Zilingo), Melina Marpaung saat jumpa pers peluncuran “Zilingo Seller Loyalty” di Cocowork, Jakarta, Rabu (5/9/18).

Menurutnya, program beasiswa pendidikan bahasa Inggris ini merupakan bentuk penghargaan kami terhadap para seller yang loyal, bersedia untuk tumbuh bersama dengan bisnis Zilingo di Indonesia.

Melina Marpaung

“Kemampuan berbahasa Inggris itu sangat penting di pasar perdagangan global. Semua orang membutuhkannya, apalagi untuk para seller Zilingo yang membidik pasar fashion Asia sekaligus untuk menyongsong datangnya era free trade 2020 mendatang. Dengan kapasitas berbahasa Inggris yang cakap tentunya memperbesar peluang mereka untuk mengembangkan bisnis lebih luas lagi ke ranah global,” ujarnya.

Selain itu, Seller Loyalty Program Zilingo juga diharapkan mampu menjadi motivasi bagi para seller untuk mengembangkan profil dan kinerja bisnisnya.

Melina mengatakan, “Selain seller, reward beasiswa les bahasa Inggris ini juga bisa dialihkan kepada anak dari seller sebagai penerima”.

“200 peserta Seller Loyalty Program merupakan seller Zilingo yang berhasil meraih angka penjualan tertinggi sepanjang tahun 2018 hingga pertengahan 2018,” tambah Head of Sales Zilingo, Chandni Chainani.

Pada kesempatan yang sama perwakilan seller Zilingo asal Bandung, Sisilia Zulfiyantini, mengatakan, “Senang sekali pastinya bisa memasarkan brand 2nd Red di Zilingo dan mendapatkan penjualan tertinggi di kategori fashion denim. Dengan ikut beasiswa ini, saya bisa lebih lancar dan percaya diri dalam berkomunikasi menggunakan bahasa Inggris sehingga memudahkan dalam memasarkan produk,” ungkapnya. (evi)