TANGSEL, ITN- Setelah menggelar vaksinasi dosis pertama bagi masyarakat yang berdomisili Tangerang Selatan pada awal Juni lalu, kali ini Traveloka, lifestyle superapp di Asia Tenggara, kembali menggelar Sentra Vaksinasi Covid-19 yang bertempat di Swiss-Belhotel Serpong, Intermark, Tangerang Selatan untuk melayani vaksinasi dosis kedua atau tahap akhir dari rangkaian vaksinasi Covid-19.

Sama seperti target sasar untuk dosis pertama, vaksinasi dosis kedua ini juga menyasar lansia, penyandang disabilitas, dan tenaga pengajar. Bekerjasama dengan Dinas Kesehatan Kota Tangerang Selatan dan didukung oleh Pemerintah Kota Tangerang Selatan, gelaran Sentra Vaksinasi Covid-19 Traveloka di Tangerang Selatan kali ini juga mendapat perhatian dari pemerintah pusat, dengan pembukaan Sentra Vaksinasi yang diawali kata sambutan secara virtual oleh Wakil Presiden Republik Indonesia, KH Ma’ruf Amin.

Dalam sambutannya, KH Ma’ruf Amin, Wakil Presiden Republik Indonesia, menyampaikan himbauannya kepada seluruh masyarakat untuk tetap meningkatkan kewaspadaan sekaligus menyampaikan upaya pemerintah guna menanggulangi pandemi di tanah air.

“Pemerintah pusat dan pemerintah daerah telah berupaya melakukan penambahan tempat tidur di RS rujukan Covid-19 dan tenaga kesehatan, melakukan pembatasan mobilitas masyarakat, meningkatkan intensitas pelaksanaan testing dan tracing serta melakukan vaksinasi massal,” ujarnya.

Lebih lanjut ia mengatakan, “Upaya percepatan vaksinasi dilakukan untuk membentuk herd immunity yang ditargetkan 70% secara nasional atau 181,5 juta penduduk, dengan target penerima vaksin 1 juta per hari dan secara bertahap akan ditingkatkan hingga 2 juta per hari. Untuk mencapai target tersebut, program vaksinasi di daerah harus selaras dengan program vaksinasi nasional”.

“Khusus untuk kota Tangerang Selatan yang memiliki penduduk sekitar 1,3 juta jiwa, untuk mencapai herd immunity maka vaksinasi harus mencapai sekitar 800.000 orang dengan target vaksinasi minimal 5.000 per hari. Untuk itu saya sangat mendorong percepatan vaksinasi guna tercapainya target melalui pengadaan Sentra Vaksinasi seperti yang diadakan hari ini oleh Traveloka,” ungkapnya.

KH Ma’ruf Amin menyampaikan bahwa vaksinasi tidak berarti menjadikan kita kebal dan dapat terbebas dari Covid-19, namun vaksinasi akan membantu mengurangi tingkat keparahan seseorang apabila terkonfirmasi positif Covid-19. Program vaksinasi juga harus ditunjang dengan kolaborasi bersama antara pemerintah untuk meningkatkan upaya 3T (testing, tracing & treatment), serta pentingnya penerapan protokol kesehatan oleh masyarakat.

Albert selaku Co-founder, Traveloka, mengatakan “Kami sangat senang melihat antusiasme warga yang berpartisipasi dan memanfaatkan layanan ini saat kami membuka Sentra Vaksinasi di Tangerang Selatan pada awal Juni untuk dosis pertama”.

“Artinya, semakin banyak masyarakat yang sudah sadar akan pentingnya mendapatkan vaksinasi untuk saling melindungi. Kami juga bangga dapat terlibat dalam kesempatan ini sehingga kami dapat membantu pemerintah dalam upaya percepatan distribusi vaksinasi guna tercapainya herd immunity sehingga ekonomi nasional juga diharapkan dapat perlahan-lahan pulih, tambahnya”

Albert juga mengimbau masyarakat untuk memanfaatkan program vaksinasi yang diselenggarakan pemerintah dengan sebaik-baiknya.

“Pemerintah melalui Kemenkes RI baru-baru ini memperbarui kebijakan penghapusan surat keterangan domisili serta terbukanya pendaftaran vaksinasi untuk usia 18 tahun ke atas. Hal ini tentunya sangat berkontribusi untuk mempercepat pembentukan herd immunity. Maka itu, kami mengimbau masyarakat untuk memanfaatkan kesempatan ini dengan sebaik-baiknya dengan datang ke fasilitas kesehatan terdekat untuk mendapatkan vaksinasi. Kami juga kembali mengingatkan masyarakat untuk menjaga daya tahan tubuh dan tetap mematuhi protokol kesehatan dengan mencuci tangan, memakai masker, dan menjauhi kerumunan,” tambah Albert.

Sentra Vaksinasi Covid-19 Traveloka di Tangerang Selatan untuk dosis kedua digelar di Swiss-Belhotel Serpong, Intermark, sejak 30 Juni hingga 2 Juli 2021 pada pukul 08.00 – 15.00 WIB. Untuk mengikuti vaksinasi tahap kedua, para penerima vaksin tahap pertama tidak perlu melakukan registrasi secara online dan dapat langsung mengunjungi area lokasi vaksinasi sesuai dengan jadwal yang tertera pada kartu vaksin dengan membawa kartu atau sertifikat vaksin pertama dan Kartu Tanda Penduduk (KTP).

Keseluruhan penerima vaksin juga berhak mendapatkan perlindungan berupa produk asuransi secara gratis melalui produk Medishield Insurance. Perlindungan asuransi tersebut meliputi manfaat Santunan Tunai Rawat Inap dengan nilai pertanggungan Rp150.000,-/hari, selama maksimal 14 hari sejak waktu menerima vaksin, apabila penerima vaksin mengalami reaksi khusus setelah vaksinasi dan perlu menjalani perawatan di rumah sakit.