JAKARTA, ITN – Kementerian Pariwisata dan Ekonomi Kreatif/Badan Pariwisata dan Ekonomi Kreatif mengajak para pelaku usaha kreatif kuliner serta seluruh masyarakat yang gemar memasak untuk mengasah kemampuan dan kreativitasnya dalam acara Masak Bersama Master secara Online atau “Masamo”.

Plt. Deputi Bidang Ekonomi Digital dan Produk Kreatif, Josua Puji Mulia Simanjuntak mengatakan acara “Masamo” dilakukan dalam rangka memfasilitasi pengembangan usaha kreatif di bidang kuliner untuk memulihkan perekonomian dan pendapatan pengusaha kuliner yang terdampak pandemi.

“Kegiatan Masamo juga diperuntukkan bagi masyarakat yang ingin berkreasi dan mendapatkan ilmu atau pengetahuan baru dalam memasak agar bisa menciptakan produk kuliner yang inovatif,” ujar Josua, Selasa (4/8/2020).

Harapan Josua melalui acara “Masamo” dapat membangkitkan kembali semangat para pelaku usaha kreatif kuliner dalam mengembangkan usaha dan produk kuliner di masa adaptasi kebiasaan baru serta dapat membuka lapangan kerja baru bagi pekerja ekonomi kreatif yang terkena PHK akibat pandemi COVID-19.

Masamo batch 3 akan dilaksanakan untuk wilayah Bali yang nantinya akan dipandu oleh Chef Norman Ismail. Masamo batch 3 menjadi lebih berbeda karena pada Masamo batch 3 akan dilaksanakan secara offline dan online melalui aplikasi Zoom Meeting.

Bagi Para pendaftar atau peserta yang tertarik untuk ikut serta dalam acara Masamo dapat melakukan pendaftaran diri terlebih dahulu secara gratis, dengan mengisi formulir pendaftaran melalui link https://tinyurl.com/pendaftaranmasamobali.

Pendaftaran dibuka hingga 12 Agustus 2020, pukul 23.59 WIB.

Lebih lanjut Josua menjelaskan nantinya para pendaftar yang masuk akan diseleksi terlebih dahulu oleh panitia. Peserta yang terpilih dari proses seleksi pertama untuk mengikuti kegiatan Masamo akan diberikan modal berupa bahan baku yang disesuaikan dengan menu masak yang digunakan oleh chef. Tidak hanya mendapata bahan baku yang disesuaikan, para peserta akan mendapatkan paket data internet yang dapat dipergunakan selama kegiatan berlangsung.

“Jadi, para peserta benar-benar kami provide mulai dari bahan baku sampai dengan paket data internetnya,” jelas Josua.