JAKARTA, ITN- Lion Air, Wings Air & Batik Air, bersama PT Angkasa Pura I Cabang Bandar Udara Internasional Sultan Hasanuddin (UPG) melaksanakan kampanye kenyamanan dan keselamatan perjalanan udara (safe travel campaign) untuk kali pertama di Pulau Sulawesi.

Momentum ini bertepatan dengan ‘Hari Pelanggan Nasional’, dalam upaya untuk terus meningkatkan pelayanan kepada pelanggan (penumpang pesawat udara). Hal ini juga disesuaikan dengan kondisi saat ini. Untuk itu, Lion Air Group menggelar ‘terbang itu aman’ sebagai upaya untuk meningkatkan tren perjalanan udara, menggugah rasa percaya diri bepergian menggunakan pesawat udara, mengakomodir kebutuhan penumpang serta bagian mendorong pemulihan perekonomian.

‘Terbang itu Aman’ dikarenakan seluruh operasional tetap mengutamakan faktor keselamatan, keamanan (safety first) dan diimplementasikan sebagaimana pedoman protokol kesehatan.

Acara dikemas menarik serta interaktif dalam bincang ringan (talk show)melihat fasilitas bandar udara, mengunjungi pesawat Lion Air Airbus 330-300CEO, berbagi pengalaman dengan awak pesawat (meet our crew/#MengenalLebihDekat) bersama Presiden Direktur Lion Air Group, Edward Sirait; General Manager Angkasa Pura I Cabang Bandar Udara Internasional Sultan Hasanuddin, Wahyudi; Kepala Otoritas Bandara (Otban) Wilayah V Makassar, Baitul Ihwan; Kepala Dinas Kebudayaan dan Kepariwisataan Provinsi Sulawesi Selatan, Denny Irawan Saardi; Kepala Dinas Perhubungan (Kadishub) Sulawesi Selatan, Muhammad Arafah; General Manager AirNav Indonesia Cabang Makassar, Yasrul; rekan media; komunitas pehobi penerbangan, perwakilan akademisi, penumpang dan pihak terkait lainnya.

Lion Air Group menyampaikan rasa terima kasih atas dukungan dari pihak-pihak tersebut, sehingga rangkaian kampanye ‘Terbang itu Aman’ dapat berjalan dengan lancar.

Rangkaian agenda safe travel campaign mengusung konsep #SafeTrip #SafeFlight dan #SafeHealth dijelaskan tahapan yang harus dipenuhi bagi penumpang dalam merencanakan perjalanan udara dalam negeri.

Lion Air Group tetap menjalankan dan menekankan protokol kesehatan kepada seluruh karyawanmeliputi pengecekan suhu badan, menjaga pola hidup sehat, mencuci tangan, membersihkan tangan dengan cairan (hand sanitizer), penggunaan sarung tangan (disposable gloves) dan wajib menggunakan masker, serta mengurangi interaksi langsung (contactless) antara sesama awak pesawat, karyawan ground staff serta dengan penumpang. (*)