JAKARTA, ITN- Meski menghadapi tantangan akibat pandemi Covid-19, semangat Accor tidak surut dan grup terus berupaya untuk mendukung masa depan yang lebih baik bagi anak-anak Indonesia dari keluarga kurang mampu melalui program Corporate Social Responsibilities (CSR) grup, ATFAC (A Trust For A Child) .

Didirikan oleh Accor Indonesia pada tahun 2001 dan dioperasikan oleh ‘Yayasan Peduli Tunas Bangsa’, program ATFAC adalah konsep inovatif yang menggabungkan kelestarian lingkungan dan pengentasan kemiskinan.

Program ATFAC bertujuan untuk membantu anak-anak asuhnya mendapatkan akses ke pembelajaran dan pendampingan setelah sekolah, makanan bergizi, fasilitas olahraga dan sosial, sambil membimbing mereka tentang cara merawat lingkungan.

“Kami bangga dengan dukungan tim kami yang tak tergoyahkan dalam menjaga program ATFAC tetap hidup selama 20 tahun terakhir, bahkan di masa-masa yang penuh tantangan,” ujar Garth Simmons selaku Chief Executive Officer, Accor Southeast Asia, Japan and South Korea.

Garth mengatakan, “Kami berharap dapat melihat semua anak asuh kami berhasil menyelesaikan sekolah, dan berkembang dengan keterampilan tambahan seperti mengenai komputer, bahasa Inggris, dan lainnya yang akan membantu mereka berhasil dalam upaya masa depan mereka”.

“Kami ada untuk mendorong mereka untuk mencapai impian mereka tentang kehidupan yang lebih baik, dan di sana untuk mendukung mereka jika mereka ingin berkarir di hotel kami,” ujar nya lebih lanjut.

Juni lalu merupakan bulan syukur atas kelulusan delapan anak ATFAC, enam di antaranya tamat SMK dan dua tamat SMA. Sebagai alumni program ini, mereka sekarang siap untuk merangkul kehidupan kerja, bahkan beberapa tertarik untuk bergabung dengan hotel kami. Untuk merayakan pencapaian ini, Accor mengadakan upacara kelulusan secara hybrid.

Accor memiliki Sanggar ATFAC di Jakarta dan Bali. Kesejahteraan anak-anak ATFAC tergantung pada semua pihak yang terlibat. Tim-tim di Indonesia (korporat dan hotel) dengan antusias menggelar berbagai kegiatan seperti pendampingan, donasi dari karyawan hotel dan tamu, dan donasi senilai Rp100 juta dari hotel-hotel Accor di wilayah Greater Jakarta.

Tim hotel-hotel juga mendistribusikan makanan bergizi dan memberikan fasilitas penunjang kegiatan, penyelenggaraan bazar, penjualan souvenir ATFAC dan eco-pens (pena yang terbuat dari bahan daur ulang), dan lainnya.

Pemerintah turut menunjukkan dukungannya melalui partisipasi dari Deputi Bidang Pemenuhan Hak Anak, Lenny N. Rosalin; Kementerian Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak dan Deputi Bidang Koordinasi Peningkatan Kualitas Anak, Perempuan dan Pemuda, Femmy Eka Kartika Putri dan Kementerian Koordinator Pembangunan Manusia dan Kebudayaan beberapa bulan lalu.

Selain itu, Sanggar di Bali baru-baru ini menyambut baik kunjungan komunitas nasionalisme di bawah Yayasan Pandu Pemimpin Cinta Bangsa yang diwakili oleh beberapa public figure, yaitu Yosi Mokalu, Yohana Elizabeth H., Bambang Reguna Bukit (Bams), Soni Mongan (Amho) serta rekan-rekannya, membawa keceriaan dan semangat dengan nilai ‘Nasional Is Me‘ kepada anak-anak.

Keberadaan dua Sanggar dan kegiatan yang sedang berlangsung juga terlaksana berkat dukungan dari Accor Solidarity. Program dana abadi ini mendorong dan mendukung komitmen Accor untuk solidaritas, memberikan dukungan finansial untuk wilayah dan masyarakat setempat, serta memungkinkan grup untuk membeli sanggar di Jakarta, Cipinang.

Hal ini memungkinkan grup untuk memiliki sanggar permanen sendiri, dengan rencana untuk merekrut lebih banyak anak asuh di masa depan. Accor Solidarity mendukung dalam penggalangan dana, sambil melibatkan karyawan dan pelanggannya.