JAKARTA, ITN- APLIKASI digital untuk memajukan warung tradisional di Indonesia, berhasil membantu ratusan ribu warung untuk menjadi serba bisa semenjak gerakan sosial #MajuinWarung dimulai. Digaungkan pada Februari lalu, #MajuinWarung adalah gerakan sosial yang mengajak masyarakat Indonesia untuk memajukan warung sekitarnya dengan memanfaatkan teknologi.

Sejak hadir di Indonesia pada tahun 2015, Kudo sebagai platform aplikasi digital untuk memajukan warung tradisional, memiliki tiga misi utama. Pertama, memberikan akses digital untuk berjualan berbagai macam produk bagi warung tradisional. Kedua, menjembatani layanan keuangan ke masyarakat dengan keterbatasan akses digital dan perbankan. Ketiga, meningkatkan penghasilan tambahan bagi pemilik warung dan peluang bagi para individu untuk berjualan.

CEO & Co-Founder Kudo, Agung Nugroho, menjelaskan, “Gerakan sosial #MajuinWarung hadir sebagai wujud nyata dari tiga misi utama Kudo. Dimulai dengan memberikan akses digital untuk berjualan berbagai macam produk bagi warung tradisional, menjembatani layanan keuangan ke masyarakat dengan keterbatasan akses digital dan perbankan, hingga meningkatkan penghasilan tambahan bagi pemilik warung dan peluang bagi para individu untuk berjualan”.

Kiri ke kanan, Head of Sales Kudo Jabodetabek & Kalimantan, Djana Sadi Sungkono sedang membantu Bapak Rama, menata kembali warungnya yang terkena dampak peristiwa pasca Pemilu di daerah Wahid Hasyim, Jakarta.

Untuk mewujudkan misi tersebut, Kudo menggelar gerakan #MajuinWarung. Baru-baru ini, Kudo mengunjungi salah satu warung tradisional milik Bapak Rama di kawasan Wahid Hasyim, Jakarta Pusat, yang terdampak peristiwa pasca pengumuman Pemilu 22 Mei 2019.

Melalui inisiatif itu, Kudo membantu memulihkan warung milik Bapak Rama dan memberikan bantuan untuk menata kembali warung, memberikan modal usaha, merenovasi warung, dan memberikan pelatihan digital melalui aplikasi Kudo. Hadir pada kunjungan tersebut Head of Sales Kudo Jabodetabek & Kalimantan Djana Sadi Sungkono.

“Bantuan yang diberikan Kudo merupakan wujud nyata dari gerakan sosial “Pulihkan Warung” yang sejalan dengan komitmen Kudo untuk #MajuinWarung menjadi serba bisa. Harapannya, warung tradisional milik Bapak Rama dapat menjadi warung serba bisa melayani berbagai produk dan layanan,” ucap Djana.

Lebih lanjut ia menerangkan, dengan platform aplikasi Kudo, Bapak Rama mendapat kemudahan bisa berjualan apa saja, mulai dari pulsa, bayar tagihan, tiket perjalanan, stok barang untuk warung, kirim dan setor uang, serta menawarkan berbagai layanan keuangan. “Selain itu, dengan aplikasi Kudo, Bapak Rama juga bisa membantu mendaftarkan tetangga atau pembeli menjadi mitra pengemudi Grab untuk menambah penghasilan mereka,” tutupnya. (sasha)