JAKARTA, ITN– DALAM 25 tahun perjalanannya di Indonesia, AccorHotels telah menjadi pemimpin terdepan dalam industrI pariwisata di Indonesia yang berkomitmen untuk terus mengembangkan sumber daya manusia dan keahlian pariwisata tingkat dunia serta mengkukuhkan kembali visi pengembangan 200 hotel di tahun 2020.

“AccorHotels berkomitmen untuk terus memberikan kontribusi positif bagi perhotelan di Indonesia, bukan hanya dalam bidang pariwisata, tetapi juga pengembangan tenaga kerja dan dukungan bagi masyarakat sekitar,” ujar Chief Operating Officer AccorHotels Indonesia, Malaysia dan Singapura, Grath Simmons pada jumpa pers AccorHotels Indonesia Development di Hotel Raffles Jakarta, Rabu (4/4/18).

AccorHotels menurutnya telah berhasil membangun kepercayaan para pemilik hotel dengan para mitra dan pemilik hotel, dan mencapai target pengelolaan 200 hotel di tahun 2020.

Grath Simmons (kiri) dan Rio Kondo selesai jumpa pers AccorHotels Indonesia Development di Hotel Raffles Jakarta, Rabu (4/4/18).

Saat ini AccorHotels Indonesia mengoperasikan lebih dari 23.000 kamar dengan lebih dari 12 merek ternama dan memiliki peta jaringan luas di kota-kota utama dan sekunder di Indonesia dengan portofolio merek yang terlengkap, dari kategori luxury sampai ekonomi.

Dalam rangka merealisasikan dukungan fokus pada destinasi wisata sesuai program pemerintah, AccorHotels akan mengoperasikan hotel di kawasan ekonomi khusus, seperti Pullman di Mandalika, Lombok dan Mercure di Labuan Bajo, serta Nusa Tenggara Timur.

Terletak di daerah  kawasan percepatan pembangunan pariwisata dengan fasilitas berkelas dunia dan akses langsung ke pantai, Pullman Mandalika direncanakan dibuka di  tahun 2021, dengan 251 kamar kontemporer elegan dan fasilitas ruang pertemuan canggih.

Menanggapi keinginan pasar saat ini, Mercure Komodo Labuan Bajo, dengan 200 kamar, diproyeksikan akan dibuka di tahun 2020, berlokasi di salah satu puncak kota Labuan Bajo, Nusa Tenggara Timur.

Sementara pada kesempatan yang sama Vice President of Developmet AccorHotel untuk Indonesia dan Malaysia, Rio Kondo mengatakan, “Potensi wisatawan domestik bahkan lebih besar daripada asing. Saat ini sebanyak 70 persen hotel yang dikelola AccorHotels menjamu masyarakat kelas menengah”.

Menurutnya pergerakan wisatawan lokal baik yang melancong maupun berbisnis akan terus berkembang dan pasar perhotelan sekarang ini juga banyak yang bergantung pada wisatawan domestik.

Rio menambahkan, “Kami juga akan membuka dua merek hotel Accor tahun ini di Bandung dan Jakarta. Bekerjasama dengan Telkom Indonesia untuk menyediakan hotel di Bandung dengan merek Nexa. Hotel ini mencakup 181 kamar”.

“Untuk hotel baru di Jakarta yang akan dibuka bermerek Ibis Style dan berlokasi di Simatupang dengan total 142 kamar,” tutup Rio. (Aldi)